Hubungan Rasio Neutrofil, Limfosit dengan Skor Gensini pada Pasien Penyakit Jantung Koroner di RSU Haji Medan

Authors

  • Muhammad Akbar Manurung Faculty of Medicine, Muhammadiyah University of north Sumatera
  • Dedi Ansyari Faculty of Medicine, Muhammadiyah University of north Sumatera

DOI:

https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2789

Keywords:

Penyakit Jantung Koroner, Rasio Neutrofil Limfosit, Gensini

Abstract

Pendahuluan: Penyakit jantung koroner merupakan suatu keadaan yang disebabkan oleh adanya penumpukan plak atau polutan yang dapat menyebabkan obstruksi secara perlahan dan akan mempersempit satu atau lebih arteri koroner epikardial yang dibagi jadi 4, yaitu STEMI, NSTEMI, SAP dan UAP. Inflamasi berperan penting terhadap terjadinya aterosklerosis yang menyebabkan penyakit jantung koroner. Penanda inflamasi sistemik yang baik digunakan adalah rasio neutrofil limfosit (RNL). Stratifikasi digunakan untuk menilai tingkat keparahan. Demikian pula, pada Gensini skor, penilaian dilakukan dengan memberikan skor berdasarkan tingkat penyumbatan arteri koroner dan lokasi spesifik dari penyumbatan tersebut, yang kemudian digunakan untuk menentukan tingkat keparahan penyakit jantung koroner. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan rasio neutrofil limfosit dengan gensini skor pada pasien penyakit jantung koroner di RSU Haji Medan melibatkan 47 responden yang dirawat inap. Metode: Penelitian ini akan dilakukan dengan menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross sectional menggunakan data sekunder dari rekam medis pasien yaitu hasil laboratorium darah rutin dan gensini skor. Hasil: Dari penelitian ini didapatkan Gambaran nilai median rasio neutrofil limfosit pada pasien pjk kelompok derajat stenosis ringan-sedang sebesar 3,33 (1,47-4,93) dan median rasio neutrofil limfosit pada derajat keparahan berat sebesar 7,40 (6,08-12,57). Berdasarkan uji Koefisien Korelasi Spearman Test, didapatkan nilai p value = 0.000 (p value <0.05) dan kekuatan korelasi 0.850 (hubungan sangat kuat). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara rasio neutrofil limfosit dengan Gensini skor pada pasien penyakit jantung koroner.

References

Akmal, T. H., Susanto, A., Tri, R., Dewi, K., & Sunggoro, A. J. (2024). Hubungan rasio neutrofil limfosit terhadap komplikasi kardiovaskular pada pasien penyakit ginjal kronik hemodialisis. Jurnal Penyakit Dalam Indonesia, 11(1), 3–8. https://doi.org/10.7454/jpdi.v11i1.1524

Alzena, O. M. (2019). Hubungan antara rasio neutrofil/limfosit dengan enzim jantung pada pasien sindrom koroner akut di RS Muhammadiyah Palembang [Skripsi, Universitas Muhammadiyah Palembang, Fakultas Kedokteran].

Anindita, S. D. M. (2021). Peringatan Hari Jantung Sedunia 2021: Jaga jantungmu untuk hidup lebih sehat. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://ayosehat.kemkes.go.id/peringatan-hari-jantung-sedunia-2021-jaga-jantungmu-untuk-hidup-lebih-sehat

Arbel, Y., Finkelstein, A., Halkin, A., et al. (2012). Neutrophil/lymphocyte ratio is related to the severity of coronary artery disease and clinical outcome in patients undergoing angiography. Atherosclerosis, 225(2), 456–460. https://doi.org/10.1016/j.atherosclerosis.2012.09.009

Balta, S., Celik, T., Mikhailidis, D. P., et al. (2016). The relation between atherosclerosis and the neutrophil–lymphocyte ratio. Clinical and Applied Thrombosis/Hemostasis, 22(5), 405–441. https://doi.org/10.1177/1076029615569568

Cho, J. H., Cho, H. J., Lee, H. Y., et al. (2020). Neutrophil-lymphocyte ratio in patients with acute heart failure predicts in-hospital and long-term mortality. Journal of Clinical Medicine, 9(2). https://doi.org/10.3390/jcm9020557

Erawati, A. D. (2021). Peningkatan pengetahuan tentang penyakit jantung koroner. Jurnal ABDIMAS-HIP: Pengabdian kepada Masyarakat, 2(1), 6–9. https://doi.org/10.37402/abdimaship.vol2.iss1.113

Fan, Z., Li, Y., Ji, H., & Jian, X. (2018). Prognostic utility of the combination of monocyte-to-lymphocyte ratio and neutrophil-to-lymphocyte ratio in patients with NSTEMI after primary percutaneous coronary intervention: A retrospective cohort study. BMJ Open, 8(10), 1–10. https://doi.org/10.1136/bmjopen-2018-023459

Fadlilah, S., & Sucipto, T. A. (2019). Usia, jenis kelamin, perilaku merokok dan IMT berhubungan dengan risiko penyakit kardiovaskular. Jurnal Keperawatan, 11(4), 261–268.

