Evaluasi Program BAAS (Bapak Asuh Anak Stunting)

Studi Kasus di Kecamatan Kota Kisaran Barat Kabupaten Asahan

Authors

  • Della Dwi Syahpira Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Rapotan Hasibuan Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Muhammad Zali Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2867

Keywords:

Evaluasi Program, BAAS, Stunting, Evaluasi Kebijakan, William N. Dunn

Abstract

Indonesia masih menghadapi masalah Stunting yang memerlukan intervensi terencana dan berkelanjutan. Program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) merupakan salah satu upaya yang melibatkan pemerintah, masyarakat, lembaga sosial, dan pihak lain dalam membantu pemenuhan kebutuhan anak Stunting. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan Program BAAS di Kecamatan Kota Kisaran Barat Kabupaten Asahan berdasarkan enam kriteria evaluasi kebijakan William N. Dunn, yaitu efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap delapan informan yang terdiri atas unsur pemerintah, pelaksana program, bapak asuh, BAZNAS, dan keluarga penerima manfaat. Analisis dilakukan secara tematik dan keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program BAAS cukup efektif dalam membantu pemenuhan gizi, meningkatkan pengetahuan keluarga, dan mendukung perbaikan kondisi anak. Program juga cukup efisien karena memanfaatkan jejaring lintas sektor dan penyaluran bantuan secara langsung. Namun, kecukupan program belum optimal karena durasi, jumlah, variasi bantuan, sanitasi, dan pemberdayaan ekonomi belum terpenuhi secara menyeluruh. Pemerataan dan responsivitas tergolong cukup baik, sedangkan ketepatan program dinilai cukup sesuai dengan kebutuhan sasaran. Kendala utama meliputi keterbatasan pendanaan, ketidakteraturan penyaluran, keterbatasan sumber daya manusia, perubahan data sasaran, perbedaan intensitas pendampingan, serta belum jelasnya keberlanjutan program. Program BAAS memberikan manfaat, tetapi memerlukan penguatan pendanaan, koordinasi, pemutakhiran data, pendampingan, dan monitoring berkelanjutan.

References

Akmalisya, K. N., & Yuniningsih, T. (2024). Analisis stakeholder dalam percepatan penurunan stunting melalui Program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) pemerintah daerah Kabupaten Pati. Nov Idea, 1(3), 149–167.

Arbain, T., Saleh, M., & Putri, A. O. (2022). Buku ajar stunting dan permasalahannya. Penerbit Lakeisha.

Ariawan, I., Jusril, H., & Afifa, Z. I. (2026). Intervention levers for stunting reduction in Indonesia: Evidence from the 2023 Indonesian Health Survey data. Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 21(2), 125–134. https://doi.org/10.7454/kesmas.v21i2.2686

Asmuni, A., Hapzah, H., & Nurbaya, N. (2023). Stunting itu bukan hanya pendek: Studi kualitatif persepsi ibu tentang stunting dan faktor penyebabnya. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 18(2), 28–34. https://doi.org/10.26714/jkmi.18.2.2023.28-34

Atamou, L., Rahmadiyah, D. C., Hassan, H., & Setiawan, A. (2023). Analysis of the determinants of stunting among children aged below five years in stunting locus villages in Indonesia. Healthcare, 11(6), Article 810. https://doi.org/10.3390/healthcare11060810

Beatty, A., Borkum, E., Leith, W., Null, C., & Suriastini, W. (2024). A cluster randomized controlled trial of a community-based initiative to reduce stunting in rural Indonesia. Maternal & Child Nutrition, 20(1), Article e13593. https://doi.org/10.1111/mcn.13593

Dewi, P., Khomsan, A., & Dwiriani, C. M. (2024). The household food security and stunting of under-five children in Indonesia: A systematic review. Media Gizi Indonesia, 19(1), 17–27. https://doi.org/10.20473/mgi.v19i1.17-27

Dunn, W. N. (2003). Pengantar analisis kebijakan publik. Gadjah Mada University Press.

