Hubungan Kadar Gula Darah Sewaktu (GDS) dengan Kadar Hematokrit pada Pasien Stroke Iskemik Akut Rawat Inap di RSUD Anutapura Palu Tahun 2025

Authors

  • Rahmat Hariyadi Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
  • Tri Setyawati Departemen Biokimia, Fakultas Kedokteran, Universitas, Tadulako
  • Sumarni Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
  • Intania Riska Putrie Departemen Biokimia, Fakultas Kedokteran, Universitas, Tadulako
  • Virna Novrilya Dwi Astanti Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
  • Muhammad Fayyadh Rinaldy Syahir Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako

DOI:

https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2845

Keywords:

Stroke Iskemik Akut, Gula Darah Sewaktu, Hematokrit

Abstract

Stroke iskemik akut kerap memicu respons stres metabolik sistemik yang meningkatkan kadar glukosa darah sewaktu serta berpotensi memengaruhi viskositas darah melalui fenomena diuresis osmotik dan hemokonsentrasi. Evaluasi mendalam mengenai keterkaitan status glikemik dan parameter hematologi ini dilakukan untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai kondisi reologi sirkulasi pasien saat masuk perawatan. Studi observasional analitik dengan desain cross-sectional ini memanfaatkan data sekunder dari rekam medis 131 pasien stroke iskemik akut rawat inap di RSUD Anutapura Palu Sepanjang tahun 2025 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis distribusi karakteristik menunjukkan bahwa mayoritas pasien didominasi oleh laki-laki (51,9%). Gambaran kadar glukosa darah sewaktu sebagian besar berada pada kategori normal (61,1%), sementara pasien yang mengalami hiperglikemia sebesar 38,9%. Kadar hematokrit pasien juga didominasi oleh kategori normal (67,9%), diikuti kategori rendah (26%), dan tinggi (6,1%). Hasil uji statistik menggunakan Fisher-Freeman-Halton Exact Test menghasilkan nilai p = 1,000, yang mengindikasikan tidak adanya hubungan yang bermakna secara statistik antara kadar gula darah sewaktu dengan kadar hematokrit pada populasi ini. Temuan ini menegaskan bahwa fluktuasi kadar glukosa darah pada fase akut tidak secara langsung mencerminkan perubahan konsentrasi hematokrit.

References

Aditya Prayoga, & Rasyid, Z. (2022). Determinan Kejadian Stroke Iskemik Pasien Rawat Inap di RSUD Petala Bumi Provinsi Riau Tahun 2019. Jurnal Kesehatan Komunitas, 8(1), 52–58. https://doi.org/10.25311/keskom.vol8.iss1.640.

Al Baab, M. U., Fathiyyah Arifin, A., Muchsin, A. H., Rachman, E., & Wahyu, S. (2023). Gambaran Kadar Hematokrit Pasien Stroke Di RUMAH SAKIT IBNU SINA MAKASSAR TAHUN 2023. Wal’afiat Hospital Journal, 04(02), 98–109.

Dewi, L., & Fitraneti, E. (2024). Stroke Iskemik. Scientific Journal, 3(6), 379–388. http://journal.scientic.id/index.php/sciena/issue/view/22.

Familah, A., Arina Fathiyyah Arifin, K., Harun Muchsin, A., & Erwin Rachman, M. (2024). Karakteristik Penderita Stroke Iskemik dan Stroke Hemoragik. Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran, (6), 457–464.

Gustian, A. U., Safirza, S., & Mursyida, M. (2023). Hubungan Kadar Gula Darah Sewaktu dengan Kejadian Stroke di Rumah Sakit Meuraxa Banda Aceh Tahun 2023. MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA, 22(4), 266–270. https://doi.org/10.14710/mkmi.22.4.266-270.

Huang, Y. W., Li, Z. P., & Yin, X. S. (2023). Stress hyperglycemia and risk of adverse outcomes in patients with acute ischemic stroke: a systematic review and dose–response meta–analysis of cohort studies. In Frontiers in Neurology (Vol. 14). Frontiers Media SA. https://doi.org/10.3389/fneur.2023.1219863.

Kemenkes. (2024). Cegah Stroke dengan Aktivitas Fisik.

Liu, D., Liu, H., Li, Y., Zhou, Q., & Huang, Z. (2025). Correlation between the hemoglobin-to-hematocrit ratio and 3-month outcomes in patients with acute ischemic stroke: a secondary analysis based on a prospective cohort study. Frontiers in Neurology, 16. https://doi.org/10.3389/fneur.2025.1616847.

Malingkas, L. T. D., Wowor, M. F., & Berhimpon, S. L. E. (2024). Gambaran Kadar Hemoglobin dan Hematokrit pada Pasien Stroke Iskemik Berusia 15-64 Tahun di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou. E-CliniC, 12(3), 397–402. https://doi.org/10.35790/ecl.v12i3.53662.

Safitri, H. L. M., Yusriani, Y., & Sartika, S. (2025). HUBUNGAN LAMA MENDERITA DENGAN KUALITAS HIDUP PENDERITA STROKE DI RUMAH SAKIT TK II PELAMONIA. Window of Public Health Journal, 6(3), 483–488.

Shen, J., Chai, M., Zhu, H., Li, L., Yang, J., Liu, G., Guo, C., Ma, J., Yang, D., Tian, Z., Chen, B., Ding, C., Shi, X., Yang, S., Zi, W., Song, J., Yang, Z., & Liu, Z. (2026). Impact of admission hyperglycemia on clinical outcomes in patients with acute large ischemic stroke undergoing endovascular treatment. Diabetology & Metabolic Syndrome, 18, 45. https://doi.org/10.1186/S13098-025-02082-Z.

Sofiyanti, S. (2025). COMPREHENSIVE REVIEW: DYSREGULATION OF GLUCOSE METABOLISM IN PREGNANCY AND INNOVATIVE STRATEGIES FOR PREVENTION-FOCUSED MIDWIFERY CARE. Jurnal Kesehatan Siliwangi, 5(3), 736–746. https://doi.org/10.34011/jks.v5i3.3973.

Downloads

Published

2026-10-17

How to Cite

Hariyadi, R., Setyawati, T., Sumarni, Putrie, I. R., Astanti, V. N. D., & Syahir, M. F. R. (2026). Hubungan Kadar Gula Darah Sewaktu (GDS) dengan Kadar Hematokrit pada Pasien Stroke Iskemik Akut Rawat Inap di RSUD Anutapura Palu Tahun 2025. JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 1497–1507. https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2845