Legitimasi Politik Perempuan dalam Perspektif Fikih Siyasah dan Maqashid Syariah

Authors

  • Andri Suryani* Universitas Islam Negeri Palangka Raya, Kalimantan Tengah
  • Normuslim Universitas Islam Negeri Palangka Raya, Kalimantan Tengah
  • Euis Nurlaelawati Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta
  • Hamdanah Universitas Islam Negeri Palangka Raya, Kalimantan Tengah

DOI:

https://doi.org/10.71456/jis.v4i2.1942

Abstract

Kepemimpinan perempuan dalam jabatan publik masih menjadi perdebatan dalam diskursus hukum Islam kontemporer. Perbedaan pandangan muncul antara ulama klasik yang cenderung membatasi kepemimpinan politik perempuan dan ulama kontemporer yang lebih menekankan prinsip keadilan, kemaslahatan, dan kesetaraan dalam syariat Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis legitimasi politik perempuan dalam perspektif fikih siyasah dan maqashid syariah, serta menelaah relevansinya dalam konteks hukum tata negara modern. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual dan pendekatan maqashid syariah melalui studi kepustakaan terhadap sumber-sumber hukum Islam klasik dan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa legitimasi politik perempuan dalam Islam bersifat ijtihadiyah dan tidak dapat dipahami secara tekstual semata. Dalam perspektif fikih siyasah klasik, sebagian ulama membatasi kepemimpinan perempuan pada jabatan tertentu dengan mendasarkan argumentasi pada hadis dan struktur sosial patriarkal masa lalu. Namun, pendekatan maqashid syariah menempatkan kemaslahatan, keadilan, kompetensi, dan kemampuan mewujudkan kesejahteraan masyarakat sebagai dasar utama legitimasi kepemimpinan. Perkembangan sistem ketatanegaraan modern juga menunjukkan bahwa perempuan memiliki kapasitas yang setara dalam menjalankan jabatan publik dan pemerintahan. Oleh karena itu, kepemimpinan politik perempuan dapat diterima sepanjang mampu mewujudkan tujuan syariat dan kepentingan masyarakat secara luas. Penelitian ini menegaskan bahwa reinterpretasi hukum Islam terhadap kepemimpinan perempuan perlu dilakukan secara kontekstual agar selaras dengan prinsip keadilan dan dinamika sosial kontemporer.

References

Adyatama, M. F., Saleh, S. Z., Nofriyanto, N., & Khoerudin, F. (2023). Dinamika Makna Qawwām: Analisis Mufasir Perempuan terhadap Surah An-Nisā: 34. Kalimah: Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam, 21(2), 147–184.

Ajeng Quamila. (t.t.). Siapa yang Lebih Baik Jadi Pemimpin: Pria atau Wanita? Hello Sehat. Diambil 1 Mei 2025 dari https://hellosehat.com/mental/mental-lainnya/pemimpin-yang-lebih-baik-pria-atau-wanita/

Al-Buti, M. S. R. (1996). Fiqh Sirah. Dar al-Fikr.

Al-Mawardi. (1996). Al-Ahkam as-Sultaniyyah. Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.

Al-Utsaimin, M. S. (2004). Fatawa Nur ‘ala al-Darb. Dar al-Thaybah.

Anisatul Hamidah. (2021). Urgensi Prinsip Non-Diskriminasi dalam Regulasi untuk Pengarusutamaan Kesetaraan Gender. Jurnal Hukum & Pembangunan, 51.

Arif Fikri. (2019). Fleksibilitas Hukum Islam dalam Perubahan Sosial.

Arisa, A., & Latifah, L. (2023). Pencegahan Perilaku Seksual Pada Remaja Di Banjarmasin Melalui Self Efficaccy Media Audio Visual. JIKES: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(2), 279-287.

Asshiddiqie, J. (t.t.). Konstitusi dan Konstitusionalisme di Indonesia. Sekretariat Jenderal dan Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi.

Azhar, A. (2018). Pembaharuan Hukum Islam dalam KHI Melalui Analisis Maqashid Al-Syari’ah. Al-Qisthu: Jurnal Kajian Ilmu-ilmu Hukum, 16(1), 25.

Bin Baz, A. A. (1995). Majmu’ Fatawa wa Maqalat Mutanawwi’ah. Dar al-Fadilah.

Dede Kania. (2015). Hak Asasi Perempuan dalam Peraturan Perundang-Undangan di Indonesia.

Deski, A. (2022). Maqasid Syari’ah Menurut Abdul Wahab Khalaf. Jurnal Ilmiah Al-Furqan: Al-Qur’an Bahasa dan Seni, 9(1), 203–213.

Efendi, M. M. (2020). Reinterpretasi Kata Qiwamah dalam Al-Qur’an Surah Al-Nisa’: 34 Perspektif Contextual Approach Abdullah Saeed. KACA (Karunia Cahaya Allah): Jurnal Dialogis Ilmu Ushuluddin, 10(2), 196–207.

Efendi, S. (2024). Analisis Sanksi Pidana dalam Hukum Islam Pendekatan Teoritis dan Pustaka. MAQASIDI: Jurnal Syariah dan Hukum, 151–162.

Fajar, & Sugirman, A. (2024). Kepemimpinan Perempuan dalam Islam: Perspektif Hak Asasi Manusia dan Maqashid Syariah. Qaumiyyah: Jurnal Hukum Islam dan Kemasyarakatan, 2, 79–90.

Fazillah, N. (2023). Konsep Kepemimpinan dalam Perspektif Islam. Intelektualita, 12(1).

Febriadi, S. R. (2017). Aplikasi Maqashid Syariah dalam Bidang Perbankan Syariah. Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah, 1(2), 231–245.

