Pengaruh Mobilisasi Dini terhadap Skala Nyeri pada Pasien Pasca General Anestesi di Rst Wijayakusuma Purwokerto

Authors

  • Virzinia Syahirah* Program Studi Keperawatan Anestesiologi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  • Rully Annisa Program Studi Keperawatan Anestesiologi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Purwokerto

DOI:

https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2436

Keywords:

Mobilisasi Dini, Anestesi Umum, Intervensi Nonfarmakologis, Nyeri Pasca Operasi, Skala Nyeri

Abstract

Nyeri pasca operasi pada pasien dengan general anestesi dapat menghambat proses pemulihan sehingga diperlukan intervensi nonfarmakologis seperti mobilisasi dini. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh mobilisasi dini terhadap skala nyeri pasien pasca general anestesi di RST Wijayakusuma Purwokerto. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental one-group pretest-posttest. Populasi penelitian sebanyak 109 pasien, dengan sampel 35 responden yang dipilih melalui incidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data menggunakan analisis univariat dan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skala nyeri sebelum intervensi sebesar 5,02 dan setelah mobilisasi dini menurun menjadi 3,91. Uji Wilcoxon memperoleh nilai Z sebesar -5,007 dengan p-value 0,000, menunjukkan adanya perbedaan signifikan sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulannya, mobilisasi dini berpengaruh signifikan terhadap penurunan skala nyeri pada pasien pasca general anestesi dan dapat digunakan sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis

References

Afrilianti, M., & Musharyanti, L. (2024). Pengaruh mobilisasi dini terhadap penurunan skala nyeri pada pasien pasca operasi laparatomi apendisitis di RSUD Dr. Tjitrowardojo Kelas B Purworejo: Case report.

Ainun, R., Iqbal, W. P., & Indri, P. (2022). Penerapan mobilisasi dini terhadap penurunan tingkat nyeri pada pasien pasca operasi di RS TK III Bhakti Wira Tamtama Semarang. Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan.

Andarmoyo, S. (2020). Konsep & Proses Keperawatan Nyeri. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Anggrina. (2025). Pengaruh latihan ROM terhadap gerak sendi ekstremitas atas pada pasien post operasi fraktur humerus.

Arianti, M., Mayna, N. P., & Hidayat, Y. (2020). Mobilisasi dini terhadap pemulihan peristaltik usus dan skala nyeri pasien post pembedahan. Nursing Journal, 7(1), 21–31. https://doi.org/10.31603/nursing.v7i1.2987

Arif, M., Yuhelmi, Y., Resti, D., & Nanda, D. (2021). Pelaksanaan mobilisasi dini berpengaruh terhadap proses penyembuhan luka pasien post laparatomi. Jurnal Keperawatan, 4(2), 24–29.

Brunner, & Suddarth. (2018). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah (Edisi 8). Jakarta: EGC.

Darmawidyawati. (2020). Pengaruh mobilisasi dini terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien post operasi. Jurnal Keperawatan.

Dewi, P. F. M., & Batubara. (2019). Efektivitas mobilisasi dini terhadap penyembuhan pasien pasca sectio caesarea di RSUD Padang Sidempuan.

Fadilah, R. A., & Audina, M. (2022). Pengaruh mobilisasi dini terhadap penurunan nyeri pasien post operasi bedah. Jurnal Keperawatan, 12(23), 35–41.

Fitria, R., dkk. (2020). Tingkat pengetahuan mobilisasi dini terhadap pelaksanaan mobilisasi dini pasien pasca sectio caesarea. Nerspedia, 1(2), 130–135.

Hidayat, A. A. A. (2018). Kebutuhan Dasar Manusia: Aplikasi Konsep dan Proses Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Hinkle, J. L., & Cheever, K. H. (2018). Brunner & Suddarth’s Textbook of Medical-Surgical Nursing. Philadelphia: Wolters Kluwer.

Karnina, R., & Ismah, M. N. (2021). Gambaran kejadian postoperative nausea and vomiting (PONV) pada pasien pasca tindakan dilatasi kuretase dengan anestesi umum di RSIA B pada tahun 2019. Muhammadiyah Medical Journal, 2(1), 10–20. https://doi.org/10.24853/myjm.2.1.10-20

Kozier, B., & Erb, G. (2021). Asuhan Keperawatan Post Operasi. Jakarta: Nuha Medika.

