Skrining Fitokimia dan Penentuan Kadar Flavonoid Total Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa oleifera) Menggunakan Metode Spektrofotometer UV-Vis
DOI:
https://doi.org/10.71456/jik.v2i1.642Keywords:
Moringa oleifera, Skrining Fitokimia, Kadar FlavonoidAbstract
Indonesia merupakan negara dengan keanekaragaman hayati yang tinggi, baik di darat maupun laut, Salah satu kekayaan alam yang dimiliki Indonesia adalah tanaman. Indonesia merupakan negara yang memiliki berbagai jenis tanaman yang dapat dimanfaatkan baik sebagai sumber pangan maupun sebagai obat. Salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai obat adalah daun kelor (Moringa oleifera). Uji skrining fitokimia penting untuk dilakukan agar didapatkan informasi terkait metabolit sekunder yang terdapat pada ekstrak. Salah satu metabolit sekunder yang dipersyaratkan untuk menentukan kualitas suatu ekstrak etanol daun kelor adalah flavonoid. Oleh karena itu perlu dilakukan kuantifikasi kadar flavonoid yang terdapat pada ekstrak menggunakan metode Spektofotometer UV Vis. Pada penelitian ini dilakukan uji skrining fitokimia dan penentuan kadar flavonoid ekstrak etanol daun kelor. Ekstrak etanol daun kelor ini memiliki kandungan saponin, flavonoid, steroid dan fenol. Adapun kadar flavonoid total ekstrak ini adalah 0,1%. Ekstrak etanol daun kelor yang diteliti terbukti memiliki beberapa kandungan senyawa metabolit sekunder sehingga memiliki kecenderungan untuk dapat memberikan aktivitas biologis yang dapat dimanfaatkan dalam pengobatan.
References
Abdulkadir, A. R., Zawawi, D. D., & Jahan, M. S. (2016). Proximate and phytochemical screening of different parts of Moringa oleifera. Russian Agricultural Sciences, 42(1), 34-36.
Anindi Lupita Nasyanka, Janatun Na'imah, dan Riskha Aulia, (2020). Pengantar Fitokimia. Pasuruan: Penerbit Qiara Media.
Anonim. (2017). Farmakope Herbal Indonesia Edisi II. Jakarta : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Cordell, G.A. (1981) Introduction to Alkaloid a biogenetic Approach. A willey Interscience Publication. New York : John Willey and Sons.
Das, A., Mukherjee, A., & Dhar, P. (2013). Characterization of antioxidants and antioxidative properties of various unifloral honeys procured from West Bengal, India. IOSR-JESTFT, 7(3), 56-63.
Farnsworth, N. R. (1966). Biological and Phytochemical Screening of Plants. Journal of Pharmaceutical Science, 55(3), 225-276.
Harborne, J. (1996). Metode Fitokimia : Penuntun Cara Modern Menganalisis Tumbuhan Cetakan Kedua. Penerjemah : Padmawinata, K. dan Iwang, S. Bandung : Penerbit ITB.
Hastono, S.P. (2016). Analisis Data SPSS. Raja Grafindo Persada.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Farmakope Herbal Indonesia Edisi VI. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia..
Korkina LG, and Afanas'ev IB. (1997). Antioxidant and chelating properties of flavonoids. Adv Pharmacol, 38, 151-163.
Parwata, I Made Oka Adi. (2016). Kimia Organik Bahan Alam : Flavonoid. Denpasar : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Udayana.
Parwata, I Made Oka Adi. (2017). Kimia Organik Bahan Alam : Obat Tradisional. Denpasar : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Udayana.
Patel, P., Patel, N., Patel, D., Desai, S., & Meshram, D. (2014). Phytochemical analysis and antifungal activity of Moringa oleifera. International Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences, 6(5), 144-147.
Susanty, Naufal Abiyu Ridnugrah, Alfan Chaerrudin, Sri Anastasia Yudistirani, Aktivitas Antioksidan Ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera) sebagai Zat Tambahan Pembuatan Moisturizer. Seminar Nasional Sains dan Teknologi, Jakarta, 2019 (1-7).
Widyaningsih, T. D., Akbar, S. M., & Wijayanti, N. (2021). Optimization of maltodextrin concentration, drying temperature and drying time on total flavonoid content and antioxidant activity of black garlic (Allium sativum L.) aqueous extract powder using response surface methodology. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 924, No. 1, p. 012035). IOP Publishing..
Winter WP, K TMason, and Ford TD. (1993). Mechanism of saponininduced red cell hemolysis: reexamination.3; Blood 82: Suppl. 1: 461.
Winter, W. P., & FORD, T. (1993). Mechanism of Saponon Induced Red Cell Hemolysis Effect of Ligand State and Other Variables in AA Cells ans SS Cells. In Blood, 82, A461.
Wulandari, G.R. (2021). Formulasi dan Evaluasi Imunogenisitas Nanopartikel salut Enterik yang Mengandung HBsAg dan Ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera Lam.). Tesis. Institut Teknologi Bandung.
Wulandari, R. R. (2013). Senyawa Flavonoid. Surakarta : Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Evi Nurul Hidayati, Aisyiah, Cahya Dewi Kinanti, Moh. Zahir Masrul

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






