Gambaran Higiene dan Sanitasi Lingkungan pada Taman Kota di Kota Medan
DOI:
https://doi.org/10.71456/jik.v5i1.3010Keywords:
Sanitasi Lingkungan, Taman Kota, MedanAbstract
Sanitasi merupakan upaya untuk mengendalikan faktor-faktor lingkungan fisik yang memegaruhi manusia, terutama yang berpotensi berdampak pada perkembangan fisik, kesehatan, dan kualitas hidup. Taman kota sebagai ruang terbuka hijau publik memiliki peran penting dalam mendukung kenyamanan dan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sanitasi lingkungan pada taman kota di Kota Medan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan observasional. Instrumen penelitian berupa lembar observasi, sedangkan analisis data dilakukan secara univariat. Sampel penelitian menggunakan teknik total sampling pada empat taman kota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarana air bersih pada 4 taman memenuhi syarat. Sarana toilet/jamban pada 3 taman memenuhi syarat dan 1 taman tidak memenuhi syarat. Pengelolaan sampah pada 4 taman memenuhi syarat. Sistem pembuangan air limbah pada 3 taman memenuhi syarat dan 1 taman tidak memenuhi syarat. Sarana cuci tangan pakai sabun pada 4 taman tidak memenuhi syarat. Pengendalian vektor pada 3 taman memenuhi syarat dan 1 taman tidak memenuhi syarat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sanitasi lingkungan pada taman kota di Kota Medan belum sepenuhnya memenuhi standar kesehatan lingkungan, terutama pada sarana cuci tangan pakai sabun.
References
Charisma, F. D., Nurika, G., & Maulana, K. (2025). Sanitasi lingkungan di Kawasan Ekowisata Bahari Kampung Blekok Kabupaten Situbondo (Studi di Kawasan Desa Wisata Kampung Blekok Kecamatan Kendit Kabupaten Situbondo). Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(3), 597–614. https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v4i3.5080
Dominggus, Madu, M. I., & Dimmera, B. G. (2023). Pengelolaan taman kota dan penanggulangan sampah di Kabupaten Bengkayang. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 1(1), 132–138.
Fadhila, A. S., Triastianti, R. D., & Warsiyah. (2021). Analisis sarana sanitasi terhadap indeks kenyamanan pengunjung di obyek wisata Puncak Sosok Kecamatan Pleret Kabupaten Bantul. Jurnal Rekayasa Lingkungan, 21(2), 64–74.
Fatmawati, D., Sulistiyani, & Budiyono. (2020). Analisis aspek kesehatan lingkungan di tempat wisata Taman Margasatwa Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(1), 1–10.
Hazza Daffa Naufal, R. H. (2022). Identifikasi sarana dan prasarana Taman Bantaran Lalu Lintas Medium sebagai taman kota. Jurnal Perencanaan Wilayah Dan Kota, 3(1), 15–24.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan. Kementerian Kesehatan RI.
Kumaerah, R., & Wahyuni, I. D. (2023). Sanitasi TTU pada bangunan di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Surabaya. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 3(1), 19–28.
Menteri Pekerjaan Umum. (2008). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 05/PRT/M/2008 tentang Pedoman Penyediaan dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau di Kawasan Perkotaan. Departemen Pekerjaan Umum.
Mulyani, S., & Marwanto, A. (2022). Gambaran sanitasi di kawasan wisata Kabupaten Lebong tahun 2021. Journal of Nursing and Public Health, 10(2), 219–224.
Munthe, S. A., Sitompul, A. L., Sembiring, E., & Jasmen, O. K. (2024). Analisis sanitasi wisata Aek Sijorni di Kecamatan Sayur Matinggi. Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan, 1(2), 45–51.
Pitriyanti, L., Samosir, K., & Hartono, P. A. (2023). Gambaran sanitasi objek wisata Gedung Gonggong dan Taman Laman Boenda Kota Tanjung Pinang Provinsi Kepulauan Riau tahun 2022. Jurnal Medika Usada, 6(1), 54–63.
Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 69, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4851.
Republik Indonesia. (2014). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 184, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5570.
Ruhban, A., Indraswari, N. L. A., & Rismayanti. (2023). Analisis kondisi fasilitas sanitasi pada objek wisata Pantai Dewata Wakka di Kabupaten Pinrang. Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat, 23(1), 1–11.
Ruslan, M., Posmamingsih, D. A. A., & Aryasih, I. G. A. M. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan sanitasi toilet umum desa wisata di Kabupaten Karangasem. Jurnal Skala Husada: The Journal of Health, 20(2), 25–31.
Said, Y. C., Nurhayati, & Kurniawan, D. (2020). Pengaruh pengetahuan tentang sanitasi lingkungan terhadap kualitas kesehatan lingkungan rumah di Kebayoran Lama Utara. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 12(1), 30–34.
Sibuea, F., Hardhana, B., & Widiantini, W. (2021). Profil kesehatan Indonesia 2020. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Susilawati, Aisyah, S. K., Afdal, M. R., Sinantin, I., Permata, S. K., & Gusrera, M. M. (2025). Analisis sanitasi di tempat umum rekreasi Central Park Zoo dan Resort Kecamatan Pancur Batu. Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 8(1), 112–120.
Syapitri, H., Amila, & Aritonang, J. (2021). Buku ajar metodologi penelitian kesehatan (A. H. Nadana, Ed.). Ahlimedia Press.
Yonatan, A. Z. (2023). Gambaran kondisi sanitasi Indonesia. GoodStats. https://goodstats.id/article/gambaran-kondisi-sanitasi-indonesia-Z6u6F
Yuantari, M. G. C., & Andrean, Y. A. (2022). Analisis ketersediaan sarana sanitasi dengan tingkat kenyamanan pengunjung di tempat wisata. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 21(3), 329–334.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Eca Witriani, Meutia Nanda, & Syafran Arrazy

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








