Optimasi Formula Sediaan Lotion dari Ekstrak Daun Nangka (Artocarpus heterophyllus Lam.) sebagai Antioksidan dengan Simplex Lattice Design

Authors

  • Hellys Nawang Clarista Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Tiara Ajeng Listyani Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Danang Raharjo Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2842

Keywords:

Antioxidants, DPPH, Daun Nangka, Lotion, Simplex Lattice Design

Abstract

Pada tahun 2022 WHO mencatat prevalensi melanoma maligna mencapai 331.722 kasus diseluruh dunia dengan 25.033 kasus di Asia dan 1.716 kasus di Indonesia. Radikal bebas akibat paparan lingkungan terhadap kerusakan kulit sehingga diperlukan pengembangan sediaan topikal berbahan alam dengan aktivitas antioksidan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi aktivitas antioksidan ekstrak daun nangka, karakteristik fisik lotion, dan menentukan formula optimum menggunakan Simplex Lattice Design. Penelitian merupakan eksperimental laboratorium dengan populasi daun nangka dari Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah dan sampel sebanyak 5 kg. Ekstrak dibuat dengan maserasi menggunakan etanol 96%. Instrumen meliputi spektrofotometer UV-Vis, viskometer, moisture analyzer, rotary evaporator, dan Design Expert versi 13. Data dianalisis melalui evaluasi fisik, ANOVA, Simplex Lattice Design, dan penentuan IC₅₀ menggunakan metode DPPH. Ekstrak menghasilkan IC₅₀ 9,58 ppm, sedangkan lotion formula optimum sebesar 22,48 ppm, keduanya termasuk kategori sangat kuat. Formula optimum terdiri atas asam stearat 80% dan TEA 20% dengan desirability 1. Kesimpulan: Ekstrak daun nangka memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat dan dapat diformulasikan menjadi lotion dengan karakteristik fisik yang memenuhi kriteria serta formula optimum yang dapat diprediksi menggunakan Simplex Lattice Design.

References

Achmad, M. N., Stevany, A., Masengi, R., Posangi, J., Mambo, C. D., & Binahong, D. (2024). Skrining fitokimia dan uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) terhadap Streptococcus mutans dan Escherichia coli. 14(3), 1–13.

Afandi, M. S., Nurlaeli, L., & Elly, A. F. (2025). Uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun nangka (Artocarpus heterophyllus Lam.) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. 2, 1–8.

Afifah, N., Riyanta, A. B., & Amananti, W. (2023). Fitokimia pada ekstrak daun mangga harum manis (Mangifera indica L.). 5(1), 54–61.

Amar, H. (2024). Improving simplicia of Kerangas forest by minimizing microbial content under ultraviolet radiation treatment. Proceedings of the National Academy of Sciences, India Section B: Biological Sciences, 94(1), 101–106. https://doi.org/10.1007/s40011-023-01512-0

Andi, W., Muhammad, A., & Widya, A. (2024). Formulasi sediaan serum dari ekstrak etanol daun nangka (Artocarpus heterophyllus Lam.) sebagai antijerawat terhadap Propionibacterium acnes. Jurnal Ilmiah Farmasi Farmasyifa, 7(2), 132–146.

Anggriani, M. S., Dwipayani Lestari, N. K., & Yunita Sari, N. K. (2022). Uji aktivitas antioksidan ekstrak daun nangka (Artocarpus heterophyllus) dengan metode DPPH. 6(1).

Aqila, A. B., Asni, A., Abdul, M., & Maksum, R. (2023). Rasio nilai rendamen dan lama ekstraksi maserat etanol daging buah burahol (Stelecocharpus burahol) berdasarkan cara preparasi simplisia. 1(3), 176–184.

Arfianto, E. (2025). Formulasi dan evaluasi sediaan handbody lotion ekstrak pegagan (Centella asiatica L.) kombinasi niacinimade. 8.

Arini, J., Wijayatri, R., Wahyuningtyas, E. S., & Handayani, E. (2025). Standarisasi parameter spesifik non spesifik ekstrak etanol daun kersen (Muntingia calabura L.) asal daerah Blitar Jawa Timur. 16(2), 206–216.

