Hubungan Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Status Karies pada Lansia di RSPAL Dr Ramelan

Authors

  • Yuni Madhona Sari* Program Studi Terapi Gigi Program Sarjana Terapan Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Surabaya
  • Bambang Hadi Sugito Program Studi Terapi Gigi Program Sarjana Terapan Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Surabaya
  • Silvia Prasetyowati Program Studi Terapi Gigi Program Sarjana Terapan Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Surabaya
  • Agus Marjianto Program Studi Terapi Gigi Program Sarjana Terapan Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2440

Keywords:

Karies Gigi, Kesehatan Gigi dan Mulut, Kebersihan Gigi dan Mulut, Lansia, Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut

Abstract

Karies gigi masih menjadi masalah kesehatan yang banyak dialami lansia dan diduga berkaitan dengan tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dengan status karies pada lansia di RSPAL dr. Ramelan Surabaya. Menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah pasien lansia berusia 60 tahun ke atas yang berobat di Poliklinik Gigi RSPAL dr. Ramelan Surabaya. Sampel penelitian sebanyak 30 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dan formulir pemeriksaan indeks Decayed, Missing, Filled Teeth (DMFT). Analisis data dilakukan menggunakan analisis univariat dan uji Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS versi 27 pada tingkat signifikansi 5%. Sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup (37%), sedangkan status karies didominasi kategori sangat tinggi (97%). Hasil uji Pearson Product Moment menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dengan status karies pada lansia (p = 0,000) dengan koefisien korelasi sebesar 0,716. Pengetahuan kesehatan gigi dan mulut berhubungan secara signifikan dengan status karies pada lansia. Peningkatan pengetahuan melalui program edukasi diharapkan dapat mendukung upaya pencegahan karies dan peningkatan kesehatan gigi dan mulut pada lansia.

References

Ahza, L., Budiman, J. A., & Asia, R. A. (2024). Hubungan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut terhadap kualitas hidup lanjut usia. ARTERI: Jurnal Ilmu Kesehatan, 6(1), 47–54. https://doi.org/10.37148/arteri.v6i1.454

Auli, I., Mulyanti, S., Insanuddin, I., & Supriyanto, I. (2021). Gambaran kondisi kesehatan gigi dan mulut pada lansia di beberapa kota Indonesia. Jurnal Kesehatan Siliwangi, 1(1), 79–85. https://doi.org/10.34011/jks.v1i1.637

Baskaradoss, J. K. (2018). Relationship between oral health literacy and oral health status. BMC Oral Health, 18(1), 1–6. https://doi.org/10.1186/s12903-018-0640-1

Chan, A. K. Y., Tsang, Y. C., Jiang, C. M., Leung, K. C. M., Lo, E. C. M., & Chu, C. H. (2023). Integration of oral health into general health services for older adults. Geriatrics, 8(20), 1–8. https://doi.org/10.3390/geriatrics8010020

Hafidz, M. L., Nosartika, I., & Ngestiningsih, D. (2025). Perbandingan status karies gigi pada pralansia dan lansia peserta Prolanis Puskesmas Welahan 1 Jepara. E-GiGi, 13(2), 353–358. https://doi.org/10.35790/eg.v13i2.54965

Hamzah, Z., Shita, A. D. P., Handayani, A. T. W., Setyowati, D. I., & Haffiz, A. A. I. (2023). Hubungan faktor risiko karies gigi terhadap kualitas hidup lansia di Kabupaten Jember. Stomatognatic (Jurnal Kedokteran Gigi), 20(2), 166–171. https://doi.org/10.19184/stoma.v20i2.40280

Hanifah, N. (2025). The relationship between oral hygiene knowledge and oral hygiene status of the elderly in the Periodontia Specialist Poly RSGM UNAIR. International Journal of Advanced Health Science and Technology, 5(5), 221–227. https://doi.org/10.35882/ijahst.v5i5.539

