Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Self Management pada Pasien Hipertensi di Komplek Dirgantara 3
DOI:
https://doi.org/10.71456/jik.v4i2.2161Keywords:
Pengelolaan Diri, Hipertensi, Efikasi Diri, Dukungan Keluarga, Komplek Dirgantara IIIAbstract
Self-management atau manajemen mandiri merupakan kunci utama dalam keberhasilan pengontrolan tekanan darah pada pasien hipertensi untuk mencegah komplikasi kardiovaskular. Literatur review ini bertujuan untuk menganalisis berbagai faktor yang memengaruhi kemampuan self-management pada penderita hipertensi, dengan fokus pengamatan di lingkungan Komplek Dirgantara 3. Penelusuran literatur dilakukan melalui database Google Scholar, PubMed, dan Portal Garuda dengan rentang waktu 2020–2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor efikasi diri, dukungan keluarga, tingkat pengetahuan, dan akses layanan kesehatan menjadi determinan utama dalam kepatuhan manajemen mandiri (diet, aktivitas fisik, dan pengobatan). Di lingkungan perumahan seperti Komplek Dirgantara 3, faktor dukungan sosial dan literasi kesehatan memegang peranan penting. Intervensi berbasis komunitas diperlukan untuk meningkatkan kemandirian pasien dalam mengelola penyakitnya.
References
Apriyanto, A., Prasetio, H., & Wantonoro. (2025). Hubungan dukungan keluarga dengan perilaku manajemen diri pada lansia hipertensi di Puskesmas Godean 2. Jurnal Keperawatan, 3, 139–144.
Aripin. (2023). Pengaruh status ekonomi terhadap self-care pasien hipertensi. Jurnal Keperawatan, 15(1), 1–10.
Asmarajaya, A., & Supardi. (2018). Hubungan efikasi diri dengan perilaku manajemen hipertensi. Jurnal Keperawatan, 5(2), 99–106.
Hananda. (2024). Pengaruh dukungan tenaga kesehatan terhadap self-management pasien Prolanis hipertensi. Jurnal Kesehatan, 10(1), 1–12.
Hendrawan, A. (2024). Pengaruh slow stroke back massage terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi. Jurnal Kardiovaskuler, 15(1), 12–18.
Kasmiati. (2021). Hubungan efikasi diri dengan self-management pada pasien hipertensi. Jurnal Keperawatan, 32(3), 167–186.
Kretchy, I. A. (2020). Dampak dukungan sosial pada kontrol tekanan darah: A systematic review. Journal of Hypertension, 38(1), 1–15.
Lestari. (2022). Hubungan tingkat stres dengan manajemen mandiri pasien hipertensi. Jurnal Keperawatan, 14(2), 1–10.
Łukasiewicz, A. (2020). Juvenile diet quality and intensity of sexual conflict in the mite Sancassania berlesei. BMC Evolutionary Biology, 20(1), 1–11. https://doi.org/10.1186/s12862-020-1599-5
Ningsih. (2025). Motivasi intrinsik dalam kontrol hipertensi. Jurnal Keperawatan, 12(1), 1–10.
Pratama, & Siska. (2023). Peran literasi kesehatan digital pada pasien hipertensi urban. Jurnal Kesehatan Digital, 5(2), 1–12.
Rahmatia, R., & Syisnawati, S. (2022). Hubungan efikasi diri dengan perilaku manajemen hipertensi. Jurnal Gema Keperawatan, 15(2), 320–330.
Ramli. (2022). Faktor dominan self-management pada pasien hipertensi. Jurnal Keperawatan, 18(1), 1–10.
Rudianto, Y., Yuliaty, F., & Nugroho, T. (2025). Hubungan dukungan sosial, efikasi diri, dan sikap dengan self-management serta perilaku kontrol rutin pasien hipertensi. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(4), 2852–2863. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.3409
Sakinah. (2022). Analisis efikasi diri pada lansia hipertensi. Jurnal Keperawatan, 10(2), 1–10.
Sari. (2023). Hubungan pengetahuan dengan perilaku self-care pada pasien hipertensi. Jurnal Keperawatan, 12(1), 1–10.
Susanti, S. N., Sukarmin, S., Jauhar, M., Tiara, N., & Lasmini, L. (2024). Self-efficacy, social support, and self care management in hypertension patients. Jurnal Ilmiah Ners Indonesia, 5(2), 62–80. https://onlinejournal.unja.ac.id/JINI/article/view/37546
Wong. (2021). Faktor hambatan self-management hipertensi di komunitas. Journal of Hypertension, 10(1), 1–10.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rachmania Nur Hidayat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








