Perbandingan antara Konsumsi Kopi dan Susu Hewani terhadap Terjadinya Gejala Premenstruasi

Authors

  • Sri Dwi Putri Harahap Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Indonesia
  • Aidil Akbar Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2884

Keywords:

Gejala Premenstruasi, Konsumsi Kopi, Susu Hewani

Abstract

Konsumsi kopi dan susu semakin populer di kalangan remaja, termasuk mahasiswa kedokteran, yang sering menggunakannya untuk meningkatkan energi dan konsentrasi. Kopi mengandung kafein yang dapat memperburuk gejala Premenstrual Syndrome (PMS) dengan memengaruhi keseimbangan hormon estrogen dan progesteron, sementara susu mengandung vitamin D dan K yang dapat membantu mengurangi gejala PMS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan konsumsi kopi dan susu hewani terhadap gejala Pre-menstrual syndrome pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Angkatan 2023 Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis dengan rancangan penelitian Cross-Sectional. Penentuan besar sampel dilakukan dengan rumus Slovin, menghasilkan jumlah sampel sebanyak 126 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ) untuk konsumsi kopi dan susu, serta Shortened Premenstrual Assessment Form (SPAF) untuk menilai gejala pramenstruasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Mann-Whitney Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswi yang mengonsumsi kopi murni mengalami gejala PMS sebanyak 73%. Sebaliknya, mayoritas mahasiswi yang mengonsumsi susu hewani tidak mengalami gejala PMS, yaitu sebesar 90,5%. Nilai rata-rata untuk konsumsi kopi adalah 33,0, sedangkan untuk konsumsi susu adalah 29,25 dengan P-Value untuk perbandingan ini adalah 0,000 (α = 0,05). Kesimpulan terdapat perbedaan yang signifikan antara konsumsi kopi dan susu terhadap premenstrual syndrome pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Angkatan 2023 Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

References

Anggraeni, E. D., Hidayat, I., & Amir, I. (2021). Persepsi dan minat masyarakat terhadap konsumsi susu. Jurnal Social Economic of Agriculture, 10(1), 45–54.

H, D. S. (2018). Kandungan kafein pada kopi dan pengaruh terhadap tubuh. Jurnal Kesehatan Dan Sains, 2(1), 12–19.

Ilham, M. A., Islamy, N., & Nasution, S. H. (2023). Gangguan siklus menstruasi pada remaja: Literature review. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(2), 789–798.

Kusumawati, A., & Finurina, I. (2016). Pengaruh frekuensi konsumsi kafein terhadap sindrom Premenstruasi pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Angkatan 2013-2015 Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Ilmu Gizi Indonesia, 1(1), 35–42.

Lumingkewas, C., Suparman, E., & Mongan, S. P. (2021). Gambaran premenstrual syndrome pada remaja periode akhir di Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. e-CliniC, 9(1), 105–112. https://doi.org/10.35790/ecl.v9i1.31855

Ningsi, P. W. (2022). Pengaruh konsumsi kafein terhadap premenstrual syndrome pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara [Skripsi, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara]. Repository UMSU.

Trinovelda, N. I., & Marita, E. (2018). Pengaruh susu kedelai dalam meringankan gejala sindrom Premenstruasi pada remaja puteri. Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik, 14(1), 50–57.

Walther, B., Guggisberg, D., Badertscher, R., Egger, L., Portmann, R., Dubois, S., Haldimann, M., Kopf-Bolanz, K., Rhyn, P., Zoller, O., Veraguth, R., & Rezzi, S. (2022). Comparison of nutritional composition between plant-based drinks and cow’s milk. Frontiers in Nutrition, 9, Article 988707. https://doi.org/10.3389/fnut.2022.988707

Yurt, M., Mercanlıgil, S. M., & Kabaran, S. (2020). Effect of dairy products intake in women with premenstrual syndrome: A randomized controlled trial. Progress in Nutrition, 22(1), e2020015. https://doi.org/10.23751/pn.v22i1.7680

Downloads

Published

2026-10-29

How to Cite

Harahap, S. D. P., & Akbar, A. (2026). Perbandingan antara Konsumsi Kopi dan Susu Hewani terhadap Terjadinya Gejala Premenstruasi. JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 1876–1884. https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2884