Pengawasan Orang tua dengan Perilaku seks Pranikah pada Anak Usia Remaja

Authors

  • Adita Pricilya Wibowo* Institut Kesehatan Hermina
  • Hayyu Naafi Institut Kesehatan Hermina

DOI:

https://doi.org/10.71456/jik.v4i2.1888

Keywords:

Pengawasan Orang Tua, Perilaku Seks Pranikah, Remaja, Kesehatan Reproduksi

Abstract

Perilaku seksual pranikah pada remaja merupakan masalah penting dalam kesehatan reproduksi. Masa remaja ditandai oleh perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang meningkatkan rasa ingin tahu, termasuk terhadap perilaku seksual. Kurangnya pengawasan orang tua dapat meningkatkan risiko remaja terlibat dalam perilaku seksual berisiko. Pengawasan yang efektif melalui komunikasi terbuka, pemantauan aktivitas, dan aturan yang jelas dapat menjadi faktor protektif. Remaja yang mendapatkan pengawasan dan komunikasi yang baik cenderung memiliki kontrol diri lebih baik. Mengetahui hubungan antara pengawasan orang tua dengan perilaku seks pranikah pada remaja berdasarkan hasil penelitian yang telah dipublikasikan dalam berbagai jurnal ilmiah. Metode yang digunakan adalah literature review terhadap artikel tahun 2020–2025 dari Google Scholar, PubMed, dan ResearchGate menggunakan strategi PRISMA. Artikel yang dianalisis mencakup penelitian kuantitatif dan kualitatif. Hasil menunjukkan 10 artikel memenuhi kriteria inklusi, dan sebagian besar menemukan hubungan signifikan antara pengawasan orang tua dan perilaku seksual remaja. Remaja dengan pengawasan dan komunikasi yang baik memiliki risiko lebih rendah melakukan perilaku seksual berisiko. Disimpulkan bahwa pengawasan orang tua berperan penting dalam mencegah perilaku seks pranikah pada remaja melalui komunikasi efektif, pemantauan, dan pendidikan kesehatan reproduksi.

References

Andriani, R., Cahyani, D., Islamy, L., & Harimuddin, J. (2025). The Role of Social Media and Parental Interpersonal Communication with Premarital Sexual Behavior in Adolescents. Window of Health: Jurnal Kesehatan, 8(4), 463–477. https://doi.org/10.33096/woh.vi.1630

Atmojo, J. T., Handayani, A. F., Widiyanto, A. W., Mubarok, A. S., Anasulfalah, H., & Delimasari, T. H. (2025). Parental Communication as a Protective Factor Against Adolescent Risky Sexual Behavior: A Meta-Analysis. Journal of Health Promotion and Behavior, 10(3), 305–315. https://doi.org/10.26911/thejhpb.2025.10.03.05

Daw, S., Kharmatz, A., & Scharf, M. (2025). Viewing of Sexually Explicit Internet Material Among Jewish and Arab Adolescents: The Role of Parental Monitoring and Family Communication About Sexuality. Archives of Sexual Behavior 2025 55:1, 55(1), 475–488. https://doi.org/10.1007/s10508-025-03291-3

Dinkes. (2025). Pertemuan Ilmiah Tahunan ke 7 Tahun 2025. Dinas Kesehatan.

Kaloh, F., Ernawati, E., & Prabandasari, F. (2024). Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Perilaku Seksual Pada Remaja Di Sma Negeri 6 Halmahera Timur. Jurnal Maternitas Kebidanan, 9(2).

Kamila, S., Ermiati, & Susanti, R. (2024). Relationship of Parental Role and Self-Conrol Towards Adolescent Premarital Sexual Behaviour. Indonesian Journal of Global Health Research, 6(6), 3415–3424. https://doi.org/10.37287/ijghr.v6i6.3752

Latuheru, J. A., Yosep, I., & Sriati, A. (2025). A scoping review of factors associated with premarital sex-related risky sexual health behavior among adolescents in conservative societies based on the theory of planned behavior. BMC Public Health 2025 26:1, 26(1), 127-. https://doi.org/10.1186/s12889-025-25665-x

Nancy, M., Tunga, M. M., Ladapase, E. M., & Damila, H. (2024). Parenting Quality And Adolescent Pre Marital Sexual Behavior. Jurnal Bikotetik (Bimbingan Dan Konseling: Teori Dan Praktik), 8(1), 82–88. https://doi.org/10.26740/bikotetik.v8n1.p82-88

Nurmayani, W. (2025). Penggunaan Kontrasepsi dan Keterpaparan Informasi Terhadap Tingkat Kelahiran Pada Usia Remaja. Nuansa Fajar Cemerlang. https://isbn.perpusnas.go.id/bo-penerbit/penerbit/isbn/data/view-

Shawaluddin, N. S., Lah, T. M. A. T., Mahjom, M., Nasaruddin, N. H., Alias, N., Riyadzi, M. R., Saminathan, T. A., Abidin, N. F. Z., Kuay, L. K., & Awaluddin, S. M. (2025). Associations of parental connectedness and monitoring with high-risk behaviors among Malaysian adolescents: a nationally representative study. BMC Public Health 2025 25:1, 25(1), 3273-. https://doi.org/10.1186/s12889-025-24598-9

Suryani, U., Yazia Program Studi, V. S., Kesehatan dan Sains, F., Mercubaktijaya, U., & Jamal Jamil, J. (2025). Hubungan Peran Orang Tua terhadap Perilaku Seksual Remaja. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(5), 25–32. https://doi.org/10.37287/JPPP.V7I5.438

Susanti, D., Ponda, A., & Kebidanan Poltekkes Kemenkes Padang, J. (2023). Teenage Premarital Sexual Activity and The Role of Parents in Minangkabau. Jurnal Kesehatan, 14(1), 70–082. https://doi.org/10.35730/jk.v14i1.981

Unicef. (2020). Laporan UNICEF tentang keamanan online menyoroti risiko dan peluang bagi anak-anak di Asia Timur. UNICEF INDONESIA. https://www.unicef.org/indonesia/id/siaran-pers/laporan-unicef-tentang-keamanan-online-menyoroti-risiko-dan-peluang-bagi-anak-anak-di

Usonwu, I., Ahmad, R., & Curtis-Tyler, K. (2021). Parent–adolescent communication on adolescent sexual and reproductive health in sub-Saharan Africa: a qualitative review and thematic synthesis. Reproductive Health 2021 18:1, 18(1), 202-. https://doi.org/10.1186/s12978-021-01246-0

WHO. (2024). Adolescent health. World health Organization. https://www.who.int/health-topics/adolescent-health#tab=tab_1

Downloads

Published

2026-05-24

How to Cite

Wibowo, A. P., & Naafi, H. (2026). Pengawasan Orang tua dengan Perilaku seks Pranikah pada Anak Usia Remaja . JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(2), 462–471. https://doi.org/10.71456/jik.v4i2.1888