Gong, S., Gao, X., Xu, F., et al. (2018). Association of lymphocyte to monocyte ratio with severity of coronary artery disease. Medicine, 97(43). https://doi.org/10.1097/MD.0000000000012813

Hendrawan, H., Winarto, A. T., Raflizar, et al. (2013). Riskesdas dalam angka Provinsi Sumatera Utara tahun 2013 (Vol. 7). https://terbitan.litbang.depkes.go.id/penerbitan/index.php/blp/catalog/book/157

Ivon, V. M., & Sudirman, A. Y. (2017). Penyakit jantung koroner. Universitas Muhammadiyah Palu.

Januantari, N. P. E., Irawati, D., & Rahmat, B. (2023). Relationship between neutrophil to lymphocyte ratio (NLR) and Gensini score in patients with coronary artery disease (CAD) at Mataram City General Hospital: A cross-sectional study. Cardiovascular and Cardiometabolic Journal, 4(1), 11–23. https://doi.org/10.20473/ccj.v4i1.2023.11-23

Jazaul, A., Woelansari, S. D., Si, M. K., Jurusan, Suhariyadi, S. P. d., & Jurusan. (2021). Analisis nilai rasio neutrofil limfosit terhadap kadar high sensitivity C-reactive protein pada pasien penyakit jantung koroner. Poltekkes Kemenkes Surabaya.

Jebari-Benslaiman, S., Galicia-García, U., Larrea-Sebal, A., et al. (2022). Pathophysiology of atherosclerosis. International Journal of Molecular Sciences, 23(6), 1–38. https://doi.org/10.3390/ijms23063346

Jagadish, H. R., Divyaprakash, M., Manjunath, R., & Girish, P. G. (2018). Association between neutrophil to lymphocyte ratio and severity of coronary artery disease, 5*(2), 265–270.

Kurnia, E., Limijadi, S., Setyadi, A., Utami, S. B., Puruhito, B., & Sofia, S. N. (2020). The correlation between neutrophil lymphocyte ratio, C-reactive protein, and serum amyloid A with the degree of stenosis in acute coronary syndrome. B-Clin Sci, 8, 1234–1239.

Kurnia Setiawan, L. E., Adhipireno, P., & Budiwiyono, I. (2019). Correlation between leucocyte count, neutrophil lymphocyte ratio (NLR), C-reactive protein (CRP) and coronary artery stenosis degree on stable coronary artery disease. Bali Medical Journal, 8(1), 259–263. https://doi.org/10.15562/bmj.v8i1.1343

Li, X., Ji, Y., Kang, J., & Fang, N. (2018). Association between blood neutrophil-to-lymphocyte ratio and severity of coronary artery disease. Meta-Analysis Observational Studies Epidemiology Medicine, 97, 1–9.

Lestari, R. D., Dewi, R., & Sanuddin, M. (2020). Evaluasi penggunaan obat pada pasien penyakit jantung koroner di instalasi rawat inap RSUD Raden Mattaher Jambi: Evaluation of drug use in coronary heart disease patients in instalation Raden Mattaher Jambi Hospital. Jurnal Healthc Technology and Medicine, 6(1), 54–61.

Matschinsky, F. M., & Wilson, D. F. (2019). The central role of glucokinase in glucose homeostasis: A perspective 50 years after demonstrating the presence of the enzyme in islets of Langerhans. Frontiers in Physiology, 10, Article 148. https://doi.org/10.3389/fphys.2019.00148

Muliana, M., Rahmat, B., & Priyambodo, S. (2020). The correlation between lymphocyte platelet ratio and Gensini score in coronary heart disease patients. Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 20(1), 15–20. https://doi.org/10.18196/mm.200136

Purwanto, I. A., A. P., & I. E. K. S. L. (2023). Hubungan jumlah leukosit, rasio neutrofil limfosit dan rasio monosit limfosit dengan derajat stenosis koroner pada penyakit jantung koroner. Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan, 5(3), 172–178.

Pusparisa, Y. (2020). Jutaan orang meninggal akibat penyakit jantung koroner (tingkat kematian penyakit di Asia Tenggara per 100.000 jiwa). Databoks. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2020/02/18/jutaan-jiwa-meninggal-akibat-penyakit-jantung-koroner

Setiawan, L. E. K., Adhipireno, P., & Budiwiyono, I. (2019). Correlation between leucocyte count, neutrophil lymphocyte ratio (NLR), C-reactive protein (CRP) and coronary artery stenosis degree on stable coronary artery disease. Bali Medical Journal, 8(1), 259–263. https://doi.org/10.15562/bmj.v8i1.1343

Sunardi, A. E. P., Cahyadi, S. S., Yofrido, F. M., et al. (2023). Korelasi antara neutrophil-to-lymphocyte ratio dengan fraksi ejeksi pada pasien penyakit jantung koroner: Studi di Sulawesi Utara, Indonesia. e-CliniC, 11(1), 33–39.

Ying, Y., Yu, F., Luo, Y., et al. (2021). Neutrophil-to-lymphocyte ratio as a predictive biomarker for stroke severity and short-term prognosis in acute ischemic stroke with intracranial atherosclerotic stenosis. Frontiers in Neurology, 12, 1–12. https://doi.org/10.3389/fneur.2021.705949

Downloads

Published

2026-09-28

How to Cite

Manurung, M. A., & Ansyari, D. (2026). Hubungan Rasio Neutrofil, Limfosit dengan Skor Gensini pada Pasien Penyakit Jantung Koroner di RSU Haji Medan. JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 1047–1057. https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2789