Analisis Potensi Bahaya pada Pekerja Bangunan di PT X

Authors

  • Dewi Sri Wahyuni* Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Tri Niswati Utami Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2640

Keywords:

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Potensi Bahaya, Penilaian Risiko, HIRARC, Pekerja Bangunan

Abstract

Sektor konstruksi merupakan salah satu sektor dengan angka kecelakaan kerja yang tinggi di Indonesia. Berdasarkan data PT X, terdapat 10 kasus kecelakaan kerja pada pekerja bangunan yang terdokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi bahaya, tingkat risiko, perilaku pekerja dalam penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta upaya pengendalian risiko pada pekerja bangunan di PT X. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Identifikasi potensi bahaya, penilaian risiko, dan upaya pengendalian dilakukan menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 53 potensi bahaya yang terdiri atas 6 jenis bahaya kerja. Penilaian risiko menunjukkan terdapat 18 risiko kategori rendah (low), 28 risiko kategori sedang (moderate), dan 7 risiko kategori tinggi (high). Selain itu, penggunaan APD oleh pekerja masih belum optimal karena faktor ketidaknyamanan dan kurangnya pengawasan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat berbagai potensi bahaya dan risiko kerja pada setiap tahapan pekerjaan konstruksi. Oleh karena itu, diperlukan penerapan pengendalian melalui rekayasa teknik, pengendalian administratif, dan penggunaan alat pelindung diri (APD) secara konsisten untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja.

References

Delfriana, A. A., Faiz, A. L., Puteriyani, K., Nabilah, A. M. S., Nurul, F. A., Syalha, N. C., Winda, I. A., & Nasution. (2025). Implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja ( K3 ) Pada Proyek Pemasangan Kubikel di Gardu Induk GIS 150 KV Glugur PT PLN ( Persero ) Medan. Jurnal Kesehatan Jompa, 4(4), 1222–1235.

Fakhrul Firdaus, D. E. (2023). Kajian Literatur : Faktor Penyebab Kecelakaan Jatuh Dari Ketinggian Di Sektor Konstruksi. Jurnal Kesehatan Tambuai, 4(2), 2297–2302.

Fitra Isna Utami, S. (2021). Identifikasi Bahaya Fisik, Mekanik, Kimia dan Risiko. Higeia Journal Of Public Health Research And Development, 4(1), 67–76.

Ghozali, S. A. A. L. P., & Putra, I. N. D. P. (2022). Analisis Risiko Kecelakaan Kerja Pada Proyek Gedung Bertingkat Menggunakan Metode FTA. Jurnal Keselamatan Dan Kesehatan, 6(1), 7–8.

Keselamatan, J., Farras, M. A., Yuliana, L., Evert, J., Liku, A., Balikpapan, U., & Assessment, R. (2025). Identifikasi Bahaya Dan Penilaian Risiko Pada PT. Tekniktama Industri Mandiri Balikpapan. Jurnal Keselamatan, Kesehatan Kerja Dan Lindungan Lingkungan, 11(3), 434–439.

Larasatie, A., Munaya, F., Dihartawan, D., & Herdiansyah, E. (2022). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Tindakan Tidak Aman ( Unsafe Action ) Pada Pekerja Produksi PT . X. Environmental Occupational Health and Safety Journa, 2(2), 133–146.

Liza Salawati, I. A. (2022). Pencegahan dermatitis kontak akibat kerja pada sektor konstruksi. Jurnal Kedokteran Syahkuala, 22(2), 121–126. https://doi.org/10.24815/jks.v22i2.22740

Mahyudin, Zalika, S., Yusriyanto, M. S., Hermawan, & Adi Mustari, S. (2025). Analisis Implementasi K3 pada Proyek Konstruksi PT R. Journal of Environmental and Safety Engineering, IV(I), 1–6.

Mulyani, A., Nur, A. R. D., Dian, F. H., & N, S. (2023). Hubungan Postur Kerja dan Durasi Kerja dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders ( MSDS ) pada Pekerja Bengkel Motor di Malili Kabupaten Luwu Timur Tahun 2023. Mega Buana Journal Of Public Healt, 2(1), 22–27.

Nanang Rahmadani, M. S. (2024). Hubungan Antara Paparan Bahan Kimia Berbahaya Di Lingkungan Kerja Dan Risiko Kesehatan Pada Pekerja Industri. Jurnal Mitra Sehat, 14(2), 728–732.

Rohmah, I. I., Rohman, M., Hasan, A., Hafizhah, A., Syifa, N., Lailida, T. A., Audina, Y. T., Sulistyorini, A., & Laksana, D. P. (2023). Analisis dan Pengendalian Risiko dengan Metode HIRARC pada Pekerjaan Konstruksi di Gedung Kuliah Bersama Universitas Negeri Malang. Ash-Shihhah: Journal of Health Studies, 1(1), 1–13.

Sario, M. De, Donato, F. K. De, Bonafede, M., Marinaccio, A., Levi, M., Ariani, F., Morabito, M., & Michelozzi, P. (2023). Occupational heat stress , heat-related e ects and the related social and economic loss : a scoping literature review. Frontiers in Public Health, 11:1173553, 01–43.

Sekar, G. A. N., Izmi, R. P., Nurul, H., & Abdurrozzaq, H. (2026). Kajian Literatur tentang Dampak Paparan Debu Industri terhadap Gangguan Sistem Pernapasan Pekerja. Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner, 03(01), 1103–1111.

Sitasari, N. W. (2022). Mengenal Analisa Konten Dan Analisa Tematik Dalam Penelitian Kualitatif. Forum Ilmiah, 19(1), 77–84.

Sultan, M. (2019). Kecelakaan Kerja. Uwais Inspirasi Indonesia.

Tia Zahra Khairunnisa, Y. K. A. (2026). Hubungan Beban Kerja Terhadap Kelelahan Kerja Pada Tenaga Kerja Di Puskesmas Wilayah Kecamatan Medan Barat. Jurnal Kolaboratif Sains, 9(1), 856–862. https://doi.org/10.56338/jks.v9i1.10062

Tri, N. U., Syafran, A., & Wahyudi. (2025). Metode Penelitian. CV. Merdeka Kreasi Group.

Uga, M. F., Yuliana, L., Mukhlisin, I., & Zulfikar, I. (2026). Sosialisasi Bahaya Listrik Dalam Peningkatan Keselamatan Kerja Pada Pekerjaan Konstruksi Dekat Jaringan Tegangan Menengah. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 211–218.

Wahyudimansyah, N. C. (2025). Identifikasi Bahaya Dan Tingkat Risiko Pada Proyek Pembangunan Gedung II Hospitality Training Center UNP Dengan Metode HIRARC. Kumpulan Artikel Tugas Akhir WisudaTeknik Sipil, 2(1), 1–10.

Downloads

Published

2026-09-04

How to Cite

Wahyuni, D. S., & Utami, T. N. (2026). Analisis Potensi Bahaya pada Pekerja Bangunan di PT X. JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 523–540. https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2640