Faktor Risiko Kecelakaan Jalan Raya di Kalangan Pengendara Sepeda Motor Berbasis Aplikasi

Authors

  • Nadjwa Intifadha* Program Studi Ilmu Keperawatan, Institut Kesehatan Hermina
  • Nadia Oktiffany Putri Program Studi Ilmu Keperawatan, Institut Kesehatan Hermina
  • Frian Apituley Program Studi Ilmu Keperawatan, Institut Kesehatan Hermina

DOI:

https://doi.org/10.71456/jik.v4i2.2150

Keywords:

Kecelakaan lalu lintas, Keselamatan berkendara, Ojek online

Abstract

Maraknya layanan ojek berbasis aplikasi telah mengubah mobilitas perkotaan Indonesia secara signifikan. Meskipun ada manfaatnya, hal ini juga berdampak pada lalu lintas dan dapat meningkatkan risiko kecelakaan. Korlantas Polri (2024) mencatat bahwa kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada pengendara roda dua sebesar 76,42% dari total keseluruhan, 61% diantaranya diakibatkan dari manusia sebagai faktor dominan. Bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor yang paling berpengaruh terhadap Pengemudi ojek online dalam kejadian kecelakaan lalu lintas. Studi ini menggunakan desain tinjauan pustaka dengan prosedur PRISMA 2020. Lima basis data elektronik dicari untuk menemukan artikel. Sepuluh publikasi yang memenuhi kriteria inklusi dan layak untuk dikaitkan dipilih dengan menggunakan kerangka kerja PICOS dengan rentang tahun publikasi 2020–2025. Hasil Analisis terhadap 10 artikel menunjukkan bahwa perilaku berkendara berisiko merupakan faktor yang paling dikaitkan dengan kejadian kecelakaan. Penggunaan ponsel saat berkendara, menerobos lampu merah, kecepatan berlebih, dan ketidakpatuhan menggunakan helm. Gaya hidup tidak sehat, khususnya merokok dan konsumsi alkohol, terbukti secara statistik meningkatkan frekuensi perilaku berbahaya di jalan. Durasi kerja yang panjang dan kelelahan berkorelasi dengan risiko kecelakaan, terutama pada pengemudi waktu tidur kurang dari 6 jam dalam sehari. Karakteristik demografis seperti usia muda dan tingkat pendidikan rendah memperburuk kerentanan pengemudi, sementara faktor infrastruktur dan kendaraan berkontribusi lebih kecil, yakni sebesar 30% dan 9%. Interaksi antara perilaku berkendara, kondisi fisik, dan demografi memengaruhi kecelakaan pengemudi ojek online. Untuk menekan risiko cedera berat, pencegahan yang efektif memerlukan pendekatan menyeluruh, termasuk perubahan perilaku keselamatan, pengaturan beban kerja, peningkatan terhadap peraturan lalu lintas, dan pemakaian alat pelindung diri.

References

Agung Istri Agung Yogi Parthi Milyarini, A. K., & Putu Ariastuti, L. (2024). Hubungan Durasi Kerja, Beban Kerja, Dan Perilaku Safety Riding Terhadap Kecelakaan Lalu Lintas Ojek Online Kota Denpasar. Archive of Comunity Health, 11, 669–686.

Agustine, S. (2025). Media Hukum Indonesia (MHI) Published by Yayasan Daarul Huda Krueng Mane Analisis Kekosongan Hukum Terhadap Transportasi Berbasis Aplikasi: Studi Kasus Ojek Online. 3(3), 815–822. https://doi.org/10.5281/zenodo.16537555

AlKheder, S., AlRukaibi, F., & Aiash, A. (2022). Analysis of risk factors affecting traffic accident injury in United Arab Emirates (UAE). European Journal of Trauma and Emergency Surgery, 48(6), 4823–4835. https://doi.org/10.1007/s00068-022-02010-0

Crystrie, D. A., Adhianur, S., & Sartika, S. H. (2022). Pengaruh Inovasi Ojek menjadi Ojek Online pada Ekonomi Kreatif di Era Revolusi Industri 4.0 (Studi Kasus pada Masyarakat Kota Tasikmalaya).