Hilmiy, R. I., & Anang. (2021). Hubungan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dengan kejadian plak gigi. Jurnal Kesehatan, 10(2), 59–66. https://doi.org/10.37048/kesehatan.v11i1.375

Kartika Dewi, T., Suharja, E. S., Kamelia, E., Miko, H., Rahayu, C., Nugroho, C., Kusmana, A., Anang, A., Robbihi, H. I., & Samjaji, S. (2025). Pemberdayaan kader kesehatan melalui implementasi buku saku kesehatan gigi di Kelurahan Tanjung Kawalu. GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 172–175. https://doi.org/10.36082/gemakes.v5i1.2091

Kartika, T., Kristiani, A., & Robbihi, H. I. (2024). Hubungan pengetahuan dan perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dengan pengalaman karies pada lansia di Posyandu Lansia Desa Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya. Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi, 5(1), 16–21. https://doi.org/10.37160/jikg.v5i1.427

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Laporan nasional Riskesdas 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman edukasi perilaku hidup bersih dan sehat di bidang kesehatan gigi dan mulut. Direktorat Kesehatan Gigi dan Mulut.

Lactona, I. D., & Cahyono, E. A. (2024). Konsep pengetahuan: Revisi taksonomi Bloom. Enfermeria Ciencia, 2(4), 241–257.

Lipsky, M. S., Singh, T., Zakeri, G., & Hung, M. (2024). Oral health and older adults: A narrative review. Dentistry Journal, 12(2), 1–14. https://doi.org/10.3390/dj12020030

Marlindayanti, S. P., Hanum, N. A., Ismalayani, S., & Heriyanto, Y. (2022). Manajemen pencegahan karies. Lembaga Chakra Brahmana Lentera.

Notohartojo, I. T. (2020). Percepatan pengendalian masalah status kesehatan gigi mulut melalui pendekatan individu dan kontekstual. Lembaga Penerbit Badan Litbangkes.

Nursalam, R. B., Ilmi, I. M. B., & Marjan, A. Q. (2025). Analisis faktor aktivitas fisik, asupan makan, dan pengetahuan terhadap kejadian obesitas pada wanita dewasa di Kelurahan Kedaung. Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan, 6(1), 179–185. https://doi.org/10.30867/gikes.v6i1.2271

Shani, V. P., Sugito, B. H., & Marjianto, A. (2025). Penggunaan media make a match terhadap perubahan pengetahuan tentang karies (Siswa SD Wachid Hasjim II Kelas Atas Surabaya). Surabaya Dental Therapist Journal, 3(1), 166–172. https://doi.org/10.36568/sdtj.v3i1.37

Sijabat, F., Purba, S. D., Saragih, F., Sianturi, G. S., & Ginting, M. (2020). Promosi kesehatan pencegahan hipertensi pada lansia di Kelurahan Dwikora. Jurnal Abdimas, 1(1), 262–269. https://doi.org/10.54367/means.v3i2.278

Triswari, D., Nugroho, D. A., Wijayanti, N., Salwa, D. S., & Salsabila, A. (2023). Tingkat pengetahuan dan status karies warga Muhammadiyah Karangtengah, Imogiri, Bantul, Yogyakarta. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 7(3), 1636. https://doi.org/10.31764/jpmb.v7i3.16229

Wong, F. M. F., Ng, Y. T. Y., & Leung, W. K. (2019). Oral health and its associated factors among older institutionalized residents: A systematic review. International Journal of Environmental Research and Public Health, 16(21), 1–29. https://doi.org/10.3390/ijerph16214132

World Health Organization. (2022, November 18). Oral health. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/oral-health

Downloads

Published

2026-09-08

How to Cite

Sari, Y. M., Sugito, B. H., Prasetyowati, S., & Marjianto, A. (2026). Hubungan Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Status Karies pada Lansia di RSPAL Dr Ramelan. JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 624–638. https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2440