Analisis Manajemen Logistik Obat di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kota Surakarta Tahun 2025

Authors

  • Dwi Febri Yanti* Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Vivin Marwiyati Rohmana Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Rahmat Hidayat Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2603

Keywords:

Instalasi Farmasi, Kemenkes RI dan JICA, Pengelolaan Obat

Abstract

Pengelolaan logistik obat merupakan bagian penting dalam menjamin ketersediaan obat untuk mendukung pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan obat pada tahap seleksi, pengadaan, penyimpanan, dan distribusi di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kota Surakarta Tahun 2025 serta menilai kesesuaiannya dengan standar Kemenkes RI dan JICA. Penelitian menggunakan rancangan deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif. Populasi dan sampel berupa data pengelolaan obat tahun 2025 yang dipilih menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian berupa dokumen pengelolaan obat, laptop dengan Microsoft Excel, dan kalkulator. Analisis dilakukan dengan menghitung setiap indikator dan membandingkannya dengan standar Kemenkes RI dan JICA. Pengelolaan obat pada tahap seleksi belum memenuhi standar pada kesesuaian Fornas 82% masih adanya obat yang tidak termasuk dalam Fornas karena untuk kebutuhan pelayanan. Namun pada ketepatan perencanaan 157% karena perencanaan untuk kebutuhan 18 bulan. Tahap pengadaan memenuhi standar pada ketersediaan obat 94% namun pengadaan obat generik 83% belum memenuhi standar karena masih terdapat penyediaan obat non-generik sesuai kebutuhan pelayanan. Tahap penyimpanan memenuhi standar karena obat kedaluwarsa 0%, sedangkan tahap distribusi belum memenuhi standar karena ketepatan distribusi sebesar 94,1% dan tingkat ketersediaan obat sebesar 99,4% karena hasil tersebut belum mencakup penyediaan mandiri oleh puskesmas.

References

Insani, F., Rahmatillah, A., & Rohmana, V. (2025). Kajian evaluatif pengadaan obat di RSUD X Kota Surakarta tahun 2025. Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional, 77–82. https://doi.org/10.47701/9r1pf493

Juan Bayu Erlangga, Wijayanti, T., & Pramukantoro, G. E. (2025). Analisis pengelolaan obat pada tahap seleksi, pengadaan dan distribusi di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kota Surakarta tahun 2021. Jurnal Farmasi Komunitas, 12(1), 15–21.

Kusumaningrum, I. M., Fitriawati, A., & Pratama, K. J. (2024). Evaluasi pengelolaan obat di instalasi farmasi Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret. [Nama jurnal tidak tercantum dalam dokumen], 5, 10762–10770.

Permenkes. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Perwali, S. (2022). Peraturan Walikota Surakarta Nomor 16 Tahun 2022 tentang Pembentukan, Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Pusat Kesehatan Masyarakat.

Sutejo, E., Setiadi, A. P., Wibowo, Y. I., & Gondokesumo, M. E. (2025). Literature review: Analisis manajemen logistik obat di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 5(4), 1412–1421.

Syaiful, M. B. A. Y., & Maharani, C. (2022). Analisis manajemen logistik obat di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Demak. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(4), 423–430. https://doi.org/10.14710/jkm.v10i4.33686

Downloads

Published

2026-09-22

How to Cite

Yanti, D. F., Rohmana, V. M., & Hidayat, R. (2026). Analisis Manajemen Logistik Obat di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kota Surakarta Tahun 2025. JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 795–812. https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2603