Delaney, P. G., Eisner, Z. J., & Bamuleke, R. (2022). Comparing Ugandan motorcycle taxi driver estimations of injury incidence to District-level injury surveillance data as a proxy to determine factors influencing risk perception. Pan African Medical Journal, 41. https://doi.org/10.11604/pamj.2022.41.177.29363

Februara, M. S., Arindri, E. E., Simamora, I. B., Sihombing, S. M., & Hidayati, D. A. (2024). Perkembangan Transportasi Ojek Online dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Sosial Ekonomi di Bandarlampung. SOSIETAS, 14(1), 31–42. https://doi.org/10.17509/sosietas.v14i1.70447

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2023, September 19). Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas, Kemenhub Ajak Masyarakat Beralih ke Transportasi Umum dan Utamakan Keselamatan Berkendara Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. https://kemenhub.go.id/post/read/%E2%80%8Btekan-angka-kecelakaan-lalu-lintas,-kemenhub-ajak-masyarakat-beralih-ke-transportasi-umum-dan-utamakan-keselamatan-berkendara

Kerja, H. W., Kelelahan, D., Dengan, S., Kecelakaan, K., Ojek, P., Sidoarjo, O. Di, Dewi Oktavia, N., Widajati, N., & Pramesti, N. A. (n.d.). Correlation of Work Duration and Subjective Fatigue with Traffic Accidents on Online Motorcycle Taxi Riders in Sidoarjo.

Kiwango, G., Katopola, D., Francis, F., Möller, J., & Hasselberg, M. (2024). A systematic review of risk factors associated with road traffic crashes and injuries among commercial motorcycle drivers. International Journal of Injury Control and Safety Promotion, 31(2), 332–345. https://doi.org/10.1080/17457300.2024.2319628

Kwangsukstith, S., Surawattanasakul, V., Mahakkanukrauh, C., Panumasvivat, J., Sirikul, W., Kitro, A., & Siviroj, P. (2024). Major injuries and associated factors in traffic accidents among motorcycle food delivery riders during the COVID-19 pandemic in Thailand. Heliyon, 10(20). https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2024.e39032

Luther, V. A. F., Bandoh, D. A. B., & Addo-Lartey, A. A. (2025). Prevalence of motorcycle accidents and associated factors among road traffic accident victims in Accra, Ghana. Ghana Medical Journal, 59(1), 1–9. https://doi.org/10.4314/gmj.v59i1.1

Mawardani, A., & Utari, D. (2023). Faktor Perilaku Keselamatan Berkendara (Safety Riding) pada Pengemudi Ojek Online di Komunitas Baung Sepat 77. 14, 166–169.

Nguyen-Phuoc, D. Q., Oviedo-Trespalacios, O., Nguyen, T., & Su, D. N. (2020). The effects of unhealthy lifestyle behaviours on risky riding behaviours – A study on app-based motorcycle taxi riders in Vietnam. Journal of Transport and Health, 16. https://doi.org/10.1016/j.jth.2019.100666

Page, M. J., McKenzie, J. E., Bossuyt, P. M., Boutron, I., Hoffmann, T. C., Mulrow, C. D., Shamseer, L., Tetzlaff, J. M., Akl, E. A., Brennan, S. E., Chou, R., Glanville, J., Grimshaw, J. M., Hróbjartsson, A., Lalu, M. M., Li, T., Loder, E. W., Mayo-Wilson, E., McDonald, S., … Moher, D. (2021). The PRISMA 2020 statement: An updated guideline for reporting systematic reviews. In BMJ (Vol. 372). BMJ Publishing Group. https://doi.org/10.1136/bmj.n71

Pratama, R. Y. A., & Koesyanto, H. (2020). 3 HIGEIA 4 (Special 1) (2020) HIGEIA JOURNAL OF PUBLIC HEALTH RESEARCH AND DEVELOPMENT Kejadian Kecelakaan pada Pengemudi Ojek Online. https://doi.org/10.15294/higeia.v4iSpecial%201/34997

Roy, J., Yani, Y., Supiasty, A., Berlianti, A., & Wulandari, I. (2023). Pengaruh mobilitas ojek online terhadap eksistensi ojek konvensional di kota Samarinda.

Simanullang, A., Bastira Ginting, J., S, B., Fitriani, Y., & Br Manurung, A. (2025). THE RELATIONSHIP BETWEEN UNSAFE ACTIONS AND CONDITIONS WITH WORK ACCIDENTS OF GENT ONLINE DRIVERS IN MEDAN. Universitas Prima Indonesia, JL. Sampul No, 24(2).

Sumit, K., Ross, V., Brijs, K., Wets, G., & Ruiter, R. A. C. (2021). Risky motorcycle riding behaviour among young riders in Manipal, India. BMC Public Health, 21(1). https://doi.org/10.1186/s12889-021-11899-y

Downloads

Published

2026-06-25

How to Cite

Intifadha, N., Putri, N. O., & Apituley, F. (2026). Faktor Risiko Kecelakaan Jalan Raya di Kalangan Pengendara Sepeda Motor Berbasis Aplikasi. JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(2), 555–564. https://doi.org/10.71456/jik.v4i2.2150