Pengaruh Berkumur Air Kelapa Muda Terhadap pH Saliva

Authors

  • Irma Sahdena Politeknik Kesehatan Banjarmasin
  • Lely Apriliani Politeknik Kesehatan Banjarmasin
  • Septi Eka Ayu Lestari Politeknik Kesehatan Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.71456/jik.v1i2.297

Keywords:

Air Kelapa, pH Saliva

Abstract

pH saliva merupakan tingkat keasaman mulut yang diukur melalui saliva untuk mengetahui keadaan asam dan basanya pH dari saliva. Derajat asam dan kapasitas buffer saliva selalu dipengaruhi perubahan-perubahan seperti irama sikardian, diet karbohidrat kapasitas buffer dan perangsangan kecepatan reaksi. Air kelapa mengandung ion kalsium, fosfor dan protein merupakan zat yang sama pada saliva untuk membantu proses remineralisasi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pH saliva sebelum dan sesudah mengkonsumsi air kelapa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode survey.

References

Agustina, A., Suwandewi, A., Tunggal, T., & Daiyah, I. Latifah. (2022). Sisi Edukatif Pendidikan Islam Dan Kebermaknaan Nilai Sehat Masa Pandemi Covid-19 Di Kalimantan Selatan. JIS: Journal Islamic Studies, 1(1), 99-105.

Baliga, S., Muglikar, S., & Kale, R. (2013). Salivary pH: a diagnostic biomaker. J Indian Soc Periodontal.

Blate Michael., (2013). Kamus nutrisi: dasar-dasar pengetahuan vitamin dan mineral, panduan memilih makanan dan minuman. Bandung: Nuansa Cendikia

Ilyas, M., & Yusri, M., (2007). Perbedaan Kadar Kalsium Dalam Saliva Sebelum Dan Sesudah Mengkonsumsi Minuman Ringan Ringan yang mengandung asam Bikarbonat. Journal of Dentomaxillofacial Science.

Imran H. Dkk. (2016). Pengaruh Konsumsi Kopi Terhadap Penurunan Ph Saliva Pada Usia Dewasa. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Kasuma Nila. 2015. Fisiologi dan Patologi Saliva. Padang: Andalas University Press

Kusumawardani, C., Leman, M.A., & Mintjelungan, C.N., (2017). Pengaruh Air Kelapa Terhadap Peningkatan Ph Saliva. Jurnal e-Gigi (eG).

Latifah, Zwagery, R. V., Safithry, E. A., & Ngalimun. (2023). Konsep Dasar Pengembangan Kreativitas Anak Dan Remaja Serta Pengukurannya Dalam Psikologi Perkembangan. EduCurio: Education Curiosity, 1(2), 426–439.

Lingga L., (2012). Terapi Kelapa. Jakarta: Kompas Gramedia

Machfoedz Ircham. (2012). Menjaga Kesehatan Gigi Mulut Anak-Anak & Ibu Hamil. Yogyakarta: Fitramaya

Mokoginta, Z. P., Wowor, V. N.S., & Juliantri (2017). Pengaruh Berkumur Air Kelapa Muda Terhadap Ph Saliva. Pharmacon Jurnal Ilmiah Farmasi.

Ngalimun, S. P., & Pd, M. (2014). Strategi dan model pembelajaran. Yogyakarta: Aswaja Pessindo.

Ngalimun, H., Pd, M., & Kom, M. I. (2017). Ilmu Komunikasi Sebuah Pengantar Praktis. Banjarmasin: Pustaka Banua.

Notoatmodjo S., (2014). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

Priyambodo R.A., & Rahmadani R. (2020). Pengaruh Konsumsi Air Kelapa (Cocos Nucifera) terhadap pH Saliva pada Masyarakat Desa Watu Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng. Jurnal Media Kesehatan Gigi

Riskesdas, (2018). Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar 2018. Badan Penelitian dan

Pengembangagn Kesehatan Kementrian Kesehatan RI. Jakarta.

Runtunuwu, S. D., (2011). Kandungan Kimia Daging Dan Air Buah Sepuluh Tetua Kelapa Dalam Komposit. Eugenia

Sutanti V., (2021). Saliva dan Kesehatan Rongga Mulut. Malang: UB Press.

Downloads

Published

2023-04-15

How to Cite

Sahdena, I., Apriliani, L., & Lestari, S. E. A. (2023). Pengaruh Berkumur Air Kelapa Muda Terhadap pH Saliva. JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(2), 263–267. https://doi.org/10.71456/jik.v1i2.297