Edukasi Pentingnya Nutrisi bagi Penderita Tuberkulosis Paru pada Lansia di Puskesmas Sokaraja 1

Authors

  • Adelia Lulu Nafisha Universitas Harapan Bangsa
  • Madyo Maryoto Universitas Harapan Bangsa
  • Mariah Ulfah Universitas Harapan Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2773

Keywords:

Intervensi Edukasi, Lansia, Nutrisi, Pendidikan Kesehatan, Tuberkulosis

Abstract

Lansia penderita tuberkulosis (TB) paru rentan mengalami masalah gizi dan memiliki keterbatasan pengetahuan mengenai pentingnya nutrisi selama proses pengobatan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan lansia penderita TB paru mengenai pentingnya nutrisi melalui edukasi kesehatan. Kegiatan menggunakan metode pre-test post-test without control group. Sasaran terdiri atas 7 lansia berusia 60 tahun ke atas penderita TB paru di wilayah kerja Puskesmas Sokaraja 1. Instrumen berupa kuesioner pengetahuan sebanyak sepuluh soal, sedangkan data dianalisis secara deskriptif berdasarkan persentase tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi. Hasil menunjukkan bahwa sebelum edukasi terdapat 4 lansia (57,14%) dengan pengetahuan kurang dan 3 lansia (42,86%) dengan pengetahuan cukup. Setelah edukasi, 5 lansia (71,43%) memiliki pengetahuan baik dan 2 lansia (28,57%) memiliki pengetahuan cukup. Kesimpulannya, edukasi kesehatan melalui ceramah, diskusi, leaflet, video, dan demonstrasi seduhan bubuk daun kelor dapat meningkatkan tingkat pengetahuan lansia mengenai pentingnya nutrisi TB paru.

References

Abadi, E., Ayu, F., & Ditamaya, A. (2026). Peran Edukator Perawat dalam Meningkatkan Kepatuhan Pengobatan pada Lansia dengan Diabetes Melitus [The role of nurse educators in improving treatment compliance in elderly patients with diabetes mellitus]. International Journal of Diabetes, 5(1), 413–25. https://doi.org/10.1234/ijd.v5i1.413

Gurusinga, R. (2023). Edukasi Pentingnya Makanan Bergizi bagi Penderita TB Paru di Puskesmas Tanjung Morawa [Education about the importance of nutritious food for pulmonary TB sufferers at Tanjung Morawa Health Center]. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 12–18.

Maharani, N., Fellyesa, R., Salsabila, F., Adalina, G., Sitepu, K. B., & Saputri, E. (2025). Analisis Kebutuhan dan Pemenuhan Nutrisi pada Lansia. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 8(3), 9214–9219.

Nasution, F., Aisyah, A., Rahma, A. M., & Safitri, M. R. (2025). Ruang Lingkup Kebutuhan dan Kondisi Lansia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2(1), 45–52.

Nugraha, I. Z., Syafitri, I. N., & Nurzahra, K. (2023). Upaya Pencegahan Tuberkulosis pada Lanjut Usia melalui Program Senam Pernafasan pada Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 1 Cipayung. Jurnal Pengabdian Kesehatan, 2(2), 101–108.

Ratnasari, N. Y. (2023). Upaya Peningkatan Pengetahuan melalui Pemberian Penyuluhan Kesehatan tentang Penatalaksanaan Tuberkulosis pada Kelompok Lansia “Ngudi Waras.” Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(1), 49–54.

Roza, S. H., Khalisa, S. S., Rizki, S., Rahmahesi, S., & Windy, V. (2025). Peningkatan Pengetahuan Lansia melalui Edukasi Tuberkulosis (TB) di Posyandu Lansia Puskesmas Belimbing, Padang. Jurnal Riset Pengabdian Masyarakat, 8(3), 349–357.

Vega, V. A., Silalahi, M., Dasat, M., & Kartika, D. (2025). Perawatan Tuberculosis Paru Berulang: Studi Kasus. Jurnal Keperawatan Indonesia, 12(1), 88–95.

Wahyuni, Y. S., Zuniarto, A. A., & Shinta, C. (2025). Pengaruh Penayangan Video Edukasi terhadap Tingkat Pengetahuan dan Kepatuhan Pasien TBC. Jurnal Farmasi Klinik, 8(2), 29–40.

Downloads

Published

2026-10-18

How to Cite

Nafisha, A. L., Maryoto, M., & Ulfah, M. (2026). Edukasi Pentingnya Nutrisi bagi Penderita Tuberkulosis Paru pada Lansia di Puskesmas Sokaraja 1. JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 1591–1599. https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2773