Gambaran Pemberian Virgin Coconut Oil (VCO) untuk Luka Laserasi pada TN. A di Kecamatan Kalimanah

Authors

  • Fadhiilatul Mahfuzh* Program Studi Diploma III Keperawatan, Politeknik Yakpermas Banyumas
  • Eko Julianto Program Studi Diploma III Keperawatan Politeknik Yakpermas Banyumas
  • Dwi Astuti Program Studi Diploma III Keperawatan Politeknik Yakpermas Banyumas

DOI:

https://doi.org/10.71456/jik.v4i2.1587

Keywords:

VCO, Luka Laserasi

Abstract

Latar belakang: Luka laserasi merupakan salah satu jenis luka terbuka yang cukup sering terjadi di masyarakat. Berdasarkan data Puskesmas Kecamatan Kalimanah tahun 2024, tercatat sekitar 27% kasus luka yang ditangani merupakan luka laserasi, baik akibat kecelakaan kerja maupun aktivitas sehari-hari. Luka yang dibiarkan dan tidak ditangani dengan benar bisa menyebabkan infeksi. Oleh karena itu penanganan luka yang tepat sangat penting untuk mencegah infeksi dan mempercepat proses penyembuhan. Salah satu bahan alami yang berpotensi membantu penyembuhan luka adalah Virgin Coconut Oil (VCO), karena kandungannya yang kaya akan asam laurat bersifat antibakteri, antiinflamasi, dan dapat memicu produksi kolagen serta dapat mempercepat regenerasi jaringan. Tujuan: mengetahui gambaran pemberian VCO terhadap proses penyembuhan luka laserasi. Metode: metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil: setelah dilakukan terapi luka menggunakan VCO selama enam kali pertemuan, terjadi penurunan skor BJWAT dari 33 menjadi 11. Kesimpulan: VCO terbukti efektif mempercepat proses penyembuhan luka

References

Antioxidant Properties of Virgin Coconut Oil and Its Cytotoxicity. (2024). Journal of Dietary and Skin Science, 12(3). https://doi.org/10.1177/1934578X241309739 Diakses tanggal 30 September 2025

Arman, E., Almahdy, A., Putri, D., & Almasdy, D. (2023). Virgin Coconut Oil (VCO) Accelerates Wound Healing: A Systematic Review. International Journal of Global Health Research, 7(1). https://doi.org/10.37287/ijghr.v7i1.4545 Diakses tanggal 20 September 2025

Inabulu, M. V., Widani, N. L., & Rasmada, S. (2021). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Infeksi Luka Setelah Dijahit Di Instalasi Gawat Darurat. Carolus Journal of Nursing, 4(1), 55–66. https://doi.org/10.37480/cjon.v4i1.90 Diakses tanggal 30 September 2025

Maiti, & Bidinger. (2020). Konsep Luka. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699. Diakses tanggal 30 September 2025

Meky Tanjung, S. B. (2022). Penanganan Pertama Pada Cedera Lecet. Primaya Hospital. https://primayahospital.com/ortopedi/cedera-lecet/ diakses tanggal 4 Mei 2025.

Ns. Made Oka Ari Kamayani, S. K. M. K. (2023). Menggali Esensi Luka: Pengenalan, Penilaian, dan Penanganan yang Tepat (M. K. Idris Handriana, Ed.). Kaizen Media Publishing. https://books.google.co.id/books?hl =id&id=7bTlEAAAQBAJ diakses tanggal 4 Mei 2025.

Palna Rial Novsyaini, Z., Cakra, I. G. A. S. B., Bharata, I. H., Karima, K., Chauna, S., Arsylia Fakar, W., & Arsatt, M. I. A. (2024). Trauma vaskular: Patofisiologi, manifestasi klinis, diagnosis dan penatalaksanaan. Lombok Medical Journal, 3(2), 0–4. http://journal.unram.ac.id/index.php/LMJ

Saputri, D., & Ramadani, W. F. (2025). Asuhan keperawatan multiple lacerated wound of facial region di instalasi gawat darurat (IGD) RSUP Dr Sardjito: a case report. 3, 22–2025. Diakses tanggal 30 September 2025

Suryadi, I. A., Asmarajaya, A., & Sri, M. (2013). Proses penyembuhan dan penanganan luka.E-Jurnal Medika Udayana, 254–272. Diakses tanggal 30 September 2025

Suryani, S., Sariani, S., Earnestly, F., & Marganof, M. (2020). A comparative study of Virgin Coconut Oil, coconut oil and palm oil in terms of their active ingredients. Processes, 8(4). https://doi.org/10.3390/pr8040402 Diakses tanggal 30 September 2025

Wibisono, B., Pebryan, M. R., & Sutara, S. (2023). Karakteristik luka pada korban kecelakaan lalu lintas berdasarkan rekam medis di RSUD Waled tahun 2021– 2022. Prepotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(3), 16440–16447. https://doi.org/10.31004/prepotif.v7i3.20434 diakses tanggal 4 Mei 2025.

Widyaningsih, D. A., & Putri, M. A. (2022). Sifat antioksidan dan antiinflamasi minyak kelapa murni. Jurnal Teknologi Pangan, 13(4), 101–110. Diakses tanggal 10 Mei 2025

Yuniarti, E., & Purwaningsih, R. (2023). Virgin Coconut Oil sebagai agen terapeutik dalam penanganan luka akut. Jurnal Kedokteran, 20(1), 45–53.Apa itu Cedera dan Laserasi Ringan: Gejala, Penyebab, Diagnosis, dan Cara Mengobati.(2020).DocDoc. https://www.docdoc.com/id/info/condition/cedera-sayatan-kecil diakses tanggal 4 Mei 2025.

Yusni, A., & Kurnia, A. (2024). Potency of Turmeric Extract (Curcuma domestica Val.) with Virgin Coconut Oil (VCO) against incision wound healing. Biomedich, 13(2), 343–349. https://doi.org/10.14421/biomedich.2024.132.343-349 Diakses tanggal 30 September 2025

Downloads

Published

2026-01-05

How to Cite

Mahfuzh, F., Julianto, E., & Astuti, D. (2026). Gambaran Pemberian Virgin Coconut Oil (VCO) untuk Luka Laserasi pada TN. A di Kecamatan Kalimanah. JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(2), 190–197. https://doi.org/10.71456/jik.v4i2.1587