Pengaruh Pemberian Air Rebusan Daun Kemangi (Ocimum basilicum) terhadap Keputihan (Fluor albus) pada Remaja Putri di Pondok Pesantren Miftahul Huda Nuruddin Tahun 2026
DOI:
https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2783Keywords:
Daun Kemangi, Keputihan, Kesehatan Reproduksi, Remaja Putri, Terapi HerbalAbstract
Keputihan merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami remaja putri dan dapat berkaitan dengan kebersihan organ reproduksi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian air rebusan daun kemangi (Ocimum basilicum) terhadap keputihan pada remaja putri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experiment dan rancangan one-group pretest-posttest. Populasi dan sampel berjumlah 40 remaja putri di Pondok Pesantren Miftahul Huda Nuruddin yang dipilih melalui total sampling. Instrumen penelitian berupa lembar observasi, SOP intervensi, dan kuesioner keputihan yang valid dan reliabel. Intervensi diberikan selama 7 hari dan data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan bahwa sebelum intervensi terdapat 35 responden (87,5%) dengan keputihan abnormal, sedangkan setelah intervensi menjadi 12 responden (30%). Uji Wilcoxon menunjukkan Z = -5,558 dan p = 0,001. Kesimpulannya, terdapat perbedaan kondisi keputihan sebelum dan sesudah pemberian air rebusan daun kemangi pada remaja putri.
References
Alit Wardana, P., Arsana, I. N., & Sudaryati, N. L. G. (2022). Pertumbuhan bakteri Salmonella typhi dapat dihambat dengan air rebusan daun kemangi (Ocimum basilicum L.) tetapi tidak dengan air perasannya. Jurnal Widya Biologi, 13(1), 55–63. https://doi.org/10.32795/widyabiologi.v13i01.2903
Azizah, F. M., & Dewi, N. R. (2020). Pengaruh pemberian Ocimum basilicum (daun kemangi) terhadap kejadian keputihan patologis pada wanita usia subur di Puskesmas Kraksaan Kabupaten Probolinggo. Jurnal Ilmiah Kebidanan (Scientific Journal of Midwifery), 6(2), 125–134. https://doi.org/10.33023/Jikeb.V6i2.614
Creswell, J. W. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. SAGE Publications.
Dinas Kesehatan Provinsi Banten. (2022). Profil kesehatan Provinsi Banten tahun 2022. Dinas Kesehatan Provinsi Banten.
Habibah, I., Rosita, Rahmawati, N., & Risyanti, B. (2025). Pengaruh pemberian rebusan Ocimum basilicum (daun kemangi) terhadap kejadian keputihan pada wanita usia subur di Klinik Pratama Fadillah tahun 2025. Program Studi Sarjana Kebidanan, STIKes Dharma Husada.
Harahap, E. (2021). Pengaruh pemberian rebusan Ocimum basilicum (daun kemangi) terhadap kejadian keputihan pada remaja di Kelurahan Silandit Padangsidimpuan Selatan tahun 2021. Universitas Aufa Royhan.
Rifdayanti, G. U., Arya KF, I. W., & Sukmana, B. I. (2022). Pengaruh perendaman ekstrak batang pisang Mauli 25% dan daun kemangi 12,5% terhadap nilai kekasaran permukaan basis akrilik menggunakan resin akrilik tipe heat cured. Dentin (Jurnal Kedokteran Gigi), 3(3), 75–81. https://doi.org/10.20527/dentin.v3i3.1341
Saidah, S., Vallen I. P., N., & Soraya, D. (2025). Pengaruh pemberian daun kemangi (Ocimum basilicum) terhadap keputihan (fluor albus) pada remaja putri. Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia, 3(4), 204–213. https://doi.org/10.63265/jkti.v3i4.122
Saputri, R. D., & Fauzia, E. (2023). Literatur review obat tradisional dalam mengatasi keputihan. Nersmid: Jurnal Keperawatan dan Kebidanan, 6(2), 185–194. https://doi.org/10.55173/nersmid.v6i2.185
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Syam, A. J., & Astuti, N. T. (2024). Intervention of giving basil leaves to women of childbearing age with vaginal discharge. Journal of Nursing Studies, 1(1), 41–48.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Agriyaningsih Oktaviana Hadi, Leni Halimatusyadiah, Filda Fairuza, & Hera Puspita Sari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








