Pengaruh Pemberian Edukasi tentang Menarche terhadap Kecemasan Menghadapi Menarche pada Siswi Kelas V dan VI di SD Negeri 1 Wayhalom

Authors

  • Nawang Cahyaning Bakti Program Studi Sarjana Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu
  • Nia Sefia Rahmawati Program Studi Sarjana Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu
  • Siti Maesaroh Program Studi Sarjana Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu
  • Iis Tri Utami Program Studi Sarjana Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu
  • Hellen Febrianti Program Studi Sarjana Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu

DOI:

https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.3002

Keywords:

Edukasi Kesehatan, Kecemasan, Menarche, Remaja Putri

Abstract

Menarche merupakan peristiwa fisiologis yang sering menimbulkan kecemasan pada remaja putri, terutama akibat kurangnya pengetahuan dan kesiapan dalam menghadapi perubahan tersebut. Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa dari 40 siswi mengalami kecemasan dalam menghadapi menarche. Sebagian besar siswi berada pada kategori kecemasan berat (40%), diikuti kecemasan ringan (30%), berat sekali (17,5%), dan sedang (12,5%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan terhadap tingkat kecemasan remaja putri dalam menghadapi menarche. Jenis penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode pre-experimental melalui pendekatan one group pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 46 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner tingkat kecemasan. Analisis data dilakukan dengan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji Paired Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat kecemasan sebelum edukasi sebesar 25,39 dan setelah edukasi menurun menjadi 13,91. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value < 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara sebelum dan sesudah pemberian edukasi. Kesimpulan penelitian ini adalah edukasi kesehatan efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan remaja putri dalam menghadapi menarche. Oleh karena itu, edukasi kesehatan reproduksi perlu diberikan sejak dini untuk meningkatkan kesiapan mental dan pemahaman remaja putri.

References

Aditya. (2024). Teknik uji statistik pada hipotesis komparatif.

Audyta, E. (2024). Gambaran tingkat kecemasan remaja putri dalam menghadapi haid pertama kali (menarche) pada siswi MI Muslimat NU Kota Palangka Raya.

Darwis, A. Y. S. H. (2019). Abnormal return yang dipengaruhi oleh peristiwa pemecahan saham. Jurnal Akuntansi, 8(2), 135–145.

Fatmawati, L., Syaiful, Y., & Tamada, M. (2022). Pendidikan kesehatan meningkatkan pengetahuan dan kesiapan menghadapi menarche pada siswi usia 9–12 tahun. Jurnal Ners Community, 13(1), 51–63.

Gayatri dkk. (2023). Kesehatan reproduksi. Wiyata Bestari Samasta.

Haryani, W., & Setyobroto, I. (2022). Etika penelitian.

Herdiani, R. T., Sugarni, M., Shoufiah, R., Islamarida, R., Romina, F., Widayati, K., Liza, R. G., Bahriyah, F., Setiyani, A., Rasdianah, N., & Realita, F. (2025). Kesehatan mental remaja. CV Eureka Media Aksara.

Idayati. (2024). Hubungan tingkat kecemasan dengan kesiapan menghadapi menarche pada anak kelas V dan VI di UPT SDN 2 Panutan Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 13(1), 78–88.

Kalsum, U., Wahyuni, S., Fitriani, L., & Fadliah. (2025). Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat kecemasan menghadapi menarche pada siswi kelas VII SMPN 3 Marang. Mega Buana Journal of Innovation and Community Service, 3(2), 81–84.

Panghiyangani, R., & Erlyani, N. (2024). Kesehatan reproduksi dan perilaku seksual remaja: Tinjauan fisiologi dan psikologi. Lambung Mangkurat University Press.

Ramaiah, D. S. (2025). Kecemasan: Bagaimana mengatasinya. Pustaka Populer Obor.

Santoso, E. B., & Desi, N. M. (2024). Buku ajar promosi kesehatan dan pendidikan kesehatan. Basya Media Utama.

Septina, Y., Nurohmah, A., Nurjannah, S. N., & Kartikasari, A. (2021). Hubungan antara pengetahuan dengan sikap remaja dalam menghadapi menarche di Desa Ragawacana Kecamatan Kramatmulya Kabupaten Kuningan. Journal of Midwifery Care, 1(2), 117–124.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif kualitatif.

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif kualitatif.

Widarsa, I. K. T., Astuti, P. A. S., & Kurniasari, N. M. D. (2022). Metode sampling penelitian kedokteran dan kesehatan.

World Health Organization. (2024). Transforming adolescent health: WHO’s comprehensive report on global progress and gaps.

Zalni, R. I. (2023). Usia menarche pada siswi sekolah dasar.

Downloads

Published

2026-10-31

How to Cite

Bakti, N. C., Rahmawati, N. S., Maesaroh, S., Utami, I. T., & Febrianti, H. (2026). Pengaruh Pemberian Edukasi tentang Menarche terhadap Kecemasan Menghadapi Menarche pada Siswi Kelas V dan VI di SD Negeri 1 Wayhalom. JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 1936–1942. https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.3002