Konformitas Teman Sebaya sebagai Prediktor Kesejahteraan Psikologis Santriwati MTs Darul Ulum
DOI:
https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2511Keywords:
Konformitas Teman Sebaya, Kesejahteraan Psikologis, Santriwati, Pesantren, RemajaAbstract
Kehidupan berasrama di pesantren menempatkan santriwati pada lingkungan sosial yang intens, sehingga interaksi dan penyesuaian terhadap teman sebaya dapat berkaitan dengan kesejahteraan psikologis. Penelitian ini bertujuan mengetahui peran konformitas teman sebaya sebagai prediktor kesejahteraan psikologis serta tingkat kedua variabel pada santriwati MTs Darul Ulum. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear sederhana. Populasi penelitian berjumlah 244 santriwati, dengan 121 santriwati sebagai sampel yang dipilih melalui cluster random sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala konformitas teman sebaya dan skala kesejahteraan psikologis dengan model Likert. Analisis dilakukan menggunakan SPSS 27 melalui uji reliabilitas, normalitas, linearitas, heteroskedastisitas, dan regresi linear sederhana. Hasil menunjukkan konformitas teman sebaya berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan psikologis (p = 0,001), dengan kontribusi sebesar 9,2%. Kesimpulannya, konformitas teman sebaya merupakan prediktor signifikan, tetapi kontribusinya relatif rendah
References
Anggraeni. (2011). Penelitian mengenai religiusitas dan psychological well-being pada remaja pondok pesantren.
Arifin, M., Pratama, R., & Sari, D. (2024). Pengaruh konformitas teman sebaya terhadap kesejahteraan psikologis remaja. Jurnal Psikologi Pendidikan, 12(2), 45–56.
Awaliyah, S., Rahmawati, I., & Hidayah, N. (2025). Pengaruh dukungan sosial teman sebaya terhadap kesejahteraan psikologis remaja. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 10(1), 15–27.
Azwar, S. (2017). Metode penelitian. Pustaka Pelajar.
Barida, M. (2024). Kesejahteraan psikologis remaja di daerah suburban. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 10(1), 45–56.
Baron, R. A., & Byrne, D. (2005). Psikologi sosial.
Dhofier, Z. (2011). Tradisi pesantren. LP3ES.
Elmer, T., Boda, Z., & Stadtfeld, C. (2017). The co-evolution of friendship networks and depression in adolescence. Journal of Personality and Social Psychology.
Hidayati, F., & Rahman. (2023). [Referensi mengenai tuntutan kegiatan, keterbatasan interaksi keluarga, dan kondisi psikologis santriwati].
Hurlock, E. B. (2002). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan (Edisi ke-5). Erlangga.
Kasturi, T., & Mulati, Y. (2023). Psikologi kebahagiaan: Membedah kebahagiaan dalam perspektif psikologis positif. Indiva Media Kreasi.
Khusumadewi, A. (2024). [Referensi mengenai makna hidup dan kesejahteraan psikologis santri].
Khusumadewi, A., & Pramesti, M. (2022). Identification of student's psychological wellbeing on pondok pesantren.
La Greca, A. M., & Harrison, H. M. (2021). Peer pressure and adolescent adjustment. Journal of Clinical Child & Adolescent Psychology, 50(3), 345–358.
Lisani, dkk. (2025). Hubungan kepercayaan diri dengan konformitas teman sebaya.
Mariyati, L. I., Rahmawati, A., & Kurniawan, D. (2024). Resiliensi, religiusitas dan psychological well-being pada santri. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 8(3), 1500–1510.
Melvy. (2022). Kesehatan mental remaja di Indonesia.
Mufidha, A. (2019). Dukungan sosial teman sebaya sebagai prediktor psychological well-being pada remaja. Acta Psychologia, 1(1), 34–42.
Mulinda, A. B., Prakoso, H., & Wulandari, N. (2023). Peran konformitas dalam pembentukan perilaku remaja. Jurnal Psikologi Sosial, 12(1), 21–30.
Myers, D. G., & Twenge, J. M. (2022). Social psychology (14th ed.). McGraw-Hill.
Ningsih. (2012). Dukungan sosial teman sebaya pada santri pondok pesantren.
Pangestu, M. A., & Nurhadianti, R. D. (2024). Hubungan dukungan sosial teman sebaya dengan kesejahteraan psikologis. IKRAITH-HUMANIORA, 8(2), 95–104.
Putri, A. R., & Suryanto. (2021). Konformitas teman sebaya dan kesejahteraan psikologis pada remaja. Jurnal Psikologi Sosial, 19(2), 85–97.
Rahmawati, D., & Hidayat, R. (2022). Dinamika hubungan sosial santri di lingkungan pesantren. Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 45–58.
Ryff, C. D. (1989). Happiness is everything, or is it? Explorations on the meaning of psychological well-being. Journal of Personality and Social Psychology, 57(6), 1069–1081.
Santrock, J. W. (2019). Adolescence (18th ed.). McGraw-Hill.
Santrock, J. W. (2020). Life-span development (17th ed.). McGraw-Hill Education.
Steinberg, L. (2014). Adolescence (10th ed.). McGraw-Hill.
Suryatiningsih, D., & Ansyah, E. (2024). Religiusitas dan dukungan sosial sebagai prediktor kesejahteraan psikologis santri di pesantren.
Susilowati, Andayani, & Priyatama. (2012). Konformitas teman sebaya dan kemandirian remaja panti asuhan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Syarifah Dinda Tri Nuraida, Nur Kur'ani, Kania Khairunnisa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








