Analisis Perbandingan Keterampilan Kepemimpinan Diri antara Mahasiswa Berorganisasi dan Tidak Berorganisasi pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran UMSU
DOI:
https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2702Keywords:
Keterampilan Kepemimpinan Diri, Mahasiswa Kedokteran, Organisasi, Soft SkillAbstract
Pendahuluan: Dokter merupakan profesi yang diharapkan memiliki kompetensi akademis, klinis, serta soft skill yang prima untuk melayani masyarakat. Salah satunya yaitu keterampilan kepemimpinan diri. Pengembangan keterampilan kepemimpinan diri pada mahasiswa dapat dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler serta melalui kegiatan ekstrakurikuler, termasuk organisasi. Organisasi memberikan kesempatan mengasah keterampilan kepemimpinan diri dan berkorelasi positif dengan pencapaian akademik. Namun, minat mahasiswa FK UMSU untuk berorganisasi semakin menurun. Tujuan: Mengetahui perbedaan keterampilan kepemimpinan diri antara mahasiswa berorganisasi dan tidak berorganisasi di FK UMSU. Metode: Deskriptif analitik dengan desain cross- sectional. Metode pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Hasil: Berdasarkan skor rerata lebih tinggi keterampilan kepemimpinan diri mahasiswa berorganisasi yaitu 114,33, sedangkan mahasiswa tidak berorganisasi dengan rerata 102,31. Pada aspek strategi pola berpikir konstruktif, mahasiswa berorganisasi dengan rerata tertinggi, yaitu 39,54, dibandingkan mahasiswa tidak berorganisasi yang dengan rerata 34,81. Aspek strategi yang berfokus pada perilaku dengan rerata 58,31 pada mahasiswa berorganisasi dan 52,64 pada mahasiswa tidak berorganisasi. Aspek strategi reward alami, mahasiswa berorganisasi mendapat rerata 16,47, sedangkan mahasiswa tidak berorganisasi dengan rerata 14,86. Rerata hasil studi mahasiswa berorganisasi adalah 3,26, lebih tinggi dibandingkan mahasiswa tidak berorganisasi dengan rerata 2,95. Penelitian ini menggunakan uji T independen didapatkan nilai p adalah 0,001 (p<0,005) artinya terdapat perbedaan signifikan keterampilan kepemimpinan diri antara mahasiswa yang berorganisasi dan tidak berorganisasi. Kesimpulan: Rerata dari keterampilan kepemimpinan diri, seluruh aspek keterampilan kepemimpinan diri, dan hasil studi lebih baik pada mahasiswa berorganisasi. Secara statistik terdapat perbedaan signifikan keterampilan kepemimpinan diri pada mahasiswa yang berorganisasi dan tidak berorganiasi pada mahasiswa FK UMSU.
References
Agussani, M. (2020). Panduan akademik tahun 2023 Program Studi Pendidikan Dokter tahap akademik (S-1) Fakultas Kedokteran UMSU. Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.
Agustina. (2023). Pengaruh self-leadership terhadap task commitment melalui mediasi self-efficacy [Skripsi, Universitas Medan Area].
Ahmar, H., Budi, P., Ahmad, M., Mushawwir, A., & Khaidir, Z. (2020). Penerapan model pembelajaran problem-based learning: Literature review. Jurnal Kesehatan, 10–17. http://journal.um-surabaya.ac.id/index.php/JKM
Alfira, D., & Sulistiawati, A. C. (2023). Relationship between organizational activity and academic achievement of the students of Medical Faculty UISU in the academic year of 2019. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan–Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara, 22(2), 108–116. https://jurnal.fk.uisu.ac.id/index.php/ibnusina
Astuti, E. (2022). Pengaruh keaktifan berorganisasi terhadap perilaku belajar mahasiswa pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) PAI periode 2022 di IAIN Parepare [Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Parepare].
