Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja tentang IMS dengan Sikap Pencegahan IMS pada Siswa di SMAS PGRI 109 Tangerang

Authors

  • Zahratun Melati Program Studi Ilmu Keperawatan Program Sarjana Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas YATSI Madani
  • Nuryani Program Studi Ilmu Keperawatan Program Sarjana Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas YATSI Madani
  • Cicirosnita Jayadi Idu Program Studi Ilmu Keperawatan Program Sarjana Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas YATSI Madani

DOI:

https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2778

Keywords:

Infeksi Menular Seksual, Pengetahuan, Pencegahan, Remaja, Sikap

Abstract

Infeksi Menular Seksual (IMS) merupakan salah satu persoalan kesehatan yang perlu mendapat perhatian pada kelompok remaja karena berkaitan dengan pengetahuan dan sikap dalam melakukan pencegahan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan tingkat pengetahuan remaja tentang IMS dengan sikap pencegahan IMS pada siswa di SMAS PGRI 109 Tangerang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelatif dan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 356 siswa kelas X dengan sampel 209 responden yang dipilih menggunakan proportional stratified random sampling. Instrumen penelitian terdiri atas kuesioner pengetahuan IMS dan kuesioner sikap pencegahan IMS. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Pearson Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 117 responden (56,0%) memiliki tingkat pengetahuan cukup dan 106 responden (50,7%) memiliki sikap pencegahan IMS negatif. Responden dengan pengetahuan baik memiliki sikap positif sebesar 61,8%, sedangkan responden dengan pengetahuan kurang memiliki sikap negatif sebesar 62,5%. Uji Pearson Chi-Square memperoleh p = 0,021. Kesimpulannya, terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan remaja tentang IMS dengan sikap pencegahan IMS pada siswa di SMAS PGRI 109 Tangerang.

References

Anggraeni, D. (2022). Buku ajar metodologi penelitian kesehatan. STIKes Majapahit Mojokerto.

Dinas Kesehatan Provinsi Banten. (2025). Kasus penyakit menurut kabupaten/kota dan jenis penyakit di Provinsi Banten, 2025. Dinas Kesehatan Provinsi Banten.

Dinas Kesehatan Kota Tangerang. (2022). Persentase remaja yang terkena Infeksi Menular Seksual (IMS). Dinas Kesehatan Kota Tangerang.

Hansen, S., Rostiyanti, S. F., Hansun, S., Setiawan, A. F., Sulastri, S., Nurmadina, & Sany, N. (2023). Etika penelitian: Teori dan praktik. Podomoro University Press.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). Berani tes, berani lindungi diri, Kemenkes targetkan eliminasi HIV dan IMS pada tahun 2030. Kementerian Kesehatan RI.

Kusumajati, D. A. (2021). Mengenal sikap. Penerbit Utama.

Lubis, E., Novi, N. A., Sutandi, A., Setiyadi, A., & Manurung, S. (2024). Hubungan tingkat pengetahuan remaja tentang infeksi menular seksual dengan perilaku seksual pranikah remaja. Binawan Student Journal, 6(2), 174–182. https://doi.org/10.54771/aenejr76

Maharati, E. F., Simanungkalit, K. D., Aritonang, T. W. C., Ingrit, B. L., & Silalahi, E. (2024). Gambaran pengetahuan dan sikap remaja putri tentang infeksi menular seksual di satu universitas swasta Kabupaten Tangerang. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 16(2), 85–94.

Oluwole, E. O., Oyekanmi, O. D., Ogunyemi, D. O., & Osanyin, G. E. (2022). Knowledge, attitude and preventive practices of sexually transmitted infections among unmarried youths in an urban community in Lagos State, Nigeria. African Journal of Primary Health Care & Family Medicine, 14(1), Article a3215. https://doi.org/10.4102/phcfm.v14i1.3215

Rahayu, S., & Elliana, D. (2022). Pengetahuan dan sikap remaja tentang infeksi menular seksual (IMS) dengan perilaku pencegahan terhadap IMS di Desa Baru Benua Kayong. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 15(1), 22–30.

Rohman, N. (2024, October 11). Pengetahuan: Definisi, tingkatan, dan faktor yang mempengaruhi. Media Edukasi Kesehatan.

Salas-Marquez, C., Bosch García, R., Repiso Jiménez, J. B., Clavo Escribano, P., & Rivas Ruiz, F. (2024). Development of a questionnaire on knowledge, habits, and attitudes on sexually transmitted infections in teenagers and young adults. Actas Dermo-Sifiliográficas, 115(4), 387–392. https://doi.org/10.1016/j.ad.2023.07.024

Sembiring, T., Irmawati, Sabir, M., & Indra, T. (2024). Buku ajar metodologi penelitian (teori dan praktik). PT Media Pustaka.

Vatrisya, G., Febliyanti, D., & Anggraini, D. (2024). Infeksi menular seksual pada remaja di Indonesia: Prevalensi, faktor risiko dan upaya pencegahan. Journal of Public Health Science, 1(2), 45–53.

Warsah, I., & Daheri, M. (2021). Psikologi: Suatu pengantar. Deepublish.

World Health Organization. (2025). Sexually transmitted infections (STIs). World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/sexually-transmitted-infections-(stis

Downloads

Published

2026-10-18

How to Cite

Melati, Z., Nuryani, & Idu, C. J. (2026). Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja tentang IMS dengan Sikap Pencegahan IMS pada Siswa di SMAS PGRI 109 Tangerang. JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 1600–1610. https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2778