Hubungan Kecanduan Game Online dengan Kestabilan Emosional pada Anak Remaja

Literature Review

Authors

  • Salsah Nisriina Fadzri* Program Studi Ilmu Keperawatan, Institut Kesehatan Hermina
  • Sri Nyumirah Program Studi Ilmu Keperawatan, Institut Kesehatan Hermina

DOI:

https://doi.org/10.71456/jik.v4i2.1855

Keywords:

Game Online, Kestabilan Emosi, Remaja

Abstract

Remaja merupakan fase perkembangan yang ditandai dengan perubahan fisik, psikologis sosial, dan emosional yang berlangsung cepat sehingga remaja rentan mengalami perubahan emosi dan kesulitan dalam mengendalikan perasaan. Perkembangan teklologi digital juga memengaruhi aktivitas remaja, salah satunya melalui penggunaan game online yang banyak diminati karena memberikan hiburan, ketenangan, serta interksi sosial. Game online yang tidak terkontrol dapat menimbulkan kecanduan dan dampak pada emosional pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat kecanduan bermain game online dengan kestabilan emosional pada remaja melalui metode literature review. Pencarian literatur dilakukan pada beberapa database seperti Google Scholar, PubMed, ScieneDirect, Frontiers, BMC, JMIR, dan IJERPH dengan rentang tahun 2020-2025. Berdasarkan proses seleksi diperoleh 10 artikel penelitian yang dianalisis secara deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa kecanduan game online berhubungan dengan ketidakstabilan emosional pada remaja, seperti mudah marah, stres, dan kesulitan mengontrol emosi. Semakin tinggi tingkat kecanduan game online, maka semakin rendah kestabilan emosional remaja.

References

APJII. (2025). Sebaran Penetrasi Pengguna Internet Tahun 2024. Https://Survei.Apjii.or.Id/Home.

Apriliyani, A. (2020). Hubungan Intensitas Bermain Permainan Online Dengan Kecerdasan Emosional. 8.

Armiandeni, N. M. Y., Susanti, N. L. P. D., & Parwati, N. W. M. (2022). Hubungan Intensitas Bermain Game Online Dengan Kecerdasan Emosional Pada Remaja. Jurnal Kesehatan, 6 nomor 1(1), 170–180.

Chamarro, A., Díaz-moreno, A., Bonilla, I., Cladellas, R., Griffiths, M. D., Gómez-romero, M. J., & Limonero, J. T. (2024). Stress and suicide risk among adolescents : the role of problematic internet use , gaming disorder and emotional regulation. 1–11.

Chang, C. H., Chang, Y. C., Yang, L., & Tzang, R. F. (2022). The Comparative Efficacy of Treatments for Children and Young Adults with Internet Addiction/Internet Gaming Disorder: An Updated Meta-Analysis. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(5). https://doi.org/10.3390/ijerph19052612

Christie, D. I., Sianipat, B. K., & Marlianto, N. (2026). Hubungan Perilaku Kecanduan Game Online Dengan Gangguan Emosional Pada Remaja Di SMA Negeri 1 Kota Bengkulu Tahun 2025. 5(2), 1097–1104.

Diyan, C., Pratama, S., Nurmayunita, H., & Ispriantari, A. (2025). Korelasi Kecanduan Game Online dengan Regulasi Emosi Remaja SMP Negeri 2 Bantur. 4(4), 7579–7588.

Fadilah, R. N., & Imamah, I. N. (2026). Hubungan Durasi Bermain Game Online dengan Regulasi Emosi pada Remaja di Warnet Furion Sragen. 2(1).

Fatoni, Z., Situmorang, A., Prasetyoputra, P., & Baskoro, A. (2020). Remaja dan Perilaku Berisiko di Era Digital: Penguatan Peran Keluarga. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Febriani, A. F., Febriani, A. F., Faridah, A., Rachmaatillah, T., & Mu’arifah, A. (2025). Siswa Di Era Digital: Bagaimana Teknologi Mengubah Kepribadian Remaja. Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Dan Konseling Islam, 8(2), 631–644. https://jurnal.pabki.org/index.php/alisyraq/article/view/902

Goleman, D. (2020). Emotional Intelligence: Why It Can Matter More Than IQ. Bloomsbury Publishing.