Barus, G. (2022). Menakar kemampuan self-leadership mahasiswa (Assessing students’ self-leadership ability). Jurnal Dinamika Pendidikan, 15(1), 62–74. https://doi.org/10.51212/jdp.v15i1
Basri, B., & Dwiningrum, N. R. (2020). Peran organisasi mahasiswa dalam membentuk nilai-nilai karakter di dunia industri. Al-Adabiya: Jurnal Kebudayaan dan Keagamaan, 15(1), 139–160. https://doi.org/10.37680/adabiya.v15i01.273
Fauzi, A. A., & Pahlevi, T. (2020). Analisis hubungan keaktifan berorganisasi terhadap hasil prestasi akademik mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Surabaya. Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran, 8(3), 449–457. https://doi.org/10.26740/jpap.v8n3.p449-457
Girsang, I. V., Damayanti, K. G., Perangin-angin, J., et al. (2024). Analisis faktor-faktor yang memengaruhi indeks prestasi kumulatif (IPK) mahasiswa Jurusan Ekonomi Pembangunan FEB Universitas Palangka Raya. Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 2(1), 144–156.
Hirzi, A. T., & Khairun, D. Y. (2024). Profil self-leadership mahasiswa (Student self-leadership profile). Jurnal Bimbingan dan Konseling, 7, 25–31.
Inam, A., Ho, J. A., Sheikh, A. A., Shafqat, M., & Najam, U. (2023). How self-leadership enhances normative commitment and work performance by engaging people at work. Current Psychology, 42(5), 3596–3609. https://doi.org/10.1007/s12144-021-01697-5
Konsil Kedokteran Indonesia. (2019). Standar pendidikan profesi dokter Indonesia.
Manik, Y. M., & Dwiana, C. (2023). Literature review: Program self-leadership terhadap kinerja perawat di rumah sakit. Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia, 7(3), 277–291.
Prakasa, G., Anisa, R., & Sulistyowati, E. (2020). Korelasi kemandirian belajar dan kemampuan reporting terhadap nilai ujian akhir blok mahasiswa pendidikan dokter Fakultas Kedokteran. Jurnal Kesehatan Islam, 9(1), 18. https://doi.org/10.33474/jki.v9i1.8864
Pratama, F. W., Wangid, M. N., & Barus, G. (2023). Student self-leadership ability reviewed from student organization activity in Indonesia. International Scientific Journal of Universities and Leadership, 15, 113–134. https://doi.org/10.31874/2520-6702-2023-15-113-134
Purba, E. F., Dewi, R., & Purba, S. (2016). Korelasi keaktifan berorganisasi, kepemimpinan diri, dan prestasi akademik mahasiswa: Faktor penunjang akreditasi perguruan tinggi. Jurnal Ilmiah Kependidikan, 12, 1–23.
Purnama, L., & Aprillyanda, E. (2022). Pengaruh soft skill terkait perencanaan karier mahasiswa. Educational Leadership: Jurnal Manajemen Pendidikan, 1(1), 58–62.
Sappaile, B. I., & Pahrijal, R. (2023). Hubungan antara self-leadership dan penyesuaian akademik pada mahasiswa baru: Tinjauan terhadap strategi self-leadership dan dampaknya pada prestasi akademik. Jurnal Psikologi dan Konseling West Science, 1(3), 173–180. https://doi.org/10.58812/jpkws.v1i03.424
Sari, N. M., Susanah, S., & Pratiwi, Y. S. (2019). Integrating community services with learning: An approach to soft skills development for medical students at Universitas Padjadjaran. Journal of Medical Education Development, 12(35), 61–66. https://doi.org/10.29252/edcj.12.35.62
Supardipa, I. P., Widiara, I. K., & Indrawati, N. M. (2021). Urgensi soft skill dalam perspektif teori behavioristik. Edukasi: Jurnal Pendidikan Dasar, 2(1), 63–74. http://jurnal.stahnmpukuturan.ac.id/index.php/edukasi
Tanjung, A. S., Purba, A. M., & Muhammad, M. (2022). Pemahaman terhadap teori-teori organisasi. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(4), 5816–5823.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Adinda Dwi Putri, & Desi Isnayanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








