Pengaruh Edukasi Manajemen DM Terhadap Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus : Literature Review

Authors

  • Vira Nian Nandini* Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Nina Pamela Sari Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

DOI:

https://doi.org/10.71456/jik.v4i1.1563

Keywords:

Diabetes Mellitus, Edukasi, Self-Management, HbA1c, Glukosa Darah, Literature Review

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang hingga kini terus mengalami peningkatan jumlah kasus di berbagai negara. Kondisi ini tidak hanya menjadi tantangan besar bagi kesehatan masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya angka morbiditas dan munculnya berbagai komplikasi serius dalam jangka panjang. Dampak diabetes meliputi penurunan kualitas hidup pasien, beban ekonomi yang semakin berat, serta risiko kerusakan organ yang berpotensi mengancam keselamatan apabila tidak dikelola secara optimal. Dalam rangka memperlambat progres penyakit, edukasi mengenai manajemen diabetes memegang peran yang sangat penting. Program edukasi tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan pemahaman pasien mengenai penyakit dan prinsip perawatannya, tetapi juga membantu membentuk keterampilan praktis yang diperlukan guna melakukan self-management secara efektif. Self-management mencakup pemantauan kadar glukosa darah, pengaturan diet, aktivitas fisik, kepatuhan pada terapi obat, serta kemampuan mengenali dan menangani kondisi yang dapat memicu komplikasi. Dengan edukasi yang memadai, pasien diharapkan mampu menjaga kadar gula darah dalam rentang target sehingga risiko komplikasi dapat diminimalkan. Namun demikian, efektivitas berbagai model dan metode edukasi diabetes menunjukkan hasil yang tidak selalu konsisten. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa edukasi mampu menurunkan kadar glukosa darah, memperbaiki kontrol metabolik, dan meningkatkan perilaku gaya hidup sehat. Sebaliknya, penelitian lainnya menunjukkan bahwa dampak edukasi terkadang tidak signifikan atau hanya bersifat terbatas. Variasi hasil ini dapat dipengaruhi oleh perbedaan dalam desain intervensi, karakteristik peserta, durasi edukasi, metode pembelajaran, serta kualitas pelaksanaan program.Oleh karena itu, diperlukan tinjauan literatur yang komprehensif untuk menilai kembali konsistensi bukti ilmiah terkait efektivitas edukasi manajemen diabetes dalam menurunkan kadar gula darah. Telaah ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai strategi edukasi yang paling efektif, faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilannya, serta cara optimal dalam mengimplementasikan edukasi guna meningkatkan kontrol glikemik pada pasien diabetes melitus.

Author Biographies

Vira Nian Nandini*, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Program Studi S1 Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan,

Nina Pamela Sari, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Program Studi S1 Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan,

References

Etlidawati, E., Fitriani, N., & Dwi, S. (2024). Pengaruh edukasi Diabetes Self-Management Education berbasis booklet terhadap self-care pasien diabetes melitu https://doi.org/10.52235/cendekiamedika.v8i1.207.

Etlidawati, E., Fitriani, N., & Dwi, S. (2024). Pengaruh edukasi Diabetes Self-Management Education berbasis booklet terhadap self-care pasien diabetes melitus. Faletehan Health Journal, 11(1), 45–50.

Hidayah, M. (2019). Hubungan self-management terhadap kadar gula darah pada pasien diabetes melitus. Amerta Nutrition Journal, 3(3), 325–332. www.journal.lppm-stikesfa.ac.id/ojs/index.php/FHJ.

Hidayah, M. (2019). Hubungan self-management terhadap kadar gula darah pada pasien diabetes melitus. Amerta Nutrition, 3(3), 325–332.

Marliana, L., Santoso, A., & Dewi, M. (2025). Hubungan self-care management terhadap kadar gula darah pada pasien diabetes melitus. Mahesa: Jurnal Ilmu Kesehatan, 7(1), 159–166 https://doi.org/10.20473/amnt.v3i3.2019.176-182.

Marliana, L., Santoso, A., & Dewi, M. (2025). Hubungan self-care management terhadap kadar gula darah pada pasien diabetes melitus. Mahesa: Jurnal Ilmu Kesehatan, 7(1), 159–166.

Putri, A. B., & Hidayati, R. (2023). Pengaruh pemberian edukasi terhadap tingkat pengetahuan, self-management, dan kadar glukosa darah pada pasien DM tipe 2. Pharmacy Genius, 5(2), 288–296 https://doi.org/10.33024/mahesa.v5i1.15966.

Putri, A. B., & Hidayati, R. (2023). Pengaruh pemberian edukasi terhadap tingkat pengetahuan, self-management, dan kadar glukosa darah pada pasien DM tipe 2. Pharmacy Genius, 5(2), 288–296.

Widiyati, W., Reni, R., & Willy, W. (2023). Hubungan diabetes self-management dengan kadar HbA1c dan kualitas hidup pasien diabetes melitus. Cendekia Medika, 12(2) https://doi.org/10.56359/pharmgen.v2i3.288

Widiyati, W., Reni, R., & Willy, W. (2023). Hubungan diabetes self-management dengan kadar HbA1c dan kualitas hidup pasien diabetes melitus. Cendekia Medika, 12(2), 27–34.

Downloads

Published

2025-12-13

How to Cite

Nandini, V. N., & Sari, N. P. (2025). Pengaruh Edukasi Manajemen DM Terhadap Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus : Literature Review. JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 131–139. https://doi.org/10.71456/jik.v4i1.1563