Gurning, F. P., Sari, Y. R., Astuti, R. W., & Sinambela, U. B. M. (2021). Implementasi program pencegahan stunting di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kota Medan tahun 2020. Jurnal Kesehatan, 10(1), 36–42. https://doi.org/10.37048/kesehatan.v10i1.325

Laksono, A. D., Izza, N., & Trisnani, T. (2024). Determination of appropriate policy targets to reduce the prevalence of stunting in children under five years of age in urban-poor communities in Indonesia. BMJ Open, 14(9), Article e089531. https://doi.org/10.1136/bmjopen-2024-089531

Majid, M., Tharihk, A. J., & Zarkasyi, R. (2022). Cegah stunting melalui perilaku hidup sehat. Penerbit NEM.

Marfuah, D., Kurniawati, I., & Tp, S. (2022). Pola pemberian makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) yang tepat. CV. AE Media Grafika.

Neherta, N. M. (2023). Faktor-faktor penyebab stunting pada anak. Penerbit Adab.

Norsanti, N. (2021). Efektivitas program percepatan penurunan stunting di Kecamatan Batumandi Kabupaten Balangan (Studi kasus pada Desa Mampari dan Desa Banua Hanyar). Jurnal Administrasi Publik dan Pembangunan, 3(1), 10–18. https://doi.org/10.20527/jpp.v3i1.3825

Nugroho, M. R., Sasongko, R. N., & Kristiawan, M. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian stunting pada anak usia dini di Indonesia. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 2269–2276. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.1169

Pauweni, R., Hatu, R. A., Ilato, R., Abdussamad, Z., & Aneta, Y. (2023). The influence of specific approach, sensitive approach, and community health behaviors on the implementation of stunting management policy in Boalemo Gorontalo Province. Journal of Public Administration, 11(2), 294–304.

Rahayu, S., & Fajrin, R. (2023). Pola asuh orang tua dengan kejadian stunting pada balita. Penerbit Pustaka Rumah Cinta.

Riu, S. D. M., & Bunsal, C. M. (2022). Evaluasi data balita stunting dan pencanangan Pot Ashanti (Program Orang Tua Asuh Anak Stunting). Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 3(1), 418–422.

Sari, D. T., & Daswirman. (2024). Efektivitas Program Bapak Asuh Anak Stunting dalam penanganan stunting (Studi kasus di Kota Payakumbuh). Jurnal Penelitian Ilmu Hukum dan Sosial, 4(2), 2504–2521.

Siregar, P. A., Suraya, R., & Lubis, S. R. (2024). Implementation of the convergence program to accelerate stunting reduction in Sibolga City. Scientific Periodical of Public Health and Coastal Health, 6(1), 15–26.

Sumarta, F. H., & April, U. S. (2025). Implementasi Program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) dalam upaya percepatan penurunan stunting. Jurnal Kebijakan Publik, 10(1), 45–56.

Supriyanto, A., & Jannah, L. M. (2022). Analisis integrasi kebijakan upaya konvergensi program percepatan penurunan stunting Kabupaten Lebak. Sosio Konsepsia, 11(2), 349–363. https://doi.org/10.33007/ska.v11i2.3080

Sutinbuk, D., Nugraheni, S. A., Rahfiludin, M. Z., & Setyaningsih, Y. (2024). Effectiveness of ERKADUTA model to increase stunting prevention behaviors among mothers with toddlers in Indonesia: A quasi-experiment. Narra J, 4(1), Article e688. https://doi.org/10.52225/narra.v4i1.688

Tanjung, C., Fikri, B., & Prawitasari, T. (2024). Comparative analysis of nutritional advice and a combined approach for addressing impending stunting in infants: A clinical trial. Nutrients, 16(17), Article 2832. https://doi.org/10.3390/nu16172832

Wenno, B. F. (2024). Implementasi Program Bapak Bunda Asuh Anak Stunting dalam penanganan stunting di Kabupaten Kepulauan Yapen Provinsi Papua [Tesis, Universitas Cenderawasih].

Wijayanti, F., Carolina, Y. R., & Saparita, R. (2023). Inovasi sosial pada penanganan stunting: Penerapan konsep bapak asuh anak asuh di Tambakdahan Subang Jawa Barat. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial, 7(1), 85–96.

Downloads

Published

2026-10-13

How to Cite

Syahpira, D. D., Hasibuan, R., & Zali, M. (2026). Evaluasi Program BAAS (Bapak Asuh Anak Stunting): Studi Kasus di Kecamatan Kota Kisaran Barat Kabupaten Asahan. JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 1390–1398. https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2867