Arthania, T., Purwati, E., Puspadina, V., & Safitri, C. I. N. H. (2021). Formulasi dan uji mutu fisik body lotion ekstrak kulit buah pir (Pyrus bretschneideri). Artikel Pemakalah Paralel, VI, 416–422.

Ayu, W., Cindiansya, Jihan, R., Riswanti, F., Sri, A., & Lia, F. (2023). Menganalisis pengujian kadar air dari berbagai simplisia bahan alam menggunakan metode gravimetri. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9, 190–193.

Depkes RI. (2000). Parameter standar umum ekstrak tumbuhan obat.

Endah, W. (2022). Preparasi simplisia bunga telang berpotensi antibakteri melalui optimasi suhu dan waktu microwave. 11(1), 15–22.

Erina, H., Shinta, W., Radho, A. K., & Diah, A. W. (2025). Uji aktivitas antioksidan pada sediaan lotion ekstrak kulit buah sirsak (Annona muricata L.) dengan metode DPPH. 10(2), 79–89.

Fadillah, M., Burhanuddin, T., & Deby, P. (2021). Pengukuran parameter spesifik dan non spesifik ekstrak etanol daun. Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia, 6(1), 1–12.

Fadlilaturrahmah, Rahmat, R., Normaidah, Audya, R., & Amalia, K. (2023). Uji skrining fitokimia dan aktivitas tabir surya ekstrak etanol daun bangkal (Nauciea subdita (Korth.) Steud.). Jurnal Sains dan Kesehatan, 5(5), 701–707.

Fatimah, N., Fitriawati, A., & Wahyu, R. (2025). Optimasi basis krim variasi asam stearat dan TEA dengan metode Simplex Lattice Design. 129–137.

Hajrin, W. (2024). Aktivitas antioksidan sediaan gel di berbagai tanaman menggunakan metode DPPH. 5, 7573–7582.

Hamsinah, Aminah, & Amelia, M. (2024). Formulasi dan nilai SPF lotion ekstrak etanol daun porang (Ammorphophallus muelleri Blume) dengan variasi emulgator asam stearat-TEA. 20(1).

Hanif, N., Fitriawati, A., & Wardani, T. S. (2025). Optimasi sediaan lotion ekstrak daun matoa (Pometia pinnata) terhadap Staphylococcus aureus ATCC 25923. 9(9), 178–206.

Hanifah, N., Wahdaningsih, S., Najini, R., Farmasi, P. S., Kedokteran, F., & Tanjungpura, U. (2025). Kajian standardisasi fitokimia ekstrak etanol 70% daun nangka (Artocarpus heterophyllus) untuk pengembangan obat herbal terstandar. Journal Pharmacy Off Tanjungpura, 3(1), 62–75.

Handayani, R., Handayani, R., Qamariah, N., Sartika, F., & Nugroho, S. A. (2024). Uji parameter non spesifik simplisia umbi sarang semut asal Kalimantan Tengah. Jurnal Ilmiah Farmasi Akademi Farmasi, 7, 116–124.

Hidayat, I. R., Sopyan, I., & Zuhrotun, A. (2021). Design-Expert sebagai alat optimasi formulasi sediaan farmasi. Majalah Farmasetika, 6(1), 99–120.

Hidayati, M., Purwati, E., Puspadina, V., & Nur, C. I. (2021). Formulasi dan uji mutu fisik body lotion ekstrak kulit buah apel Fuji (Malus domestica). 6, 312–318.

Hirta, E., Metode, L. D., & Lattice, S. (2024). Optimasi formula krim ekstrak etanol daun patikan kebo (Euphorbia hirta L.) dengan metode Simplex Lattice Design. 2024, 53–65. https://doi.org/10.36387/jifi.v7i2.2081

Jannah, S., Kurniawan, D. R., & Mulyani, E. (2022). Uji aktivitas antioksidan variasi perlakuan bunga telang (Clitoria ternatea L.) dengan metode DPPH. Jurnal Ilmiah Pharmacy, 9(1), 154–162.

Kemenkes RI. (2022). Farmakope Herbal Indonesia (Edisi II).

