Analisis Psychological Well-Being pada Individu Menjelang Masa Pensiun di Desa Leilem 2 Kecamatan Sonder Kabupaten Minahasa

Authors

  • Carmelia Margareta Suwu Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado
  • Tellma M. Tiwa Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado
  • Mike A. K. Lovihan Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

DOI:

https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2764

Keywords:

Autonomi, Kesejahteraan Psikologis, Masa Pensiun, Penguasaan Lingkungan, Pertumbuhan Pribadi

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perubahan peran, rutinitas, dan relasi sosial yang dapat memengaruhi psychological well-being individu menjelang pensiun. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran psychological well-being pada individu menjelang masa pensiun di Desa Leilem 2, Kecamatan Sonder, Kabupaten Minahasa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Studi Kasus Intrinsik. Subjek dipilih melalui purposive sampling berdasarkan kriteria guru PNS berusia 55 sampai 60 tahun dan berdomisili di Desa Leilem 2, dengan dua subjek berusia 57 dan 55 tahun. Instrumen berupa pedoman wawancara berdasarkan enam dimensi psychological well-being Ryff, sedangkan data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua subjek memiliki psychological well-being positif pada enam dimensi, meskipun berbeda dalam intensitas kekhawatiran terhadap kehilangan relasi sosial. Kesimpulannya, hubungan suportif, kemampuan mengelola lingkungan, tujuan hidup yang bermakna, dan pengembangan diri menjadi sumber penting dalam menghadapi transisi pensiun. Kestabilan tersebut didukung oleh dua faktor pelindung utama, yaitu kekuatan psikologis dari dalam diri berupa penerimaan diri yang ikhlas, otonomi berbasis nilai, dan tujuan hidup yang bermakna, serta faktor dari luar diri berupa hubungan sosial yang hangat dan keterlibatan aktif dalam pelayanan gereja yang tidak mengenal batas usia pensiun.

References

Ariani, W. A., & Sari, W. K. (2022). Penyesuaian diri dalam menghadapi masa pensiun di Pemerintahan Kota Bengkulu. Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling, 3(1), 1–6.

Astuti, S. S. P. (2018). Antisipasi menghadapi masa pensiun ditinjau dari aspek pengendalian kecemasan. Jurnal Jendela Inovasi Daerah, 1(1), 17–34. https://doi.org/10.56354/jendelainovasi.v1i1.11

Atchley, R. C. (1976). The sociology of retirement. Schenkman Publishing Company.

Corsini, R. J. (2003). The dictionary of psychology. Brunner-Routledge.

Creswell, J. W. (2016). Research design: Pendekatan metode kualitatif, kuantitatif, dan campuran. Pustaka Pelajar.

Devintasari, M., Nurlita, L., Mahanum, M., Bidari, R. E., & Sukaningtyas, S. M. (2024). Analisis kesiapan finansial tenaga pendidik pra dan pasca pensiun. Jurnal Global Ilmiah, 2(3), 351–354.

Erikson, E. H. (1959). Identity and the life cycle. Psychological Issues, 1, 18–164.

Fuad, A., & Sapto, B. (2013). Panduan praktis penelitian kualitatif. Graha Ilmu.

Laras, S. P., Divarukmi, R. M., & Suparmi. (2024). Upaya menangani kecemasan lansia awal menjelang masa pensiun. Humanlight Journal of Psychology, 5(2), 95–108.

Maramis, O., Tiwa, T. M., & Sengkey, M. M. (2023). Psychological well being wanita yang menikah di usia 19–24 tahun di Kabupaten Minahasa. Psikopedia, 4(3), 235–246.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Papalia, D. E., Olds, S. W., & Feldman, R. D. (2009). Human development (11th ed.). McGraw-Hill.

Parnes, H. S., & Nessel, D. (2003). Retirement. In Encyclopedia of sociology (Vol. 3, pp. 2415–2420). Macmillan Reference USA.

Poerwandari, E. K. (2005). Manusia dalam pendekatan kualitatif. Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.

Ryff, C. D. (1989). Happiness is everything, or is it? Explorations on the meaning of psychological well-being. Journal of Personality and Social Psychology, 57(6), 1069–1081. https://doi.org/10.1037/0022-3514.57.6.1069

Ryff, C. D., & Keyes, C. L. M. (1995). The structure of psychological well-being revisited. Journal of Personality and Social Psychology, 69(4), 719–727. https://doi.org/10.1037/0022-3514.69.4.719

Santrock, J. W. (1995). Life-span development (5th ed.). Brown & Benchmark.

Santrock, J. W. (2002). Perkembangan masa hidup (Edisi 5). Erlangga.

Santrock, J. W. (2020). Life-span development (19th ed.). McGraw Hill.

Saroso, S. (2017). Penelitian kualitatif: Dasar-dasar (Edisi 2). Indeks.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Downloads

Published

2026-11-02

How to Cite

Suwu, C. M., Tiwa, T. M., & Lovihan, M. A. K. (2026). Analisis Psychological Well-Being pada Individu Menjelang Masa Pensiun di Desa Leilem 2 Kecamatan Sonder Kabupaten Minahasa. JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 2003–2020. https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2764