Analisis Hubungan Kualitas Pelayanan Kefarmasian dengan Tingkat Kepuasan pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Cikarang Kabupaten Bekasi
DOI:
https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2515Keywords:
Pelayanan Kefarmasian, Kepuasan Pasien, Hipertensi, SERVQUAL, Puskesmas, Fisher's Exact TestAbstract
Kepuasan pasien merupakan indikator penting dalam menilai mutu pelayanan kesehatan, khususnya bagi pasien hipertensi yang membutuhkan terapi berkelanjutan, dan pelayanan kefarmasian yang berorientasi pada pasien menjadi salah satu faktor penentu utamanya di fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas. Meskipun standar pelayanan kefarmasian telah diatur melalui regulasi pemerintah, pelaksanaannya di lapangan masih menghadapi berbagai kendala, mulai dari keterbatasan informasi obat hingga waktu tunggu pelayanan, sehingga evaluasi terhadap hubungan antara kualitas pelayanan kefarmasian dan kepuasan pasien hipertensi menjadi penting, khususnya di Puskesmas Cikarang Kabupaten Bekasi yang belum pernah diteliti sebelumnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas pelayanan kefarmasian, tingkat kepuasan pasien hipertensi, serta hubungan keduanya berdasarkan lima dimensi SERVQUAL, guna menjawab apakah kualitas pelayanan kefarmasian berhubungan signifikan dengan kepuasan pasien hipertensi di puskesmas tersebut. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif cross-sectional dengan teknik accidental sampling terhadap 254 responden yang memenuhi kriteria inklusi; data dikumpulkan melalui kuesioner tervalidasi, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher's Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan kefarmasian dan tingkat kepuasan pasien hipertensi secara umum berada pada kategori baik dan puas. Uji bivariat mengungkapkan hubungan yang signifikan antara pelayanan kefarmasian secara keseluruhan dengan kepuasan pasien hipertensi (p=0,004), serta pada seluruh dimensi SERVQUAL yaitu tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy (masing-masing p=0,000), yang memperkuat pemahaman bahwa kelima dimensi tersebut secara konsisten berkontribusi terhadap kepuasan pasien hipertensi pada layanan kefarmasian di puskesmas. Dengan demikian, peningkatan mutu pelayanan kefarmasian perlu dilakukan secara berkelanjutan pada seluruh dimensi tersebut, dan penelitian selanjutnya disarankan menjangkau fasilitas kesehatan yang lebih beragam serta mempertimbangkan faktor lain yang turut memengaruhi kepuasan pasien.
References
Andini, N. Z., Marselina, Dewi, M. S., & Prasetyo, A. D. (2024). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Pasien dalam Menggunakan Obat Hipertensi di Puskesmas Cikarang. Cakrawala Medika: Journal of Health Sciences, 03(01), 239-246.
Efriani, L., Dewi, K. L., & Marfuati, S. (2022). Hubungan Karakteristik Sosiodemografi terhadap Tingkat Kepuasan Pelayanan Kefarmasian di Apotek X Kabupaten Cirebon. 06(02), 94-98.
Firdausi, S. R. (2023). Business Strategy Development Pharmacy Canvas Model Based Medical Vehicle for Increase Trust Consumers and Turnover Sale. 13(03), 1235–1244
Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25 (9th ed.). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Handayani, R. (2024). Tingkat Kepuasan Pasien terhadap Pelayanan Kefarmasian di RSUD Sukamara.
Haryanto, K., Suherla, S., Farmasi, P. S., & Farmasi, P. S. (2023). Hubungan pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap perilaku penggunaan antibiotik pada pasien di puskesmas taktakan kota serang. 8(April 2021), 19–24
Haura, D., Hidayat, Z., Mimanda, Y., & Paranadipa, M. (2025). The Impact of Responsiveness on Patient Satisfaction: Ensuring Healthy Lives and Well-Being through Sustainable Development Goal 3. 6(1), 21-30.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 74 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023.
Kusumawati, D., Maharani, C., & Prasetyawan, R. D. (2023). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepuasan Pasien pada Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Tahun 2022. Nursing Information Journal, 2(2), 62-72.
