Gambaran Rasionalitas Penggunaan Obat Antidiabetik Oral pada Pasien Geriatri dengan Diabetes Melitus Tipe 2 Berdasarkan Kriteria Beers di RSUD Kabupaten Bekasi
DOI:
https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2595Keywords:
Diabetes Melitus Tipe 2, Geriatri, Kriteria Beers, Obat Antidiabetik Oral, Potentially Inappropriate MedicationAbstract
Diabetes melitus tipe 2 pada pasien geriatri memerlukan kehati-hatian karena perubahan fisiologis terkait usia dapat meningkatkan risiko penggunaan obat yang berpotensi tidak tepat. Penelitian ini bertujuan menganalisis rasionalitas penggunaan obat antidiabetik oral pada pasien geriatri diabetes melitus tipe 2 berdasarkan Kriteria Beers 2023 di RSUD Kabupaten Bekasi. Penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan retrospektif dilakukan menggunakan rekam medis pasien Poliklinik Penyakit Dalam periode Januari–Mei 2026. Seluruh 62 pasien yang memenuhi kriteria diikutkan melalui total sampling. Data dianalisis secara deskriptif dalam bentuk frekuensi dan persentase. Mayoritas pasien berusia 65–69 tahun (66,1%), berjenis kelamin perempuan (71,0%), dan memiliki median usia 68 tahun (rentang 65–81 tahun). Dari 92 item obat antidiabetik oral, Metformin paling banyak digunakan (43,5%), diikuti Glimepiride (25,0%), Gliclazide (17,4%), Acarbose (12,0%), dan Gliquidone (2,2%). Berdasarkan pemetaan penelitian terhadap Kriteria Beers 2023, 81 dari 92 item obat (88,04%) teridentifikasi sebagai potentially inappropriate medication, terdiri atas Metformin yang memerlukan pertimbangan fungsi ginjal dan sulfonilurea yang memerlukan kehati-hatian terhadap hipoglikemia. Temuan ini menegaskan perlunya telaah obat terstruktur, pemantauan fungsi ginjal, dan pemantauan hipoglikemia pada pasien geriatri.
References
Adityas, H. P., Nurkholis, F., & Hartono, N. I. (2025). Evaluasi penggunaan obat pada pasien geriatri yang memiliki kemungkinan interaksi obat berdasarkan Beers Criteria di Rumah Sakit Umum Daerah Cilacap. Indonesian Journal of Medical and Pharmaceutical Science, 2–8.
Agustian, A., Nony, C., & Bratajaya, A. (2025). Penderita diabetes melitus di Puskesmas Tambelang. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6, 15980–15991.
Alicia, C., Zakiah, R., Aditya, M., & Berawi, K. N. (2025). Hubungan rasionalitas terapi antidiabetes terhadap kontrol gula darah puasa pasien diabetes melitus tipe 2. Jurnal Medika Malahayati, 9(2), 295–302.
American Geriatrics Society 2023 Beers Criteria Update Expert Panel. (2023). American Geriatrics Society 2023 updated AGS Beers Criteria® for potentially inappropriate medication use in older adults. Journal of the American Geriatrics Society, 71(7), 2052–2081. https://doi.org/10.1111/jgs.18372
Ari, G., Mardaningrat, M., & Pramarta, D. Y. (2024). Sulfonilurea menyebabkan hipoglikemia berat pada pasien lanjut usia dengan diabetes melitus tipe 2: Laporan kasus. Jurnal Kedokteran Unram, 13(1), 1–5.
Haqoiroh, Novitasari, D., & Qoyyim, A. (2023). Evaluasi potensi pengobatan tidak tepat pada pasien geriatri rawat inap di RSUD Arjawinangun berdasarkan Kriteria Beers 2019. Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan, 1(3).
Mahmud, Sudadi, & Martin, A. G. (2022). Konsiderasi analgesi opioid pada pasien geriatri. Jurnal Komplikasi Anestesi, 9(3), 79–88.
Milita, F., Handayani, S., & Setiaji, B. (2021). Kejadian diabetes mellitus tipe II pada lanjut usia di Indonesia: Analisis Riskesdas 2018. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan.
PERKENI. (2021). Pedoman pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 di Indonesia 2021. PB PERKENI.
Putra, I. W. R. W., Prasetya, A. A. N. P. R., & Ratnasari, P. M. D. (2024). Identifikasi potentially inappropriate medication pasien geriatri dengan Beers Criteria 2023 dan STOPP Criteria Version 3. Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia, 10(1), 238–249.
Sulastri, H., Suhaimi, F., & Gina, A. (2023). Potensi interaksi obat polifarmasi pada pasien geriatri: Studi retrospektif di salah satu apotek Kota Pontianak. Edu Masda Journal, 7(1), 40–47.
Taqia, N., & Mutmainah, N. (2025). Evaluasi peresepan pada pasien geriatri dengan diabetes mellitus tipe 2 instalasi rawat inap berdasarkan Beers Criteria. Usadha: Journal of Pharmacy, 4(1), 40–51.
Ulfah, U., Halimah, E., & Suwantika, A. A. (2022). Analisis efektivitas biaya pasien Prolanis diabetes melitus tipe 2 di puskesmas Kota Bandung. Jurnal Sains dan Kesehatan, 4(1), 19–27.
Vendry, Mulyani, E., & Indriana, L. (2025). Identifikasi polifarmasi pada pasien geriatri di Poliklinik Penyakit Dalam RS Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya. Jurnal Ilmiah Farmasi, 2(5), 142–147.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Naela Intan Fitriyani, Ulyati Ulfah, Nuzul Gyanata Adiwisastra, & Salma Hilmi Rusydi Hashim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