Mantika, E., Susilowati, Y., & Saputra, R. (2023). Hubungan komunikasi terapeutik perawat terhadap tingkat kecemasan pasien pre operatif di rumah sakit kanker Dharmais. Jurnal Kesehatan, 3, 3942–3954.

Masturah. (2020). Terapi nonfarmakologi dalam penanganan diagnosis nyeri pada laparatomi: Systematic review. Journal of Islamic Nursing, 4(2), 77.

Mubarak, W. I., dkk. (2019). Buku Ajar Ilmu Keperawatan Dasar. Jakarta: Salemba Medika.

Potter, P. A., & Perry, A. G. (2017). Fundamentals of Nursing. St. Louis: Elsevier.

Pramono, A. (2017). Buku Kuliah Anestesi. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran.

Pristahayuningtyas, R. C. Y. (2020). Pengaruh mobilisasi dini terhadap perubahan tingkat nyeri klien post operasi apendektomi di Rumah Sakit Baladhika Husada Kabupaten Jember. E-Journal Pustaka Kesehatan, 4(1).

Pujiatun, A., Solehudin, S., & Lannasari, L. (2025). Pengaruh mobilisasi dini terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien post operasi laparatomi di RSUD Cengkareng ruang Belimbing tahun 2024. DIAGNOSA: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan, 3(2), 96–104.

Safitri, Y., Fauziah, Y., & Nasution, Y. F. (2024). Pengaruh mobilisasi dini terhadap intensitas nyeri pada pasien post operasi. Jurnal Keperawatan, 7(1), 2620–8237.

Sari, F. (2020). Studi dokumentasi nyeri akut pada pasien Tn. S dengan pre operasi ureterolithiasis di ruang Alamanda I RSUD Sleman. Yogyakarta: Akademi Keperawatan YKY.

Sari, R. (2020). Patofisiologi nyeri dan penatalaksanaannya. Jurnal Keperawatan Indonesia, 12(2), 45–52.

Sjamsuhidajat, R., & Jong, W. D. (2016). Buku Ajar Ilmu Bedah. Jakarta: EGC.

Smeltzer, S. C., & Bare, B. G. (2018). Keperawatan Medikal Bedah Brunner & Suddarth. Jakarta: EGC.

Smeltzer. (2021). Keperawatan Digestive & Trauma (Edisi 2).

Sugathot, A. I., & Nugrahanintyas, J. (2018). Faktor yang berhubungan dengan persepsi nyeri pasien post operasi. Jurnal Keperawatan.

Sumberjaya, I. W., & Mertha, I. M. (2020). Pengaruh mobilisasi dini terhadap penurunan nyeri pada pasien post operasi. Jurnal Keperawatan.

Syurrahmi, Rahmanti, A., & Azizah, M. N. (2023). Penerapan mobilisasi dini terhadap penurunan tingkat nyeri pada pasien pasca operasi di Rumkit TK III 04.06.02 Bhakti Wira Tamtama Semarang. Jurnal Keperawatan, 5(1), 45–53.

Utami, & Diningrum. (2016). Pengaruh ambulasi dini terhadap intensitas nyeri pada pasien post sectio caesarea di ruang Flamboyan RSUD.

Wijaya, I. P. A., Yantini, K. E., Dwie, I. M., & Susila, P. (2018). Factors influence pain intensity patient post operation lower limb fracture in BRSU Tabanan. Jurnal Keperawatan, 2, 1–11.

Winarsih, K. (2018). Pelaksanaan mobilisasi dini pada klien pasca sectio caesarea. Jurnal Keperawatan, 1(1), 77–88.

Wulandari, A. (2018). Pengaruh Mobilisasi Dini terhadap Nyeri Post Operasi TURP pada Pasien TURP di RSU PKU Muhammadiyah Bantul. Naskah Publikasi.

Downloads

Published

2026-08-31

How to Cite

Syahirah, V., & Annisa, R. (2026). Pengaruh Mobilisasi Dini terhadap Skala Nyeri pada Pasien Pasca General Anestesi di Rst Wijayakusuma Purwokerto. JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 446–459. https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2436