Gambaran Epidemiologi dan Pengendalian Penyebaran Penyakit Demam Berdarah di Kabupaten Bireuen Tahun 2024

Authors

  • Sri Wahyuni Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh
  • Yoga Aulia Putri Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh
  • Cut Tari Salsabila Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh
  • Adinda Rizka Aprilla Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh
  • Ema Rubiah Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh

Keywords:

Aedes aegypti, Dengue, Edukasi, Penyuluhan

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. DBD menjadi momok yang menakutkan karena penularannya dapat berlangsung cepat dalam suatu wilayah. Bahkan dalam satu bulan, jumlah kasus DBD pada wilayah endemik bisa mencapai puluhan manusia yang terinfeksi virus dengue. Pemaksimalan program pengendalian DBD di dinas kesehatan dan puskesmas setempat menjadi kunci utama dalam menanggulangi penyebaran DBD. Kendala saat ini membuat belum efektifnya program pengendalian DBD di Kota Bireuen yaitu belum adanya prediksi ilmiah tentang letak wilayah rentan dan sering terjadinya DBD di Kabupaten Bireuen, Hal ini menjadi masalah di Kabupaten Bireuen, karena setelah penelitian ditemukan masalah-masalah yang harus di pecahkan, dengan metode penelitian yang dilakukan yaitu motode penelitian  deskriptif dan analisis observasional. Terdapat beberapa Kecamatan di kabupaten Bireuen yang memiliki penderita dengan kasus akibat DBD. Upaya pengendalian yang telah dilakukan antara melalui kegiatan penyuluhan dan edukasi terhadap masyarakat dan siswa- siswa di Sekolah Dasar tentang bahaya penyakit DBD yang dapat menyebar secara cepat sehingga dapat berujung kepada kematian. Upaya pengendalian khusus yang telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen meliputi fogging, pemberantasan sarang nyamuk (PSN), dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat

References

Alvin Faiz Bara Mentari, S., & Hartono, B. (2023). Systematic Review: Faktor Risiko Demam Berdarah di Indonesia Systematic Review: Risk Factors for Dengue Fever in Indonesia

Hamid, A., Lestari, A., & Maliga, I. (2023). Analisis Perbandingan Faktor Lingkungan Terkait Dengan Prevalensi Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) Pada Daerah Sporadis Dan Daerah Endemis. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 22(1), 13–20. https://doi.org/10.14710/jkli.22.1.13-20

Hulu, V. T., Salman, Supinganto, A., Amalia, L., Sianturi, K. E., Siagian, N., Hastuti, P., & Syamdarniati. (2020). Epidemiologi Penyakit Menular: Riwayat, Penularan dan Pencegahan. In Paper Knowledge.

Kemenkes RI. (2021). Profil Kesehatan Indonesia 2021. In Pusdatin.Kemenkes.Go.Id.

Kementerian Kesehatan RI. (2020). Profil Kesehatan Indonesia 2020. In IT - Information Technology (Vol. 48, Issue 1). https://doi.org/10.1524/itit.2006.48.1.6

Melisa Canggra1, D. N. K. L. H. T. S. (2023). Laporan kegiatan diagnosa komunitas dalam upaya penurunan insiden demam berdarah dengue di wilayah kerja puskesmas kronjo, kecamatan kronjo, kabupaten tangerang, provinsi banten periode 20 september – 15 oktober 2022. 3(3).

Novita Eva Santi, Chairil Anwar, Elvi Sunarsih, (2023). Epidemiologi, Biologi, Patogenesis, Manifestasi Klinis, Dan Diagnosis Infeksi Virus Dengue Di Indonesia: Kajian Literatur Komprehensif

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 1501/MENKES/PER/X/2010 tentang Jenis Penyakit Menular Tertentu yang Dapat Menimbulkan Wabah dan Upaya Penanggulangan.

Rezekieli Zebua1, (2023). Perubahan Epidemiologi Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia Tahun 2017-2021. Medan

Downloads

Published

2024-08-10

How to Cite

Wahyuni, S., Putri, Y. A., Salsabila, C. T., Aprilla, A. R., & Rubiah, E. (2024). Gambaran Epidemiologi dan Pengendalian Penyebaran Penyakit Demam Berdarah di Kabupaten Bireuen Tahun 2024. JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(1), 35–43. Retrieved from https://yptb.org/index.php/jik/article/view/971