Hubungan Ketidakhadiran Ayah (Fatherless) dengan Perilaku Merokok di SMK Terpadu Al-Farabi Kecamatan Sunggal

Authors

  • Rizki Yani Purba Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia
  • Salianto Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia
  • Kasron Nasution Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia
  • Eliska Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia
  • Wasiyem Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2815

Keywords:

Fatherlees, perilaku merokok, remaja kesehatan

Abstract

Perilaku merokok pada remaja merupakan masalah kesehatan masyarakat karena dapat berkembang menjadi kebiasaan yang menetap dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan. Ketidakhadiran ayah (fatherless) dipandang sebagai kondisi rendahnya kehadiran atau keterlibatan ayah dalam pengasuhan yang berpotensi memengaruhi pembentukan perilaku kesehatan remaja. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan ketidakhadiran ayah (fatherless) dengan perilaku merokok pada siswa SMK Terpadu Al-Farabi Kecamatan Sunggal. Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan potong lintang. Sebanyak 87 remaja putra kelas X dan XI dipilih menggunakan total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji Chi-Square. Sebagian besar responden memiliki tingkat fatherless rendah, yaitu 50 orang (57,5%), sedangkan 37 orang (42,5%) berada pada kategori tinggi. Perilaku merokok sebagian besar berada pada kategori rendah, yaitu 60 orang (69,0%), sedangkan 27 orang (31,0%) berada pada kategori tinggi. Analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara fatherless dan perilaku merokok dengan p-value 0,005. Responden dengan fatherless tinggi memiliki peluang 4,316 kali lebih besar untuk menunjukkan perilaku merokok tinggi dibandingkan responden dengan fatherless rendah (95% CI 1,640–11,357). Temuan ini menunjukkan pentingnya keterlibatan ayah, pengawasan keluarga, dan penguatan promosi kesehatan remaja dalam pencegahan perilaku merokok.

References

Badan Pusat Statistik. (2025). Persentase penduduk berumur 15 tahun ke atas yang merokok tembakau selama sebulan terakhir menurut kelompok umur (persen). https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTQzOCMy/persentase-merokok-pada-penduduk-umur---15-tahun-menurut-kelompok-umur.html

Cabrera, N. J. (2020). Father involvement, father-child relationship, and attachment in the early years. Attachment & Human Development, 22, 134–138. https://doi.org/10.1080/14616734.2019.1589070

Ismah, Z., Tanjung, H. Y., & Afifah, S. (2025). Fathering influences predict teenager smoking addiction. Journal of Community Mental Health and Public Policy, 8, 25–36. https://doi.org/10.51602/cmhp.v8i1.234

Julianti, U. F. (2024). Hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku merokok siswa di SMAN 1 Sebawi tahun 2024. Aspiration of Health Journal, 2, 1–7. https://doi.org/10.55681/aohj.v2i1.319

Komang, N., & Bintang, P. (2025). Krisis figur ayah: Dampak fatherless pada perkembangan individu. Jurnal Psikologi Perseptual, 10. http://jurnal.umk.ac.id/index.php/perseptual

Lisa Setyowati. (2020). Faktor yang mempengaruhi perilaku merokok pada remaja awal di Surabaya Utara. Skripsi, Universitas Airlangga.

Primilies Oktania, N., Widjarnako, B., & Shaluhiyah, Z. (2023). Penyebab perilaku merokok pada remaja: The causes smoking behavior in adolescents. Jambura Health and Sport Journal, 5.

Santrock, J. W. (2019). Adolescence. McGraw-Hill Education.

Saputro, F., & Oktarina, N. D. (n.d.). Communication relationship of parents with adolescent smoking behavior at SMP PGRI Bergas: Hubungan komunikasi orangtua dengan perilaku merokok remaja di SMP PGRI Bergas. Jurnal Kesehatan Masyarakat. https://jurnal.iakmikudus.org/index.php/mjhs

Sarah, S. A., & Angeliana, D. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku merokok pada remaja di SMAS Muhammadiyah 24 Grogol tahun 2023. Jukeke, 3, 24–35. https://doi.org/10.56127/juk

Saridewi, I. I., & LT. (2023). Hubungan kurangnya keterlibatan pola asuh ayah (fatherless) dengan perilaku adiksi merokok pada remaja: Studi literatur.

Siregar, P. A., Hayati, F., Hasibuan, R. R. A., & Nurhayati. (2023). Pengaturan display rokok di sekitar sekolah terhadap pembelian rokok dan perilaku merokok siswa. CV Adanu Abimata.

Suryawan, N. W., Bachrun, E., Prayitno, S., & Kuswanto, K. (2023). Hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku merokok pada anak remaja laki-laki. JPKM: Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat, 4, 1–7. https://doi.org/10.47575/jpkm.v4i1.470

World Health Organization. (2025). Tobacco. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/tobacco.

Downloads

Published

2026-10-02

How to Cite

Purba, R. Y., Salianto, Nasution, K., Eliska, & Wasiyem. (2026). Hubungan Ketidakhadiran Ayah (Fatherless) dengan Perilaku Merokok di SMK Terpadu Al-Farabi Kecamatan Sunggal. JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 1164–1170. https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2815