Implementasi Standar Akreditasi Larsi pada Elemen Sasaran Keselamatan Pasien Rumah Sakit di Kudus
DOI:
https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2652Keywords:
Akreditasi Rumah Sakit, Keselamatan Pasien, Komunikasi Efektif, Manajemen Risiko, Sasaran Keselamatan PasienAbstract
Keselamatan pasien merupakan komponen penting dalam mutu pelayanan rumah sakit dan perlu didukung melalui implementasi standar akreditasi yang konsisten. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Standar Akreditasi LARSI pada elemen Sasaran Keselamatan Pasien di Rumah Sakit X di Kudus. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif dan studi kasus. Populasi statistik tidak digunakan karena penelitian kualitatif menggunakan informan, yaitu tujuh informan yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan keterlibatan dalam keselamatan pasien. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi, pedoman wawancara, checklist telaah dokumen, surgical safety checklist, dan dokumen pendukung. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SKP 1, SKP 3, SKP 4, dan SKP 5 terpenuhi lengkap. SKP 2 masih memiliki kesenjangan pada dokumentasi pelaporan hasil kritis, sedangkan SKP 6 menunjukkan ketidakkonsistenan penandaan dan dokumentasi risiko jatuh pada rawat jalan. Kesimpulannya, implementasi SKP secara umum telah berjalan, tetapi penguatan dokumentasi komunikasi dan manajemen risiko jatuh rawat jalan masih diperlukan.
References
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. (2024). Profil kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2024. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.
Gustaman, R. A., & Muntaha, S. F. (2025). Implementation of effective communication in improving patient safety standards at Jasa Kartini Tasikmalaya Hospital. Proceedings of International Conference on Health Science, Practice, and Education, 807–818. https://doi.org/10.15294/icohespe.2025.4155
Hussein, M., Pavlova, M., Ghalwash, M., & Groot, W. (2021). The impact of hospital accreditation on the quality of healthcare: A systematic literature review. BMC Health Services Research, 21, Article 1057. https://doi.org/10.1186/s12913-021-07097-6
Indrayani, P. M., Januraga, P. P., & Negara, S. (2021). The impact of hospital accreditation on patient safety culture in the health services implementation at Sanglah General Hospital, Bali. Public Health and Preventive Medicine Archive, 9(2), 108–115. https://doi.org/10.15562/phpma.v9i2.364
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2017 tentang keselamatan pasien. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://peraturan.bpk.go.id/Details/111956/pmk-no-11-tahun-2017
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2020 tentang akreditasi rumah sakit. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://peraturan.bpk.go.id/Details/138655/pmk-no-12-tahun-2020
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/1128/2022 tentang standar akreditasi rumah sakit. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://jdih.kemkes.go.id/documents/keputusan-menteri-kesehatan-nomor-hk0107menkes11282022
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Laporan akuntabilitas kinerja Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan tahun 2024. Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://yankes.kemkes.go.id/
LARSI. (2022). Instrumen standar akreditasi rumah sakit KEMKES: Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Indonesia (LARSI) (Edisi 1). Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Indonesia.
Milania, V. P., Fauzi, A. A., & Rihtianti, L. A. (2025). Pengaruh akreditasi rumah sakit terhadap patient safety culture: Literature review. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 24(1), 41–49. https://doi.org/10.14710/mkmi.24.1.41-49
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Sage Publications.
Murtiningtyas, R. A., & Dhamanti, I. (2022). Analisis implementasi identifikasi pasien di rumah sakit untuk meningkatkan keselamatan pasien di Indonesia. Media Gizi Kesmas, 11(1), 313–317. https://doi.org/10.20473/mgk.v11i1.2022.313-317
Ningtias, H., & Sundari, S. (2024). Analysis of the implementation of patient identification in inpatient care. Indonesia Journal of Biomedical Science, 18(1), 10–15. https://doi.org/10.15562/ijbs.v18i1.527
Purnomo, M., Hartinah, D., & Suwarto, T. (2023). Pengaruh pelayanan terhadap kepuasan pasien BPJS Puskesmas Pecangaan Jepara. Indonesia Jurnal Perawat, 8(1), 33–48. https://doi.org/10.26751/ijp.v8i1.2025
Shafira, R. A., & Dhamanti, I. (2023). Studi literatur: Penerapan komunikasi SBAR dalam pelaksanaan keselamatan pasien di rumah sakit (Studi di Indonesia). Media Gizi Kesmas, 12(1), 441–452. https://doi.org/10.20473/mgk.v12i1.2023.441-452
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Ed. 2, Cet. ke-5). Alfabeta.
World Health Organization. (2021). Global patient safety action plan 2021–2030: Towards eliminating avoidable harm in health care. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789240032705
World Health Organization. (2022). Patient safety: Global action on patient safety. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/patient-safety
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yuliana Aulia Arifany, Muhammad Purnomo, Zunia Khairunnisa, Fitriana Kartikasari, & Indanah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