Habibi, N, M., Hariastuti, R, T., & Rusijono. (2022). DAMPAK NEGATIF ONLINE GAME TERHADAP REMAJA. Jurnal Bikotetik, 6(1). https://doi.org/https://journal.unesa.ac.id/index.php/jbk/article/view/13007

Halisyah, L. N., IKE, H., & RAHMAWATI, A. (2023). No Title. HUBUNGAN KECANDUAN BERMAIN GAME ONLINE DENGAN GANGGUAN EMOSIONAL ANAK SEKOLAH DASAR.

Hidayanto, D. K., Rosid, R., Nur Ajijah, A. H., & Khoerunnisa, Y. (2021). Pengaruh Kecanduan Telpon Pintar (Smartphone) pada Remaja (Literature Review). Jurnal Publisitas, 8(1), 73–79. https://doi.org/10.37858/publisitas.v8i1.67

Husna, S. N., Maya, K., & Fatmawati. (2019). Teras Literasi. Syiah Kuala University Press.

Lemmens, J. S., Valkenburg, P. M., & Peter, J. (2011). Psychosocial Causes and Consequences of Pathological Gaming. Journal of Youth and Adolescence, 40(1). https://doi.org/10.1007/s10964-010-9558-x

Masfiah, S., & Putri, R. V. (2019). Gambaran Motivasi Belajar Siswa Yang Kecanduan Game Online (Studi kasus untuk mengetahui motivasi belajar pada tiga siswa SMP Negeri 3 Padalarang yang mengalami kecanduan game online). FOKUS (Kajian Bimbingan & Konseling Dalam Pendidikan), 2(1), 1.

Novrialdy, E. (2019). Kecanduan Game Online pada Remaja: Dampak dan Pencegahannya. Buletin Psikologi, 27(2), 148. https://doi.org/10.22146/buletinpsikologi.47402

Rahma, P, E. (2019). POSITIF NEGATIF GAME ONLINE. LPPM UNHASY TEBUIRENG JOMBANG.

Rahmawati, L., Safitri, D., & Sujarwo. (2024). Dampak Kecanduan Game Online Mobile Legends terhadap Tingkat Emosional Siswa SMA. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 2(2). https://doi.org/https://doi.org/10.22146/buletinpsikologi.47402

Saputri, N. D. (2024). Pengaruh Teknologi Dan Media Sosial Terhadap Perubahan Perilaku Remaja. Jurnal Pendidikan Berkarakter, 2(1), 44–53. https://doi.org/10.51903/pendekar.v2i1.561

Wong, H. Y., Mo, H. Y., Potenza, M. N., Chan, M. N. M., Lau, W. M., Chui, T. K., Pakpour, A. H., & Lin, C. Y. (2020). Relationships between severity of internet gaming disorder, severity of problematic social media use, sleep quality and psychological distress. International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(6), 1–13. https://doi.org/10.3390/ijerph17061879

World Health Organization. (2025). Mental health of adolescents.

Yu, Y., Su, X., Yang, Y., Xue, H., Liu, B., Sun, Y., Wang, R., Mo, X., Luo, H., Li, L., Tian, X., Yang, Y., Qiao, Z., Li, L., Xie, T., Li, S., Liu, L., Zhang, Y., & Lau, J. T. F. (2025). Emotional Dysregulation-Mediated Associations Between Guilt Proneness, Shame Proneness, and Internet Gaming Disorder Among Chinese University Students: Cross-Sectional Survey. Journal of Medical Internet Research, 27, 1–14. https://doi.org/10.2196/74052

Yuliani, E, D., Sundari, R, I., & Kurniawan, W, E. (2025). Hubungan Intensitas Bermain Game Online Dengan Kecerdasan Emosional Pada Remaja Di SMP Negeri 1 Padamara. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11.

Downloads

Published

2026-05-16

How to Cite

Fadzri, S. N., & Nyumirah, S. (2026). Hubungan Kecanduan Game Online dengan Kestabilan Emosional pada Anak Remaja: Literature Review. JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(2), 379–393. https://doi.org/10.71456/jik.v4i2.1855