Asuhan Kebidanan pada Multigravida Trimester II dengan Kehamilan Risiko Tinggi dan Risiko Preeklampsia

Authors

  • Eka Rossi Prameswari* Prodi D III Kebidanan Bangkalan Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Surabaya
  • Sri Wayanti Prodi D III Kebidanan Bangkalan Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Surabaya
  • Deasy Irawati Prodi D III Kebidanan Bangkalan Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Surabaya
  • Suryaningsih Prodi D III Kebidanan Bangkalan Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2473

Keywords:

Kehamilan Risiko Tinggi, Preeklampsia, Obesitas Pra-Kehamilan, SOAP, Asuhan Kebidanan

Abstract

Kehamilan risiko tinggi merupakan kondisi yang berpotensi meningkatkan morbiditas dan mortalitas ibu maupun janin. Faktor predisposisi seperti riwayat abortus, obesitas pra-kehamilan (IMT ≥30 kg/m²), serta status nulipara diketahui meningkatkan risiko terjadinya preeklampsia. Oleh karena itu, diperlukan asuhan kebidanan yang komprehensif melalui deteksi dini, pemantauan berkala, edukasi kesehatan, dan kolaborasi antarprofesi untuk mencegah komplikasi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan asuhan kebidanan pada ibu multigravida trimester II dengan kehamilan risiko tinggi dan risiko preeklampsia. Penelitian menggunakan metode single case report pada seorang ibu multigravida trimester II dengan obesitas pra-kehamilan (IMT >30 kg/m²) dan riwayat dua kali abortus. Pengumpulan data dilakukan menggunakan pendekatan SOAP melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang. Hasil pengkajian menunjukkan ibu berusia 29 tahun dengan tekanan darah normal, kadar hemoglobin 13,4 g/dL, tanpa edema, serta kenaikan berat badan dari 79,95 kg menjadi 81,65 kg selama masa pemantauan. Bidan berkolaborasi dengan ahli gizi dalam penyusunan rencana pemenuhan nutrisi, kemudian memberikan edukasi mengenai kehamilan risiko tinggi, pencegahan preeklampsia, pola makan gizi seimbang berdasarkan konsep Isi Piringku, pembatasan konsumsi garam dan lemak, aktivitas fisik, tanda bahaya kehamilan, pentingnya pemeriksaan antenatal secara rutin, serta perencanaan persalinan di rumah sakit bersama dokter spesialis obstetri dan ginekologi. Evaluasi menunjukkan kondisi ibu dan janin tetap stabil, disertai peningkatan pemahaman, perubahan pola makan yang lebih sehat, aktivitas fisik yang lebih teratur, serta komitmen ibu untuk menjalani ANC secara rutin. Meskipun kenaikan berat badan masih melebihi target yang direkomendasikan pada kehamilan dengan obesitas, tidak ditemukan tanda klinis yang mengarah pada preeklampsia sehingga pemantauan berkelanjutan tetap diperlukan.

References

Afrida, B. R., Aryani, N. P., Idyawati, S., & Jannati, S. H. (2026). Konseling tanda bahaya di Desa Lembar Selatan. Sambara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 439–449. https://doi.org/10.58540/sambarapkm.v4i2.1717

Afrilia, L., Fitri, A., Sitanggang, H. D., & Perdana, S. M. (2024). Faktor-faktor yang mempengaruhi kenaikan berat badan pada pengguna kontrasepsi suntik di wilayah kerja Puskesmas Simpang IV Sipin Kota Jambi tahun. Kesmas Jambi, 8(2), 101–109. https://doi.org/10.22437/jkmj.v8i2.35806

Aguskristiana, E. (2025). Asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. T umur 31 tahun dengan risiko tinggi jarak kehamilan kurang dari 2 tahun di Puskesmas Bumiayu tahun 2024. Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikologi, Keperawatan dan Kebidanan, 3, 106–115. https://doi.org/10.61132/corona.v3i4.1836

Ananda, D. T. (2025). Determinan kehamilan risiko tinggi: Systematic review. Excellent Midwifery Journal, 8(1). https://doi.org/10.55541/emj.v8i1.356

Aryani, M., Margiyanti, N. J., & Huzaima. (2024). Hubungan obesitas terhadap hipertensi gestasional. Jurnal Kesehatan, 1(11), 827–845.

