Hubungan Kondisi Fisik Rumah dan Asupan Makan dengan Kejadian Tuberkulosis Paru pada Usia Produktif di Wilayah Kerja Puskesmas X

Authors

  • Kemala Sari Damanik* Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia
  • Rani Suraya Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia
  • Delfriana Ayu Astuty Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia
  • Susilawati Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia
  • Zulkarnaen Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2608

Keywords:

Tuberkulosis Paru, Kondisi Fisik Rumah, Asupan Makan

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Kondisi fisik rumah dan asupan makan merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian tuberkulosis paru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kondisi fisik rumah dan asupan makan dengan kejadian tb paru di wilayah kerja Puskesmas X. Desain penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 55 responden dipilih menggunakan simple random sampling. Data dikumpulkan melalui observasi pengukuran kondisi fisik rumah, dan kuesioner food recall 24 jam. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan p≤0,05. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara kepadatan hunian (p=0,020), luas ventilasi (p=0,018), kelembapan (p=0,026), dan pencahayaan (p=0,026) dengan kejadian tuberkulosis paru. Sementara itu, asupan makan tidak berhubungan dengan kejadian tuberkulosis paru (p=0,739). Disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kondisi fisik rumah dengan kejadian tb paru, sedangkan tidak terdapat hubungan antara asupan makan kejadian tb paru di wilayah kerja Puskesmas X.

References

Akhmalnihar, U., Fahdhienie, F., & Azwar, E. (2024). Faktor Risiko Kualitas Lingkungan Fisik Rumah Dengan Kejadian Tuberkulosis Di Wilayah Kerja Puskesmas Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar Tahun 2023. (J-KESMAS) Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(1). Https://Doi.Org/10.35329/Jkesmas.V10i1.5067

Alchamdani, & Ningsi, N. P. (2022). Lingkungan Fisik Rumah Dan Kejadian Tuberkulosis Paru Di Indonesia. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 13(3), 592–599. Https://Doi.Org/DOI: Http://Dx.Doi.Org/10.33846/Sf13305

Aryani, A. A., Wardani, F. L. K., & Rahardjo, S. (2019). Lingkungan Fisik Rumah Sebagai Faktor Risiko Kejadian Tuberkulosis Paru Di Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 14(2), 56–62. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.52022/Jikm.V14i2.333

Damanik, D. H., Hartati, B., Aslidar, Manurung, C. N. A., & Nisa, E. Z. (2023). Tingkat Pengetahuan Tentang Tuberkulosis Paru Dengan Kepatuhan Konsumsi Obat Anti Tuberkulosis Paru Di Puskesmas Kampung Baru Kota Tanjung Balai. JONS : Journal Of Nursing 2023, 1(1), 1–5.

Dhanny, D. R., & Sefriantina, S. (2022). Hubungan Asupan Energi , Asupan Protein Dan Status Gizi Terhadap Kejadian Tuberkulosis Pada Anak. Muhammadiyah Journal Of Nutrion And Food, 2(2), 58–68. Https://Doi.Org/10.24853/Mjnf.2.2.58-68

Health, W., & Organization. (2025). Global Tuberculosis Report 2025. Https://Iris.Who.Int/Server/Api/Core/Bitstreams/E97dd6f4-B567-4396-8680-717bac6869a9/Content

Indonesia, B. N. R. (2023). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023 (Issue 55). Https://Peraturan.Bpk.Go.Id/Details/245563/Permenkes-No-2-Tahun

Luftimas, D. E., Putri, R., Indraswari, N., & Sujatmiko, B. (2025). Jurnal Ilmiah Kesehatan Keragaman Diet Pasien Tuberkulosis Paru Berdasarkan IFLS-5. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 4(2), 112–118. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.55904/Florona.V4i2.1734

Medan, D. K. K. (2024). Profil Kesehatan 2024. Https://Medankota.Bps.Go.Id/Id/Publication/2024/02/28/37e78618776809c6328bec65/Kota-Medan-Dalam-Angka-2024.Html

Nur’aini, Suhartono, & Raharjo, M. (2022). Hubungan Faktor Lingkungan Fisik Dalam Rumah Dan Perilaku Kesehatan Dengan Kejadian TB Paru Di Purwokerto Selatan Banyumas. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 21(2), 210–218. Https://Doi.Org/10.14710/ Jkli.21.2.210-218

Organization, W. H. (2023). Global Tuberculosis Report 2023. Https://Www.Who.Int/Publications/I/Item/9789240083851

Organization, W. H. (2024). Global Tuberculosis Report 2024. Https://Www.Who.Int/Teams/Global-Tuberculosis-Programme/Tb-Reports/Global-Tuberculosis-Report-2024

Sabila, M. S., Maywati, S., & Andik Setiyono. (2024). Hubungan Faktor Lingkungan Rumah Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Pada Usia Produktif Di Wilayah Kerja Uptd Puskesmas Cigeureung Kota Tasikmalaya. Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia, 20(1), 20–30. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.37058/Jkki.V20i1.10514

Sipayung, J. S., Hidayat, W., & Silitonga, E. M. (2023). Faktor Risiko Yang Memengaruhi Kejadian Tuberkulosis ( TB ) Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Perbaungan. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat 15(2). Https://Doi.Org/10.52022/Jikm.V15i2.444

Sitinjak, F. J., Rafie, R., Mandala, Z., & Sinaga, F. T. Y. (2023). Hubungan Antara Paparan Asap Rokok Pada Kesembuhan Pasien Tuberkulosis Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Kedaton Bandar Lampung. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan, 10(11), 3123–3131. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.33024/Jikk.V10i11.10099

Umar, N., Safruddin, Rahmat Hidayat, & Al Ihksan Agus. (2025). Asupan Energi Dan Pola Makan Dengan Status Gizi Pada Pasien Turbeculosis. Window Of Nursing Journal, 6(1), 38–47. Https://Doi.Org/10.33096/Zvb7mr79

Yustati, E. (2022). Hubungan Kepadatan Hunian Ventilasi Dan Pencahayaan - Dengan Kejadian Penyakit Tuberkulosis Paru Di Kelurahan Sukaraya Uptd Puskesmas Sukaraya Tahun 2022. Jurnal Kesehatan Bina Husada, 14(4). Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.58231/Jkbh.V14i04.114

Downloads

Published

2026-09-04

How to Cite

Damanik, K. S., Suraya, R., Astuty, D. A., Susilawati, & Zulkarnaen. (2026). Hubungan Kondisi Fisik Rumah dan Asupan Makan dengan Kejadian Tuberkulosis Paru pada Usia Produktif di Wilayah Kerja Puskesmas X. JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 492–503. https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2608