Laili, Z. (2022). Analisis logam berat timbal (Pb) dalam body lotion yang beredar di pasar Jember. 7(2), 1–6. https://doi.org/10.18860/jip.v7i2.17448

Larasati, K. D., Rahmatillah, A., & Luthfiyanti, N. (2025). Analisis perbandingan kandungan fitokimia ekstrak daun nangka (Artocarpus heterophyllus Lam.) dengan variasi konsentrasi pelarut. Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional, 190–196. https://doi.org/10.47701/amxykb79

Lupitasari, H. (2025). Perbandingan konsentrasi pelarut terhadap rendemen dan hasil skrining fitokimia ekstrak daun kersen (Muntingia calabura). 35–43.

Maulidah, L. K., Pambudi, D. B., Rahmatullah, S., & Waznah, U. (2022). Optimization of emulgator on body scrub ethanol extract of black mangrove leaves (Rhizophora mucronata Lam.).

Mayang, R., Sapri, & Murtiyana, S. (2025). Formulasi dan uji stabilitas hand body lotion ekstrak terpurifikasi kulit bawang merah (Allium cepa L.) sebagai antioksidan. 50–55.

Mekasha, Y., Feleke, M. G., & Mohammed, Y. (2026). Application of quality by design principles in topical semisolid formulations development: A systematic review of CQA, DoE, and control strategies.

Melisa, M., Adithya, Y., & Erladys, R. (2022). Uji aktivitas antioksidan ekstrak dan fraksi dari Callyspongia aerizusa yang diperoleh dari Pulau Manado Tua. 11, 1679–1684.

Manao, M., Karo, R. M. B., & Razoki, R. (2024). Uji aktivitas antioksidan dari fraksi etil asetat ekstrak metanol daun kerai payung (Filicium decipiens). Jambura Journal of Health Sciences and Research, 6(3), 306–318. https://doi.org/10.35971/jjhsr.v6i3.26222

Murlistyarini, D. (2023). Peran daun nangka Artocarpus heterophyllus di bidang dermatologi. Journal of Dermatology, Venereology, and Aesthetic, 4.1, 1–6.

Nafiah, S. R., Fitraneti, E., Rizal, Y., Primawati, I., & Hamama, D. A. (2024). Pengaruh paparan sinar ultraviolet terhadap kesehatan kulit dan upaya pencegahannya. 185–194.

Nordeka, M. O. (2024). Physical quality test and optimization of kirinyuh leaf ethanol extract cream using Simplex Lattice Design method. 4(1), 209–217.

Nouioura, G., Tourabi, M., Ghouizi, A. El, Kara, M., Assouguem, A., Saleh, A., Kamaly, O. Al, Ouadrhiri, F. El, Lyoussi, B., & Derwich, E. H. (2023). Optimization of a new antioxidant formulation using a Simplex Lattice mixture design of Apium graveolens L. 1–15.

Nugrahaeni, A. R. D., Roniawan, H. F., & Januarti, I. B. (2023). Formulasi dan evaluasi fisik sediaan handbody lotion niacinamide dengan kombinasi alpha arbutin sebagai brightening. 7269, 8–19.

Pramushinta, I. A. K., Ambarwati, N., & Jamlean, G. S. (2025). Perbandingan uji karakteristik ekstrak pelarut etanol 70% dan etanol 96% pada perendaman ekstrak bunga pepaya (Carica papaya L.). 6, 13681–13689.

Puruhita, R., Saptawati, T., Ariyani, D. P., Aulia, F., & Sulistyoningsih, D. (2026). Optimization of stearic acid and triethanolamine in the cream formulation of ethyl acetate fraction of clove leaves (Syzygium aromaticum L.). 9(1), 16–28. https://doi.org/10.24191/IJPNaCS.v9i1.02

Putri, D., Ade, G. R., & Agung, W. (2025). Optimalisasi formula muffin tepung jagung dan tepung labu kuning menggunakan Simplex Lattice Design. Jurnal Teknologi dan Industri Pertanian Indonesia, 17(2), 116–122.

Ramdhini, R. N. (2023). Standarisasi mutu simplisia dan ekstrak etanol bunga telang (Clitoria ternatea L.). XIII(1), 32–38.