Lestari, I., & Hadju, L. (2025). Hubungan Kualitas Pelayanan Kefarmasian terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Instalasi Farmasi RSUD Kota Kendari. 4(4).
Nathalia, D. D., & Rozi, F. (2022). Pengaruh Kualitas Pelayanan Kefarmasian terhadap Kepuasan Pasien di Apotek SM Bekasi Timur. 04(02), 121-129.
Nurkholis, Hikmah, S. N., & R. A. R. (2025). Tingkat Kepuasan Pasien terhadap Pelayanan Kefarmasian 2023 Periode Juli-Juli 2023. Jurnal Farmasi Syifa, 3, 6-16.
Parasuraman, A., Zeithaml, V. A., & Berry, L. L. (1988). SERVQUAL: A Multiple-Item Scale for Measuring Consumer Perceptions of Service Quality. Journal of Retailing, 64(1), 12-40.
Pramestyani, E. D., Ratnasari, D., & Panduwiguna, I. (2023). Evaluasi Pelayanan Informasi Obat di Instalasi Farmasi Rawat Jalan UPTD Puskesmas Ciasem Kabupaten Subang. 2(2).
Priya, M., Alfatih, N., & Widyaningsih, T. W. (2024). Mengukur Tingkat Kepuasan Pelanggan Menggunakan Metode Customer Satisfaction Index (CSI).
Rahmi, N. H., & Sumaryono, W. (2022). The Influence of Marketing Mix and Service Quality of Puskesmas Bojong Nangka against BPJS Patient Satisfaction. 7(2), 71-80.
Ramadhan, S. D., Widyaningsih, C., & Wahyuni, A. (2024). Determining Factors of Patient Satisfaction with Pharmaceutical Services: A Systematic Review. 6(2), 89-103.
Ridwansyah, R., Suprayogi, A., Pariury, P., & Jaqualina, C. (2024). Skrining Kasus Pra-hipertensi dan Hipertensi di Cikarang, Kabupaten Bekasi. Academics in Action: Journal of Community Empowerment, 6(1), 1-8.
Sabrina, A., Simamora, S., Rulianti, M. R., & Mangunsong, S. (2026). Analisis Kebutuhan Pasien Hipertensi terhadap Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas Kalidoni Palembang. Jurnal Farmasi Komunitas.
Salangka, Rante, A., & Rasyid, D. (2025). Analisis Hubungan Pelayanan Informasi Obat Berbasis Syariah terhadap Kepuasan Pasien Hipertensi di Puskesmas Kedungmundu. Journal of Innovative and Creativity (JOECY).
Septiyany, P. S., & Yuswantina, R. (2023). Analisis Kepuasan Pasien Peserta JKN Rawat Jalan terhadap Kualitas Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas. 5(1), 194-202.
Sugiyono, P. D. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D.
Tarumingkeng, R. C. (2025). SERVQUAL (Valarie A. Zeithaml, A. Parasuraman, dan Leonard L. Berry). 1-28.
Wahidin, M., Mustikawati, I. S., Handayani, R., & Letelay, A. M. (2025). Overview of Hypertension Prevalence and Its Main Risk Factors in Indonesia - A District-Level Data Analysis. Amerta Nutrition, 9(3), 438-442.
Widiawati, A. A., Fatah, F. A., Kusno, A., Puspita, A., Priastuti, E., Salamah, H. I., Kurniawan, C. Y., & Ayu, E. (2025). Pengobatan Hipertensi Dan Penyakit Penyerta Diabetes Pada Masyarakat Desa Karang Asih , Cikarang Utara. 02(01), 9–14.
World Health Organization. (2025). Quality Health Services.
Yasa, G. T., Nugraha, I. S., & Noviyanti, N. P. (2025). Pengaruh Kualitas Pelayanan Kefarmasian terhadap Kepuasan Pasien di Apotek Desa Blahkiuh. 4(1), 1-9
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Gilang Aditia Perdiansyah, Kusno Haryanto, Nuzul Gyanata Adiwisastra, & Sri Rachmi Firdausi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








