Kesehatan Mental dan Kesejahteraan Psikologis dalam Perspektif Al-Qur’an
DOI:
https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2761Keywords:
kesehatan mental, kesejahteraan psikologis, Al-Qur’anAbstract
Kesehatan mental merupakan bagian penting dari kualitas kehidupan manusia yang tidak hanya berkaitan dengan terbebasnya individu dari gangguan psikologis, tetapi juga mencakup kemampuan menjalani kehidupan secara bermakna, mengelola emosi, membangun hubungan positif, serta mengembangkan potensi diri. Dalam perspektif Islam, kesehatan mental memiliki dimensi yang lebih luas karena manusia dipahami sebagai makhluk jasmani, psikologis, sosial, dan spiritual. Artikel ini bertujuan menganalisis konsep kesehatan mental dan kesejahteraan psikologis berdasarkan perspektif Al-Qur’an serta menjelaskan relevansinya dengan kajian psikologi Islam. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif-deskriptif dan analisis tematik terhadap ayat-ayat Al-Qur’an serta literatur psikologi, psikologi Islam, kesehatan mental, dan kesejahteraan psikologis. Hasil kajian menunjukkan bahwa Al-Qur’an memberikan landasan konseptual mengenai kesehatan mental melalui konsep ketenangan jiwa, pengelolaan emosi, optimisme, kesabaran, tawakal, syukur, hubungan sosial, dan orientasi kehidupan yang bermakna. Kesejahteraan psikologis dalam perspektif Al-Qur’an tidak semata-mata ditentukan oleh kesenangan material, tetapi berkaitan dengan keseimbangan hubungan manusia dengan Allah, diri sendiri, sesama manusia, dan lingkungan. Dengan demikian, perspektif Al-Qur’an dapat memberikan kontribusi penting bagi pengembangan psikologi Islam dan pendekatan kesehatan mental yang integratif.
References
Abdel-Khalek, A. M. (2011). Religiosity, subjective well-being, and depression in Saudi Muslim students. Mental Health, Religion & Culture, 14(2), 139–148.
Abubakar, A., & Ngalimun, N. (2019). Psikologi Perkembangan (Konsep dasar pengembangan kreativitas anak). Yogyakarta: K-Media
Al-Krenawi, A., & Graham, J. R. (2016). Helping Professional Practice with Muslim Clients: Using Culturally Appropriate Approaches. New York: Routledge.
Ano, G. G., & Vasconcelles, E. B. (2005). Religious coping and psychological adjustment to stress: A meta-analysis. Journal of Clinical Psychology, 61(4), 461–480.
Diener, E. (1984). Subjective well-being. Psychological Bulletin, 95(3), 542–575.
Frankl, V. E. (2006). Man’s Search for Meaning. Boston: Beacon Press.
Kaplick, P. M., & Skinner, R. (2018). Theoretical and methodological foundations of Islamic psychology. Journal of Muslim Mental Health, 12(1).
Koenig, H. G. (2012). Religion, Spirituality, and Health: The Research and Clinical Implications. ISRN Psychiatry.
Latifah, A. A., & Diaty, R. (2025). Integrasi Nilai Spiritual Dan Medis Dalam Kesehatan Modern: Perspektif Agama Islam. JIKES: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4 (1), 29–36.
Latifah, L., Ngalimun, N., Setiawan, M. A., & Harun, M. H. (2020). Kecakapan behavioral dalam proses pembelajaran PAI Melalui Komunikasi Interpersonal. Bitnet: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi, 5(2), 36-42.
Latifah, L., Zwagery, R. V., Safithry, E. A., & Ngalimun, N. (2023). Konsep dasar pengembangan kreativitas anak dan remaja serta pengukurannya dalam psikologi perkembangan. EduCurio: Education Curiosity, 1(2), 426-439.
Mujib, A. (2006). Kepribadian dalam Psikologi Islam. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Omais, S. (2025). Happiness and Well-Being in Islam: Intersections Between Positive Psychology, Psychology of Religion and Islamic Psychology. Cham: Springer.
Owens, J., Rassool, G. H., Bernstein, J., Latif, S., & Aboul-Enein, B. H. (2023). Interventions using the Qur'an to promote mental health: A systematic scoping review. Journal of Mental Health, 32(4), 842–862.
Pargament, K. I. (1997). The Psychology of Religion and Coping: Theory, Research, Practice. New York: Guilford Press.
Pargament, K. I. (2011). Spiritually Integrated Psychotherapy: Understanding and Addressing the Sacred. New York: Guilford Press.
Puchalski, C. M., Vitillo, R., Hull, S. K., & Reller, N. (2014). Improving the spiritual dimension of whole person care. Journal of Palliative Medicine, 17(6), 642–656.
Rothman, A., & Coyle, A. (2018). Toward a framework for Islamic psychology and psychotherapy: An Islamic model of the soul. Journal of Religion and Health, 57, 1731–1744.
Ryff, C. D. (1989). Happiness is everything, or is it? Explorations on the meaning of psychological well-being. Journal of Personality and Social Psychology, 57(6), 1069–1081.
Seligman, M. E. P. (2011). Flourish: A Visionary New Understanding of Happiness and Well-being. New York: Free Press.
Septia, N. I., & Kamal, N. (2023). Kesehatan Mental dan ketenangan jiwa kajian psikologi agama. JIS: Journal Islamic Studies, 1(2), 212-221.
Snyder, C. R. (2002). Handbook of Positive Psychology. Oxford: Oxford University Press.
Vieten, C., Scammell, S., Pilato, R., Ammondson, I., Pargament, K. I., & Lukoff, D. (2013). Spiritual and religious competencies for psychologists. Psychology of Religion and Spirituality, 5(3), 129–144.
Wan Nor Atikah Che Wan Mohd Rozali, Ishak, N. A., Mat Ludin, A. F., Ibrahim, F. W., Abd Warif, N. M., & Che Roos, N. A. (2022). The impact of listening to, reciting, or memorizing the Quran on physical and mental health of Muslims: Evidence from systematic review. International Journal of Public Health, 67.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ngalimun, & Khaerudin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