Rochayati, P. E., Hidayat, R., & Fitriawati, A. (2024). Formulasi dan uji aktivitas antioksidan sediaan lotion ekstrak herba seledri (Apium graveolens L.) dengan metode DPPH. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(4), 11405–11423. https://doi.org/10.31004/jkt.v5i4.34850

Rosa, D. Y., Primiani, C. N., & Bhagawan, W. S. (2023). Rendemen ekstrak etanol daun genitri (Elaeocarpus ganitrus) dari Magetan. 146–153.

Sania, Raharjo, D., & Wardani, T. S. (2024). Optimasi gel moisturizer anti-aging ekstrak daun sukun dengan Simplex Lattice Design. 5, 10536–10548.

Sanjaya, P. W., Sudarsono, Sukma, D., & Buchori, A. (2024). D-optimal design optimization of solvent mixture for flavonoid extraction from Phalaenopsis leaf with antioxidant activity. 1–7. https://doi.org/10.4103/jpbs.jpbs

Sari, Y. W. (2023). Pengaruh variasi waktu panen terhadap kadar flavonoid total daun kumis kucing (Orthosiphon aristatus (Blume) Miq.). 9(2), 191–198.

Satriawan, B. (2023). Pengaruh perbedaan jenis pelarut terhadap nilai rendemen ekstrak daun pepaya (Carica papaya L.). Jurnal Ilmiah Jophus: Journal of Pharmacy UMUS, 5(1), 10–17.

Safitri, L., Nofita, N., & Tutik, T. (2023). The relationship between tannin content and antioxidant activity in the skin of cocoa fruit (Theobroma cacao L.) grown in lowlands and highlands. Jurnal Farmasi Malahayati, 6(1), 52–62.

Sevila, D. A. (2022). Determination of total phenolic, total flavonoid and antioxidant activity of Batak onion extract (Allium chinense G. Don). Indonesian Journal of Chemical Science, 11(3).

Shitta Subadra, O. (2024). Skrining dan standarisasi serbuk simplisia berdasarkan perbandingan tingkat ketuaan daun nangka (Artocarpus heterophyllus Lamk.). Duta Pharma Journal, 4(2), 268–279.

Sinta, M. (2021). Peran daun nangka (Artocarpus heterophyllus) di bidang dermatologi. Jurnal Dermatologi dan Venereologi.

Taufik, I. I., Soewandhi, S. N., & Nugraha, Y. P. (2023). Optimasi formula emulgel vitamin C dengan pendekatan Simplex Lattice Design. Jurnal Sains Farmasi & Klinis, 10(1), 145–154. https://doi.org/10.25077/jsfk.10.1.145-154.2023

Tutik, Gusti, A., & Lisnawati. (2022). Perbandingan metode maserasi, perkolasi dan ultrasonik terhadap aktivitas antioksidan kulit bawang merah (Allium cepa L.). Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 9(3), 913–923.

Usman, W., Widianti, R. A., & Shaleh, A. B. (2025). Formulasi dan evaluasi fisik sediaan salep dari variasi ekstrak buah delima (Punica granatum L.). 7(1), 240–247. https://doi.org/10.52216/jfsi.vol7no1p240-247

Vicko, S., Ahmad, B. S., Cindy, L. P., Budi, S., Adisa, L. S., & Putri, K. (2025). Standarization of simplicia and extracts from guava leaf (Psidium guajava). 10(1), 262–269.

Wachyuni, M. N., Ulfa, A. M., & Susanti, D. (2024). Aktivitas antibakteri sediaan lotion variasi virgin coconut oil (VCO) dan karagenan ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea L.) terhadap bakteri Staphylococcus aureus. 7(1), 66–80.

Yani, A., Arlin, O. S., & Lif, H. N. (2021). Formulasi dan uji aktivitas antioksidan body lotion ekstrak etanol daun kemangi (Ocimum cannum Sims) dengan metode DPPH. 13(2), 86–96.

Downloads

Published

2026-10-11

How to Cite

Clarista, H. N., Listyani, T. A., & Raharjo, D. (2026). Optimasi Formula Sediaan Lotion dari Ekstrak Daun Nangka (Artocarpus heterophyllus Lam.) sebagai Antioksidan dengan Simplex Lattice Design. JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 1323–1345. https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2842