Pengaruh Status Ekonomi Masyarakat Terhadap Kualitas Pelayanan Kesehatan

Authors

  • Dwi Safera Putri Politeknik Kesehatan Banjarmasin
  • Halimah Cahyorini Politeknik Kesehatan Banjarmasin
  • Wahdatunnisa Politeknik Kesehatan Banjarmasin
  • Isnawati Politeknik Kesehatan Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.71456/jik.v1i2.266

Keywords:

status ekonomi masyarakat terhadap kesehatan, akses pelayanan kesehatan

Abstract

Metode yang digunakan dalam penulisan jurnal ini menggunakan pendekatan dan metode kepustakaan /library research. Adapun materi yang akan kami bahas ialah status ekonomi dapat mempengaruhi  penanganan dan pelayanan terhadap kesehatan masyarakat Indonesia. Tingkat ekonomi yang beragam dapat menciptakan ketimpangan dalam pemberian akses pelayanan kesehatan, sehingga masyarakat ekonomi kebawah sulit untuk  mendapatkan pelayanan sesuai dengan kebutuhannya. Seperti yang sering ditemui dilingkungan masyarakat ekonomi kebawah lebih memilih pengobatan tradisional dengan prantara dukun kampong, dibanding memeriksakan kesehatan dirinya ke tempat pelayanan kesehatan terdekat. Pada beberapa literatur mengatakan, faktor dari sulitnya penanganan kesehatan pada masyarakat dengan status ekonomi yang rendah disebabkan oleh dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Ketidak berdayaan masyarakat ini kemudian menciptakan jalan tengah, berupa program jaminan kesehatan nasional atau yang biasa disebut BPJS sehingga  masyarakat dari berbagai tingkat status ekonomi dapat dengan mudah mengaksesnya, hal ini sejalan dengan UU No. 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggaraan jaminan sosial.

References

Agustina, A., Suwandewi, A., Tunggal, T., & Daiyah, I. Latifah. (2022). Sisi Edukatif Pendidikan Islam Dan Kebermaknaan Nilai Sehat Masa Pandemi Covid-19 Di Kalimantan Selatan. JIS: Journal Islamic Studies, 1(1), 99-105

Agustin. (2022) BPJS dan pelayanan Kesehatan. Yogyakarta: Arahman

Aprianty, R. A., & Ngalimun, N. (2022). MODEL BIMBINGAN KONSELING PERKEMBANGAN DALAM AKTIVITAS BERMAIN SEBAGAI STRATEGI PENGALAMAN BELAJAR YANG BERMAKNA DI SD MUHAMMADIYAH 8 BANJARMASIN. Jurnal Terapung: Ilmu-Ilmu Sosial, 4(1), 68-76.

Diaty, R., Arisa, A., Lestari, N. C. A., & Ngalimun, N. (2022). Implementasi Aspek Manajemen Berbasis Sekolah Dalam Pelayanan Bimbingan dan Konseling. Jurnal Bimbingan Dan Konseling Pandohop, 2(2), 38-46.

Laturrakhmi, Y. F. (2019). analisis perilaku masyarakat pedesaan terhadap asuransi kesehatan nasional dalam perspektif komunikasi kesehatan. Komuniti, 2.

Latifah, L., Ngalimun, N., Setiawan, M. A., & Harun, M. H. (2020). Kecakapan Behavioral Dalam Proses Pembelajaran PAI Melalui Komunikasi Interpersonal: Behavioral Proficiency In The PAI Learning Process Through Interpersonal Communication. Bitnet: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi, 5(2), 36-42.

Latifah, Karinda, M., Vaira, R., Daiyah, I., & Tunggal, T. (2023). Hukum Bayi Tabung Dalam Agama Islam . SULTAN ADAM : Jurnal Hukum Dan Sosial, 1(1), 121–126.

Puluhulawa, I. (2013). Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi Terhadap Status Kesehatan Masyarakat di Kecamatan Palu Selatan. e-jurnal katalogis, 21.

Subandi, D. N. (2022). Kajian status sosial ekonomi keluarga dalam pemilihan asuransi kesehatan . Journal of Education, 736-738.

Yusuf, M., Nugroho, A. G., & Latifah, L. (2022). PERAN QUALITY OF WORK LIFE DALAM KUALITAS KEHIDUPAN KERJA TERHADAP PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BANJARMASIN. Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi, 2(2), 8-13.

Downloads

Published

2023-03-17

How to Cite

Putri, D. S., Cahyorini, H., Wahdatunnisa, & Isnawati. (2023). Pengaruh Status Ekonomi Masyarakat Terhadap Kualitas Pelayanan Kesehatan. JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(2), 157–164. https://doi.org/10.71456/jik.v1i2.266