Hubungan Higiene Sanitasi Penjual Minuman Kekinian dengan Kontaminasi Salmonella sp. di Kelurahan Medan

Authors

  • Tria Syafira Matondang Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Eliska Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Hery Sahputra Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Nadya Ulfa Tanjung Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Dewi Agustina Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2968

Keywords:

Higiene Sanitasi, Minuman Kekinian, Salmonella Sp., Penjual Minuman, Keamanan Pangan

Abstract

Keamanan minuman kekinian perlu diperhatikan karena proses pengolahan dan penyajian yang tidak higienis dapat meningkatkan risiko kontaminasi bakteri patogen, salah satunya Salmonella sp. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan higiene sanitasi penjual dengan kontaminasi Salmonella sp. pada minuman kekinian di Kelurahan Medan. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri atas 30 penjual dan 30 sampel minuman yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data higiene sanitasi dikumpulkan melalui observasi dan wawancara, sedangkan kontaminasi Salmonella sp. diperiksa melalui pemeriksaan laboratorium. Analisis dilakukan untuk mengetahui hubungan antara masing-masing variabel higiene sanitasi dan kontaminasi bakteri. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 3 sampel (10,0%) positif Salmonella sp. dan 27 sampel (90,0%) negatif. Terdapat hubungan yang signifikan antara higiene personal penjual (p = 0,041), sanitasi kebersihan peralatan (p = 0,041), penggunaan air bersih (p = 0,021), dan sanitasi penyajian minuman (p = 0,009) dengan kontaminasi Salmonella sp. Sementara itu, kondisi kesehatan penjual (p = 0,397) dan sanitasi tempat usaha (p = 0,548) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan higiene sanitasi, terutama kebersihan personal, peralatan, penggunaan air bersih, dan penyajian minuman, perlu ditingkatkan untuk mengurangi risiko kontaminasi Salmonella sp. pada minuman kekinian.

References

Amare, A., Eshetie, S., Kasew, D., Amare, A., Abebe, W., & Moges, F. (2024). Frontiers | Prevalence of Salmonella spp., Shigella spp., and intestinal parasites among food handlers working in University of Gondar student’s cafeteria, Northwest Ethiopia.

Budi Lestari, A., Haniarti, H., Umar, F., & Sudarman, D. (2024). Perilaku Penjamah Makanan Jajanan Dan Tingkat Kontaminasi Mikroba Di Kantin Sekolah. Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat, 24(2), 250–260. https://doi.org/10.32382/sulo.v24i2.875

CDC. (2024, June 27). Food Worker Handwashing in Restaurants. Restaurant Food Safety. https://www.cdc.gov/restaurant-food-safety/php/practices/handwashing.html

Eliska, E., Hsb, E. G., Bahar, C. R., Lubis, R. A. R., Wahyuni, R., Sari, R. A., & Hasiah, N. S. (2024). Perilaku Pramusaji Makanan Tentang Hygiene Dan Sanitasi Di RS Umum Sundari Medan. PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Msyarakat, 8(3), 6837–6842. https://doi.org/10.31004/prepotif.v8i3.37521

Houser, K. E. (2026). Multicounty Outbreak of Salmonella Agbeni Linked to Ice in a Cooler at a County Fair—Illinois, August 2024. MMWR. Morbidity and Mortality Weekly Report, 75. https://doi.org/10.15585/mmwr.mm7507a1

Ismainar, H., Harnani, Y., Sari, N. P., Zaman, K., Hayana, H., & Hasmaini, H. (2022). Hygiene dan Sanitasi Pada Pedagang Makanan Jajanan Murid Sekolah Dasar di Kota Pekanbaru, Riau. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 21(1), 27–33. https://doi.org/10.14710/jkli.21.1.27-33

Ivers, C., Kaya, E. C., Yucel, U., Dan, B., & Trinetta, V. (2024). Evaluation of Salmonella biofilm attachment and hydrophobicity characteristics on food contact surfaces | BMC Microbiology | Springer Nature Link.

Notoatmodjo, S. (2005). Metodologi penelitian kesehatan. IKAPI. Perpustakaan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK). https://library.stik-ptik.ac.id

Nurbaiti, & Pangestu, R. A. (2024). Inovasi Minuman Kekinian Sebagai Bentuk Pemberdayaan Komoditi Lokal Di Desa Sukaharja Kecamatan Cijeruk. Almujtamae: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 83–91. https://doi.org/10.30997/almujtamae.v4i1.7578

Prestes, F. S., von Hertwig, A. M., Tenório, L. B., & Nascimento, M. S. (2025). Salmonella transfer and adhesion to food contact surfaces under low-moisture conditions: Influence of environmental factors and impact of dry sanitization methods. Food Research International, 222, 117730. https://doi.org/10.1016/j.foodres.2025.117730

Rezkina, K., & Roslina, A. (2024). Perbandingan Pertumbuhan Escherichia Coli Dan Salmonella sp Pada Hari Pertama Dan Hari Kedua Di Depot Air Minum Isi Ulang. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya, 11(1), 22–31. https://doi.org/10.32539/jkk.v11i1.225

Smith, J. C., Siceloff, A. T., Shirazi, S. M., Bell, R. L., & Shariat, N. W. (2025). A two-year study of Salmonella in four natural watersheds highlights the need for increased environmental Salmonella surveillance to close the One Health loop. Applied and Environmental Microbiology, 91(12), e01770-25. https://doi.org/10.1128/aem.01770-25

Zaenab, Z., Sulasmi, S., & Nurhaidah, N. (2026). Sanitation and Hygiene Risk Factors Associated with Salmonella Contamination in Restaurant Foods in Makassar City: An Observational Cross-Sectional Study. Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar, 21(1), 237–246. https://doi.org/10.32382/medkes.v21i1.2062

Downloads

Published

2026-10-22

How to Cite

Matondang, T. S., Eliska, Sahputra, H., Tanjung, N. U., & Agustina, D. (2026). Hubungan Higiene Sanitasi Penjual Minuman Kekinian dengan Kontaminasi Salmonella sp. di Kelurahan Medan. JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 1717–1728. https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.2968