Gambaran Karakteristik dan Faktor Risiko Diabetes Melitus Tipe 2 Berdasarkan Status Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Babakan Kabupaten Cirebon

Authors

  • Devario Vigo Tri Putro Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati
  • Dea Triasari Indriyanti Wahidin Departemen Komunitas dan Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati
  • Nihayatul Amaliyah Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati

DOI:

https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2890

Keywords:

Diabetes Melitus Tipe 2, Usia, Jenis Kelamin, Indeks Massa Tubuh, Aktivitas Fisik, Pengetahuan

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Melitus Tipe 2 merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi yang terus meningkat. IDF tahun 2025 melaporkan 589 juta orang dewasa hidup dengan diabetes di dunia. Di Kabupaten Cirebon, terdapat 18.853 kasus Diabetes Melitus pada tahun 2022, termasuk 333 kasus di Kecamatan Babakan. Tujuan: Mengetahui gambaran faktor risiko Diabetes Melitus Tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Babakan Kabupaten Cirebon. Metode: Penelitian kuantitatif deskriptif dilakukan pada tahun 2026 dengan 189 responden, terdiri atas 30 responden Diabetes Melitus Tipe 2 dan 159 responden tidak Diabetes Melitus. Sampel dipilih menggunakan consecutive sampling. Data diperoleh melalui rekam medis, Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ), dan Diabetes Knowledge Questionnaire-24 (DKQ-24). Analisis dilakukan secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: Kelompok Diabetes Melitus didominasi lansia (90,0%), perempuan (80,0%), obesitas I (40,0%), aktivitas fisik rendah (80,0%), dan pengetahuan kurang (70,0%). Kelompok tidak Diabetes Melitus didominasi pra lansia (46,5%), perempuan (85,5%), overweight (39,6%), aktivitas fisik tinggi (58,5%), dan pengetahuan kurang (56,6%). Dari 189 responden, 30 orang (15,9%) mengalami Diabetes Melitus Tipe 2 dan 159 orang (84,1%) tidak mengalami Diabetes Melitus. Simpulan: Gambaran faktor risiko menunjukkan perbedaan karakteristik antara kelompok Diabetes Melitus dan tidak Diabetes Melitus berdasarkan usia, IMT, aktivitas fisik, dan tingkat pengetahuan, sedangkan perempuan mendominasi kedua kelompok.

References

Arania, R., Triwahyuni, T., Esfandiari, F., & Nugraha, F. R. (2021). Hubungan antara usia, jenis kelamin, dan tingkat pendidikan dengan kejadian diabetes mellitus di Klinik Mardi Waluyo Lampung Tengah. Jurnal Medika Malahayati, 5(3), 146–153. https://doi.org/10.33024/jmm.v5i3.4200

Attamimi, N. S., Daud, S., Antu, Y., Ibrahim, S. A., & Siregar, M. N. I. (2025). Gambaran tingkat pengetahuan tentang pencegahan komplikasi penyakit diabetes melitus pada peserta PROLANIS. Jambura Axon Medika, 2(1), 153–162.

Fadilah, T. N., Kurniawan, T., & Pebrianti, S. (2023). Pengetahuan tentang pengelolaan diri pada pasien diabetes melitus tipe 2 beserta faktor-faktor yang berkontribusi. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, 19(2), 151–164. https://doi.org/10.26753/jikk.v19i2.1100

Febrianti, E., & Bertorio, M. J. (2024). Gambaran penggunaan obat antidiabetes oral pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit Y di Kota Yogyakarta. Indonesian Journal of Pharmaceutical Sciences and Clinical Research, 2(1), 1–13. https://doi.org/10.31316/ijpscr.v2i1.8799

Febriyanti, A. G., Syahril, E., Jafar, M. A., Hidayati, P. H., & Ardiansar, A. M. (2025). Tingkat pengetahuan dasar tentang penyakit diabetes melitus tipe 2 (DMT2) di Dusun Balang Kajeng Desa Pariangan Kecamatan Bontosikuyu Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun 2024. Borneo Journal of Medical Laboratory Technology, 7(2), 702–711. https://doi.org/10.33084/bjmlt.v7i2.9135

Fitri Lestari, F., & Isnaini, N. (2025). Identifying type 2 diabetes mellitus risk factors among patients at public health care centre in Indonesia. International Journal of Care Scholars, 8(1), 25–30. https://doi.org/10.31436/ijcs.v8i1.410

International Diabetes Federation. (2025). IDF diabetes atlas (11th ed.). International Diabetes Federation.

Kusmita, I., Ningtyias, F. W., & Hartanti, R. I. (2023). Pola makan 3J, aktivitas fisik, dan glukosa darah sewaktu penderita diabetes melitus tipe 2 usia produktif di Prolanis Puskesmas Ajung. Jurnal Kesehatan, 11(2), 68–73. https://doi.org/10.25047/j-kes.v11i2.438

Liogu, T., Berhimpong, M. W., Pongoh, L. L., Manoppo, J. E., Salam, I., & Toar, J. (2025). Gambaran faktor risiko penderita diabetes melitus tipe II di Puskesmas Tandengan Kecamatan Eris. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(4), 7079–7102. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.4723

Permatasari, E. D., Rakhman, A., & Janah, L. (2025). Aktivitas fisik pada pasien diabetes melitus tipe II. Jurnal Keperawatan Malang, 9(2), 236–246. https://doi.org/10.36916/jkm.v9i2.330

Ramadani, W. N., Shawputri, C. A., Rohmah, L. A., Fauziyyah, N. A., & Rejeki, D. S. S. (2024). Literature review: Faktor risiko diabetes melitus tipe II di dunia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(4), 247–259. https://doi.org/10.14710/jkm.v12i4.39222

Sary, D. M., Br Purba, B., Nadapdap, T. P., & Siahaan, J. M. (2021). Hubungan pola makan, aktivitas fisik, IMT, stress, pekerjaan, dan dukungan keluarga dengan diabetes melitus. Jurnal Kedokteran Methodist, 14(2), 9–21.

Simatupang, C. C. S., Oeij, A. A., & Yumilia, H. (2025). Gambaran faktor risiko pasien diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit Immanuel Bandung. Sound of Health Journal, 1(1), 44–52. https://doi.org/10.28932/shj.v1i1.11216

Sun, H., Saeedi, P., Karuranga, S., Pinkepank, M., Ogurtsova, K., Duncan, B. B., Stein, C., Basit, A., Chan, J. C. N., Mbanya, J. C., Pavkov, M. E., Ramachandaran, A., Wild, S. H., James, S., Herman, W. H., Zhang, P., Bommer, C., Kuo, S., Boyko, E. J., & Magliano, D. J. (2022). IDF Diabetes Atlas: Global, regional and country-level diabetes prevalence estimates for 2021 and projections for 2045. Diabetes Research and Clinical Practice, 183, 109119. https://doi.org/10.1016/j.diabres.2021.109119

World Health Organization. (2024). Diabetes. World Health Organization.

Wulandari, S., Haskas, Y., & Abrar, E. A. (2024). Gambaran disparitas diabetes melitus tipe 2 ditinjau dari faktor sosiodemografi. Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, 3(6), 263–269. https://doi.org/10.35892/jimpk.v3i6.1096

Downloads

Published

2026-11-02

How to Cite

Putro, D. V. T., Wahidin, D. T. I., & Amaliyah, N. (2026). Gambaran Karakteristik dan Faktor Risiko Diabetes Melitus Tipe 2 Berdasarkan Status Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Babakan Kabupaten Cirebon. JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 1987–2002. https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2890