Ayu, D., Lestari, D. A., Ayu, N., Putri, M., & Fitriyah, A. (2023). Hubungan paritas dan obesitas dengan kejadian preeklamsia pada ibu hamil di RSUD Kota Prabumulih. Jurnal Kesehatan dan Pembangunan, 15(1). https://doi.org/10.52047/jkp.v15i1.356

Bayuana, A., Anjani, A. D., Nurul, D. L., Sai, N., Susianti, R., & Anggraini, R. (2023). Komplikasi pada kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir: Literature review. Jurnal Wacana Kesehatan, 8(1), 27–37. https://doi.org/10.52822/jwk.v8i1.517

Dewi, T., Silaban, S., & Rahmawati, E. (2025). Hubungan riwayat hipertensi, riwayat keturunan dan obesitas dengan kejadian preeklamsi pada ibu hamil. Journal of Midwifery Science, 4, 40–51. https://doi.org/10.54816/jms.v1i1.304

Hafsari, T. (2023). Asuhan keperawatan pada ibu hamil dengan abortus imminens di ruang kebidanan RSUD Dr. Rasidin Padang [Karya tulis ilmiah tidak dipublikasikan]. Poltekkes Kemenkes Padang.

Haq, M. S., Mappaware, N. A., Madya, F., & Nulanda, M. (2024). Skrining hipertensi dalam kehamilan dengan pemeriksaan mean arterial pressure (MAP) dan roll over test (ROT) dalam pencegahan preeklamsia. Prepotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8, 7714–7721.

Hidayati, A. P., & Mada, U. G. (2025). Hubungan antara peningkatan berat badan pada kehamilan dengan kejadian preeklampsia. Holistik Jurnal Kesehatan, 19(8), 2179–2188. https://doi.org/10.33024/hjk.v19i8.1414

Indra Aprianto, I., Nulanda, M., & Wahyu, S. (2022). Karakteristik faktor risiko kejadian abortus di RSIA Sitti Khadijah 1 Makassar. Fakumi Medical Journal, 2(7), 481–488. https://doi.org/10.33096/fmj.v2i7.97

Kurnianti, N., Amalia, R., Afrika, E., & Gustina, R. (2025). Hipertensi gestasional pada ibu hamil di TPMB Ria Permata. Jurnal Kesehatan Indra Husada, 13, 119–125. https://doi.org/10.36973/jkih.v13i1.761

Gita, E., Wahyuni, N. A., & Astuti, W. W. (2024). Pendampingan Ibu Hamil Obesitas Dengan Asuhan Berkesinambungan (COC). Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Dan Sains, 1(2), 41-49.

Marwah, D. S., Zata, K. N., Naufal, M., Fadillah, M. I., & Fithri, N. K. (2023). Literature review: Analisis faktor yang berhubungan dengan tingkat stres ibu hamil dan implikasinya pada kesehatan janin. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 10(8), 2578–2587.

Meiska Anggita Ratnaningtyas, M. A., & I. (2023). Karakteristik ibu hamil dengan kejadian kehamilan risiko tinggi. Higeia Journal of Public Health Research and Development, 7(3), 334–344.

Mira Erpida Yanti, M. E. Y., Kurniawati, H. F., & E. D. (2025). Hubungan usia, paritas dan obesitas dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil di RS PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakarta. Bunda Edu-Midwifery Journal, 8, 1003–1012. https://doi.org/10.54100/bemj.v8i2.536

Musyarof, D. F., Fatina, A., Nur, A., Iqlima, A. Y., Aziri, Z. V., Agung, A., Agung, G., Agusta, D., Putra, P., & Izzatina, S. (2024). Comprehensive analysis of abortion: Risk factors and management in reproductive health. Jurnal Biologi Tropis.

NAJWA, L. (2018). HUBUNGAN LINGKAR LENGAN ATAS (LILA) IBU HAMIL DENGAN OBESITAS DAN TANPA OBESITAS TERHADAP KEJADIAN PREEKLAMPSIA (Doctoral dissertation, FKIK UMY).

Novianti, R., Azzahra, P., Anesia, Y., & Insani, A. A. (2025). Obesitas dalam kehamilan. Indonesia Journal Chest, 12(1).

Nyoman, N., Desy, A., Pratiwi, P. I., & Sulyastini, N. K. (2024). Mean artery pressure (MAP) dan aktivitas fisik pada kehamilan. Indonesian Journal of Midwifery, 7, 217–225. https://doi.org/10.35473/ijm.v7i2.3358

Oktaviani, K. (2024). Perbedaan efektivitas pelvic rocking dan rebozo terhadap lama persalinan kala II nulipara di TPMB Kecamatan Trimurjo Lampung Tengah [Karya tulis ilmiah]. Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang.

Putri, N., Fitri, N., & Herdiman, J. (2025). Hubungan riwayat abortus pada ibu hamil terhadap faktor usia, pekerjaan, dan indeks massa tubuh di Rumah Sakit Umum Kudus. Jurnal Sehat Indonesia, 7(1), 156–163.

