Pengaruh Kerasionalan Terapi Antihipertensi dan Kepatuhan dengan Risiko Kardiovaskular Pasien Hipertensi Rumah Sakit Tipe B
DOI:
https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2563Keywords:
Hipertensi, Kepatuhan, Kerasionalan, Risiko Kardiovaskular, Tepat ObatAbstract
Hipertensi merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Pengendaliannya dipengaruhi oleh kerasionalan terapi dan kepatuhan pasien dalam penggunaan obat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kerasionalan dan kepatuhan terapi antihipertensi terhadap risiko kardiovaskular pada pasien hipertensi di Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong. Penelitian ini merupakan kuantitatif dengan menggunakan desain analitik observasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri atas 46 pasien hipertensi peserta BPJS dan dipilih secara purposive sampling. Kerasionalan terapi dinilai dari rekam medis berdasarkan tepat pasien, tepat obat, tepat indikasi, dan tepat dosis. Kepatuhan diukur menggunakan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale-8, sedangkan risiko kardiovaskular dihitung dengan kalkulator risiko Atherosclerotic Cardiovascular Disease. Analisis bivariat menggunakan uji Fisher Exact Test. Hasil menunjukkan 30 responden (65,2%) memperoleh terapi rasional, 22 responden (47,8%) memiliki kepatuhan sedang, dan 15 responden (32,6%) berada pada risiko kardiovaskular rendah. Terdapat pengaruh signifikan antara kerasionalan terapi antihipertensi terhadap risiko kardiovaskular (p=0,036), sedangkan kepatuhan terapi tidak terdapat pengaruh signifikan antara kepatuhan terapi antihipertensi dengan risiko kardiovaskular (p=0,796). Hasil ini menunjukkan bahwa pengendalian risiko kardiovaskular pada pasien hipertensi memerlukan penggunaan obat yang rasional dan kepatuhan pasien.
References
Anggita, R., Marselina, Adwisastra, N. G., & Dewi, M. S. (2025). Hubungan Tingkat Kepatuhan Terapi Antihipertensi Dengan Risiko Kardiovaskular Di Puskesmas Cikarang. Jurnal Buana Farma, 5(3), 484–489. https://doi.org/10.36805/jbf.v5i3.1511
Antarini, D., Marselina, Adiwisastra, N. G., & Suparmi, N. (2025). Hubungan Kepatuhan Pengobatan Antihipertensi Dengan Risiko Kardiovaskular Pada Pasien Hipertensi Puskesmas Telaga Murni. Jurnal Buana Farma, 5(4), 618–626. https://doi.org/10.36805/jbf.v5i4.1525
Arwinda, P., Virginia, D. M., & Hendra, P. (2024). The Effect of Adherence to Antihypertensive Therapy and Cardiovascular Risk Among Hypertensive Patients in Purworejo Regency. Jurnal Farmasi Sains Dan Kmunitas, 21(2), 190–199.
Cahyadi. (2022). Pengaruh Kualitias Produk Dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Baja Ringan Di PT Arthanindo Cemerlang. Ekonomi Dan Manajemen Bisnis, 1(1), 60–73.
Dewati, C. A., Natavany, A. R., Putri, Z. M., Nurfaizi, A., Rumbrawer, S. O., & Rejeki, D. S. (2023). Literatur Review: Faktor Risiko Hipertensi Di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(3), 290–307. https://doi.org/10.14710/jkm.v11i3.34514
Dinkes Jawa Barat. (2023). Profil Kesehatan Jawa Barat Tahun 2022. https://diskes.jabarprov.go.id/assets/ unduhan/ProfilKesehatanProvinsiJawa BaratTahun2022.pdf.
Farisya, M. R., Purnomo, S., & Septiawan, T. (2024). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Penderita Hipertensi. Jurnal Keperawatan Florance Nightingale (JKFN), 7(2), 321–331. https://doi.org/10.52774/jkfn.v7i2.225
Haerani, N., Mukhriani, & Febriyanti, A. P. (2024). Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Obat Antihipertensi pada Pasien Hipertensi. Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar, 12(2), 1–7. https://doi.org/10.24252/jfuinam.v12i2.52201
Husaini, F., & Fonna, T. R. (2024). Hipertensi dan Komplikasi Yang Menyertai Hipertensi. Jurnal Medika Nusantara, 2(3), 135–147. https://doi.org/10.59680/medika.v2i3.1260
Kemenkes RI. 2011. Modul Penggunaan Obat Rasional. 4-5.
Maruli, S. J., Ari, N. K., & Tanto, B. (2023). Atherosclerotic Cardiovascular Disease (ASCVD) risk assesment among healthy Indonesian Navy Personnel in East Java, Indonesia. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 2(2), 117–122. https://doi.org/10.55904/florona.v2i2.963
Nugroho, D. P. (2025). Analisis Faktor Kualitas Hidup Lansia Penderita Hipertensi Wilayah Kerja Puskesmas Kauman Kabupaten Tulungagung. Antigen :Jurnal Kesehatan Masyarakat Dan Ilmu Gizi, 3(2), 12–24. https://doi.org/10.57213/antigen.v3i2.606
Nurfitri, Z., Afriani, T., & Efmisa, A. K. (2025). Kajian Hubungan Rasionalitas Penggunaan Obat Antihipertensi Dengan Luaran Klinis Di Puskesmas Malak Periode April -Juni 2024. Journal of Science and Clinical Pharmacy Research (JSCPR), 1(1), 12–24.
Nurhayati, U. A., Ariyanto, A., & Syafriakhwan, F. (2023). Hubungan Usia dan Jenis Kelamin Terhadap Kejadian Hipertensi. Prosiding Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 1, 363–369.
Padoma, C., Mongi, J., Tampa’i, R., Kanter, J. W., Rumagit, H., & Potalangi, N. O. (2023). Evaluasi Kerasionalan Penggunaan Antihipertensi Pada Pasien Hipertensi Rawat Jalan Di RSUD Maria Walanda Maramis. The Tropical Journal of Biopharmaceutical, 6(2), 9–12. https://doi.org/10.55724/jbiofartrop.v6i2.437
Riyada, F., Fauziah, S. A., Liana, N., & Hasni, D. (2024). Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Resiko Hipertensi Pada Lansia. Scientific Journal, 3(1), 27–47. https://doi.org/10.56260/sciena.v3i1.137
Silvianah, A., & Indrawati. (2024). Hubungan Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Dengan Perubahan Tekanan Darah Pada Lansia Di Posyandu Lansia. Jurnal Keperawatan, 52–61. https://doi.org/10.56586/jk.v17i2.361
Sugianto, N. D. R. S., Isnaini, N., Etlidawati, & Muzaenah, T. (2026). Hubungan Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi Dengan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi. Nutrix Journal, 10(1), 10–22. https://doi.org/10.37771/nj.v10i1.1452
Yurizali, B., Adhyka, N., Febrian, M. R., & Liana, N. (2026). Hubungan Aktivitas Fisik dan Profil Lipid dengan Kategori Risiko Penyakit Kardiovaskular Aterosklerotik Berdasarkan ASCVD Risk Score. Scientific Journal, 5(3), 313–326.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rini Afifah Puspitawati, Marselina, Masita Sari Dewi, & Abdul Rozak

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








