Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Meningatnya Demam Tifoid pada Anak di Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2630Keywords:
Anak, Hygiene Pribadi, Pengetahuan Orang Tua, Tifoid, UmurAbstract
Demam tifoid merupakan tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, terutama pada anak-anak dengan kasus meningkat di RS Bakti Timah Pangkalpinang. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian demam tifoid pada anak usia 5-14 tahun. Survei analitik cross-sectional kuantitatif dilakukan pada 52 anak di ruang al-Insan dengan teknik purposive sampling. Data dikumpul melalui kuesioner terstruktur yang menilai umur, pengetahuan orang tua, dan personal hygiene, dianalisis menggunakan uji Chi-square (p<0,05) dengan Prevalence Odds Ratio (POR). Hasil menunjukkan 61,5% kasus tifoid, terutama pada usia 5-10 tahun (74,3%), pengetahuan orang tua kurang (100%), dan hygiene buruk (78,6%). Hubungan signifikan ditemukan antara umur (p=0,008, POR=0,189), pengetahuan (p=0,000, POR=11,000), dan hygiene (p=0,007, POR=5,133) dengan kejadian tifoid. Disimpulkan bahwa pengetahuan orang tua dan praktik hygiene yang buruk meningkatkan risiko demam tifoid secara substansial, sehingga diperlukan intervensi edukasi kesehatan terarah.
References
Bakhtiar, R., Novianto, A., Hafid, M. G., Sidiq, J., Setyoadi, E., & Fitriany, E. (2020). Hubungan faktor risiko mencuci tangan sebelum makan, sarana air bersih, riwayat tifoid keluarga, kebiasaan jajan di luar rumah dengan kejadian tifoid di wilayah kerja Puskesmas Palaran Samarinda. Jurnal Kedokteran Mulawarman, 7(1), 1–7. https://doi.org/10.30872/j.ked.mulawarman.v7i1.3704
Betan, Y., Lestari, Y., & Handayani, D. (2022). Personal hygiene sebagai faktor risiko kejadian demam tifoid pada anak. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(2), 115–123.
Haslinda. (2016). Hubungan personal hygiene dan kebiasaan jajan terhadap kejadian demam tifoid pada anak. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(2), 45–52.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Laporan nasional Riskesdas 2020. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023a). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 364 Tahun 2023 tentang pedoman pengendalian demam tifoid. Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023b). Kapan sih waktu yang tepat untuk mencuci tangan pakai sabun? https://www.kemkes.go.id
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Kementerian Kesehatan RI.
Mustofa, F. L., Rafie, R., & Salsabilla, G. (2020). Karakteristik pasien demam tifoid pada anak dan remaja di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Lampung. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 12(2), 625–633. https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i2.372
Notoatmodjo, S. (2019). Ilmu perilaku kesehatan. Rineka Cipta.
Nurjanah, M. H., Wijaya, A. F., Fuzianingsih, E. N., & Citra, A. S. (2025). Hubungan pengetahuan dan kepatuhan cuci tangan terhadap kejadian demam tifoid di Kabupaten Tulungagung. Bioscientia Medicina: Journal of Biomedicine and Translational Research, 14(2), 211–219. https://doi.org/10.56013/bio.v14i2.4572
Putri, A. N. (2018). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian demam tifoid di wilayah kerja Puskesmas Ngrambe Kabupaten Ngawi [Skripsi, STIKES Bhakti Husada Mulia].
Ramaningrum, G., Anggraheny, H. D., & Putri, T. P. (2014). Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian demam tifoid pada anak di RSUD Tugurejo Semarang. Jurnal Keperawatan, 2(1), 1–8.
Santi, E., Agustina, R., & Studi, P. (2019). Tingkat pengetahuan orang tua dengan kejadian demam tifoid pada anak di RSUD Ratu Zalecha Martapura. Jurnal Keperawatan, 7(2), 108–113.
World Health Organization. (2021). Constitution of the World Health Organization. World Health Organization.
World Health Organization. (2022). Typhoid. World Health Organization. https://www.who.int
World Health Organization. (2023). Suspected triple outbreak of typhoid fever, shigellosis and cholera – Congo. World Health Organization.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sinta, & Hendra Kusumajaya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