Putri Kusuma, P., Iskandar, D. S., & D. (2026). Determinan maternal terhadap kejadian preeklampsia: Studi cross-sectional berbasis data pelayanan kesehatan. Jurnal Kesehatan Marendeng, 1, 1–14. https://doi.org/jkm.v10i1.202

Rahmatiqa, C., & Sulastri, D. (2025). Obesity as a predictor of preeclampsia in high-risk pregnancies: A literature review. Jurnal Ners Universitas Pahlawan, 9, 5437–5446. http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/ners

Rinawati, Y., Harahap, N., & Bangaran, A. (2024). Kejadian abortus pada ibu hamil di Rumah Sakit Ibu dan Anak Bunda Jakarta tahun 2021–2022. Indonesian Journal of Midwifery Scientific, 3(1), 7–15.

Rini Rahmayanti, R. R., & Z. F. (2025). Hubungan obesitas dengan kejadian preeklampsia. Khatulistiwa Nursing Journal, 7(1), 97–104. https://doi.org/10.53399/knj.v7i1

Rongiers, C., Bashiri, A., Shoham, Z., Kostova, E., Lashley, L., Issa, A., Garrido, N., Kucuk, T., Jivraj, S., Farquharson, R., & Bisschop, P. (2022). Recurrent pregnancy loss guideline of European Society of Human Reproduction and Embryology. European Society of Human Reproduction and Embryology. https://share.google/Jwjztrdey9zzki03c

Sofiyetti, & Syafiq, A. (2025). Innovation in interprofessional collaboration nutrition management: A scoping review. Proceedings Academic Universitas Jambi, 1(2). https://doi.org/10.22437/proca.v1i2.50334

Sri Tanjung Rejeki, S. T., Fitriani, Y., Fatkhiyah, N., & F. W. R. (2024). Deteksi dini preeklamsi pada ibu hamil sebagai upaya pencegahan komplikasi dalam kehamilan. Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia, 5(1), 35–43. https://doi.org/10.36308/jabi.v5i1.637

Sri Tanjung Rejeki, S. T., Fitriani, Y., Fatkhiyah, N., & A. S. (2024). Deteksi dini risiko tinggi pada kehamilan sebagai upaya menurunkan AKI dan AKB. Jurnal Suara Pengabdian 45, 3(4), 54–60. https://doi.org/10.56444/pengabdian45.v3i4.2185

Suherman, J. N., & Farizi, T. Al. (2024). Perubahan molekular obesitas dalam kehamilan: Literatur review. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 8(3), 242–255. https://doi.org/10.33366/nn.v8i3.3103

Suherni. (2025). Asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. W G3P1A1AH1 UK 33+6 minggu ibu hamil berisiko tinggi usia >35 tahun dengan hipertensi, riwayat abortus, dan obesitas di wilayah kerja Puskesmas Imogiri I [Karya tulis ilmiah]. Universitas Alma Ata.

Susanti, T., Redowati, T. E., Rayhan, F. A., & Kebidanan, P. S. (2026). Case study: Asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan IMT obesitas. Jurnal Kesehatan Wira Buana, 10(1), 89–96.

Susilowati, U., & Dwi, P. W. (2026). Obesitas pra-kehamilan sebagai faktor risiko komplikasi: Sebuah studi. Jurnal Skala Kesehatan, 17(1), 57–65. https://doi.org/10.31964/jsk.v17i1.488

Syamsiah, S. (2024). Manajemen nutrisi pada kehamilan dengan obesitas.

Tan, H., Sitanggang, H., Amelia, T., Saragih, P., Tan, H., & Kebidanan, S. (2025). Deteksi dini kehamilan berisiko dengan Kartu Skor Poedji Rochjati (KSPR) di Puskesmas Medan Deli tahun 2024. Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda, 11(2), 116–122. https://doi.org/10.52943/jikebi.v11i2.1977

Veri, N., Lajuna, L., & Mutiah, C. (2024). Preeklamsia: Patofisiologi, diagnosis, skrining, pencegahan dan penatalaksanaan. Femina Jurnal Ilmiah Kebidanan, 283–296. https://doi.org/10.30867/femina.v4i1.588

Wijayanti, E., Putri, Y., & Handayani, T. S. (2024). Hubungan pengetahuan dan sikap ibu tentang risiko tinggi kehamilan dengan kelengkapan antenatal care (ANC) di wilayah kerja Puskesmas Beringin Tiga tahun 2023. Journal of Midwifery, 12(1), 64–73. https://doi.org/10.37676/jm.v12i1.6194

Windarena, D., Lestari, E. H., Purwanintyas, M., Purnamasari, I. A., & lainnya. (2025). Kenaikan berat badan selama kehamilan sebagai faktor risiko preeklampsia: Systematic review. Jurnal Keperawatan, 18(2). https://doi.org/10.56586/jk.v18i2.487

Downloads

Published

2026-08-16

How to Cite

Prameswari, E. R., Wayanti, S., Irawati, D., & Suryaningsih. (2026). Asuhan Kebidanan pada Multigravida Trimester II dengan Kehamilan Risiko Tinggi dan Risiko Preeklampsia. JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 117–127. https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2473