Kajian Literatur: Evaluasi Kapasitas Kesiapsiagaan Krisis Multi-Hazard (All-Hazard) dalam Kebijakan Ketahanan Sistem Kesehatan Indonesia

Authors

  • Amanda Nurjanah* Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta
  • Dwi Rani Oktapiani Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta
  • Nazwa Fadya Nur Shaumi Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta
  • Riswandy Wasir Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.71456/jik.v4i2.1859

Keywords:

Ketahanan Sistem Kesehatan, Kesiapsiagaan Krisis, All-Hazards, Ihr/Jee, Evaluasi Kebijakan

Abstract

Krisis kesehatan global yang semakin kompleks menuntut sistem kesehatan memiliki kapasitas kesiapsiagaan yang adaptif dan terintegrasi dalam menghadapi berbagai ancaman multi-hazard. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kapasitas kesiapsiagaan krisis dalam kebijakan ketahanan sistem kesehatan di Indonesia melalui pendekatan all-hazards. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan tinjauan pustaka terhadap publikasi ilmiah dan dokumen kebijakan periode 2021–2026 yang diperoleh dari Google Scholar, Garuda, dan PubMed. Sebanyak dua belas literatur dianalisis berdasarkan tujuan, metode, dan temuan utama yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Indonesia telah memiliki kerangka regulasi dan kapasitas awal yang cukup baik dalam kesiapsiagaan krisis, namun masih menghadapi berbagai tantangan, seperti lemahnya koordinasi lintas sektor, kesenjangan kapasitas antar daerah, serta keterbatasan sumber daya. Selain itu, faktor kapasitas komunitas, kolaborasi multi pihak, serta kesiapan fasilitas kesehatan menjadi elemen penting dalam memperkuat ketahanan sistem kesehatan. Ancaman multi-hazard, termasuk perubahan iklim, semakin menuntut sistem yang adaptif dan berbasis teknologi dalam pengambilan keputusan. Kesimpulannya, penguatan ketahanan sistem kesehatan di Indonesia memerlukan integrasi kebijakan, peningkatan koordinasi lintas sektor, pemerataan kapasitas daerah, serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung kesiapsiagaan krisis yang lebih efektif dan berkelanjutan.

References

Anshori, M. F., Nuryanti, S., & Shepherd, D. A. (2024). Empati sosial relawan dalam penanganan bencana alam di Nusa Tenggara Barat.

Brubacher, et al. (2025). Health and tuberculosis systems resilience, the role of the private sector and pandemic preparedness: Insights from a cross-country qualitative study with policy-makers in India, Indonesia and Nigeria.

EL-Matury, J., et al. (2023). Sistem kesehatan tangguh menghadapi pandemi COVID-19: Kajian ketahanan RSUD Haji Abdoel Madjid Batoe Batang Hari Jambi.

Farilya, M. I. T. A., Soeharto, S., & Suryanto, N. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kesiapsiagaan keluarga menghadapi bencana di Desa Labuan Mapin Kecamatan Alas Barat Kabupaten Sumbawa.

Febriyanti, D., Aqilah, F. N., Amaliatulwalidain, A., Kusuma, R. R., & Khotsing, T. (2025). Building community resilience through collaboration with government in flood preparedness in Lahat District, South Sumatra.

Haldane, V., Foo, C. D., Abdalla, S. M., Jung, A. S., Tan, M., Wu, S., Chua, A., et al. (2021). Health systems resilience in managing the COVID-19 pandemic: Lessons from 28 countries. Nature Medicine, 27(6), 964–980. https://doi.org/10.1038/s41591-021-01381-y

Jarghon, et al. (2024). Mapping vulnerability to potential crisis events in Surabaya City: A GIS-based approach.

Kruk, M. E., Myers, M., Varpilah, S. T., & Dahn, B. T. (2015). What is a resilient health system? Lessons from Ebola. The Lancet, 385(9980), 1910–1912. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(15)60755-3

Kurniawan, A. (2022). Implementasi Sendai Framework terhadap respons bencana alam di Filipina tahun 2016–2020.

Mahendradhata, Y., et al. (2022). Strengthening government's response to COVID-19 in Indonesia: A modified Delphi study of medical and health academics.

Setya, C. A. P., & Supartono, B. (2024). Analisa perspektif hukum pengendalian dampak perubahan iklim terhadap kesehatan di Indonesia. Indonesian Red Crescent Humanitarian Journal, 3(1), 31–38. https://doi.org/10.56744/irchum.v3i1.44

Sitepu, E. S., Ayuningtyas, D., Junadi, P., & Satibi. (2025). Regional government preparedness in response to the COVID-19 pandemic in Indonesia. Journal of Health Research, 39(1), 97–108. https://doi.org/10.56808/2586-940X.1126

Sukendar, S., & Andini, D. (2023). Peran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam manajemen bencana di Tanjung Lesung.

Sulistiadi, et al. (2024). Building health systems resilience: Understanding the social, economic, and cultural impacts of climate change from stakeholders’ perspectives in Indonesia.

Suprianto, A., Yudairawan, L., Ratnawati, N., Windayu, C. R., & Triningsih, L. (2025). Ketangguhan sosial-ekologis komunitas pesisir terhadap banjir: Studi adaptasi dan ketahanan di Rowoterate Kabupaten Malang.

Susilo, D., Wulandari, L. P. L., Sukmayeti, E., Asante, A., Jan, S., Thabrany, H., Tangcharoensathien, V., Wiseman, V., & Liverani, M. (2025). Can Indonesia achieve universal health coverage? Organisational and financing challenges in implementing the national health insurance system. SSM - Health Systems, 5, 100138. https://doi.org/10.1016/j.ssmhs.2025.100138

Tyas, N. H. (2023). Tinjauan hukum bantuan pelayanan kesehatan dalam Undang-Undang Kebencanaan.

World Health Organization. (2021). Strengthening health emergency preparedness for resilience: Policy brief. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789240032705

World Health Organization. (2024). Joint external evaluation of the International Health Regulations (2005) core capacities of Indonesia: Mission report, 16–20 October 2023. World Health Organization. https://iris.who.int/handle/10665/379502

Downloads

Published

2026-05-18

How to Cite

Nurjanah, A., Oktapiani, D. R., Shaumi, N. F. N., & Wasir, R. (2026). Kajian Literatur: Evaluasi Kapasitas Kesiapsiagaan Krisis Multi-Hazard (All-Hazard) dalam Kebijakan Ketahanan Sistem Kesehatan Indonesia. JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(2), 394–404. https://doi.org/10.71456/jik.v4i2.1859