Firda Amalia, Fandi Akhmad, Adena Widopuspito, Melta Sari, & Danu Aprianto. (2022). Dasar Kepemimpinan dalam Islam. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 1(2), 45–47.

Handbook on Gender-Responsive Law-Making. (2021). UN Women and the Inter-Parliamentary Union.

Haslita, R., Samin, R., Kurnianingsih, F., Okparizan, O., Subiyakto, R., Elyta, R., Anggraini, R., Muhazinar, M., & Ardiansya, A. (2021). Implementasi Kebijakan pada Kesetaraan Gender dalam Bidang Pendidikan. Takzim: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 81–86.

Hilal, F. (2015). Fikih Siyasah. Pusaka Almaida.

Ibn Khaldun. (2000). Muqaddimah Ibn Khaldun. Dar al-Fikr.

Insan Labib, M. A. D., & -, F. (2023). A Study of the Concept of Qiwamah in Surah Al-Nisa’ (4): 34 From the Perspectives of Kecia Ali and Khaled M. Abou El-Fadl. Al-Basirah Journal, 13(2), 51–63.

Izmuddin, I. (2018). Hukum Islam, Pluralisme, dan Realitas Sosial. Al-Risalah: Forum Kajian Hukum dan Sosial Kemasyarakatan, 12(02), 213–228.

Junaedi, D., Muhammadong, M., & Sahliah, S. (2019). Metodologi Tafsir Amina Wadud dalam Menafsirkan Al-Qur’an. Ta’dib: Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 654–665.

Kosim, H. (2019). Kepemimpinan Perempuan dalam Perspektif Fikih Siyasah.

Kurniawan, I., Khoirunnisa, I. R. S., & Firmansyah, A. (2024). Penerapan Prinsip Non-Diskriminasi dalam Dunia Kerja di Indonesia. Journal of Law, Administration, and Social Science, 4(6), 1258–1269.

Latifah, L. (2020). Makna Isi Kandungan Surah Al-A’raf Ayat 179 dalam Konsep dan Karakteristik Pendidikan Islam. Jurnal Terapung: Ilmu-Ilmu Sosial, 2(1).

Latifah, L., Zwagery, R. V., Safithry, E. A., & Ngalimun, N. (2023). Konsep dasar pengembangan kreativitas anak dan remaja serta pengukurannya dalam psikologi perkembangan. EduCurio: Education Curiosity, 1(2), 426-439.

Lubis, R., & Triadi, I. (2024). Menganalisis Kesetaraan Gender dalam Perspektif Konstitusi. Indonesian Journal of Law and Justice, 1(4), 12.

Lutfiyah, L., & Diyanah, L. (2022). Kepemimpinan Perempuan dalam Al-Qur’an Kajian Tafsir Tematik. Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran dan Tafsir, 5(2), 270–287.

M.Ali Rusdi Bedong, & Fauziah Ahmad. (2018). Kepemimpinan Wanita di Dunia Publik (Kajian Tematik Hadis). Al-Maiyyah, 11(2).

Meleong, L. J. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.

Mohamed El-Tahir El-Mesawi. (2020). Maqāṣid Al-Sharīʽah: Meaning, Scope and Ramifications. Al-Shajarah, 25(2), 263–295.

Muhaki, M., & Aziz, H. (2024). Maqashid Al-Syari‘ah sebagai Instrumen Pembaruan Fiqh Sosial Kontemporer. Al-Ibrah: Jurnal Pendidikan dan Keilmuan Islam, 9(2), 125–152.

Muhammad Firman Dwi Febrianto, & Nasrulloh Nasrulloh. (2024). Penafsiran Eksegetis terhadap Kewajiban Nafkah dalam Hukum Perkawinan Islam Berdasarkan Surah An-Nisa Ayat 34. Journal of Scientific Interdisciplinary, 1(4), 49–56.

Muhammad Halif Asyroful Bahana. (2024). Relevansi Tafsir Kontekstual dalam Menjawab Masalah Sosial-Kemasyarakatan di Abad 21. Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat, 1(4), 135–142.

Muhammad Rosyidi, Muhammad Rosyidi1, & Mahmuji. (t.t.). Penerapan Fiqih Siyasah dalam Ketatanegaraan Indonesia. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Hukum, 65–76.

Na’im, A. A. A.-. (2008). Islam and the Secular State: Negotiating the Future of Shari’a. Harvard University Press.

Nasution, H. (1986). Islam Ditinjau dari Berbagai Aspeknya (Jilid II, Cet. 6). Penerbit Universitas Indonesia.

Ngalimun, H. (2017). Ilmu Komunikasi Sebuah Pengantar Praktis. Banjarmasin: Pustaka Banua.

Ngalimun, N. (2022). Bahasa Indonesia Untuk Penulisan Karya Ilmiah. EduCurio: Education Curiosity, 1(1), 265-278. Ngalimun, N. (2022). Bahasa Indonesia Untuk Penulisan Karya Ilmiah. EduCurio: Education Curiosity, 1(1), 265-278.

Nuna, M., & Moonti, R. M. (2019). Kebebasan Hak Sosial-Politik dan Partisipasi Warga Negara dalam Sistem Demokrasi di Indonesia. Jurnal Ius Constituendum, 4(2), 110–127.

Nurdin, S., & Marzuki, M. (2023). Analisis Komparatif tentang Kriteria Kepala Negara Menurut Imam Al-Mawardi dan Imam Al-Ghazali. Siyasah Wa Qanuniyah, 1(2), 61–80.

Nurul Mujahidah, Kurniati, & Misbahuddin. (2024). Responsibilitas Hukum Islam terhadap Dinamika Perubahan Sosial. Al-Mutsla, 6(1), 89–109.

Pramiyati, T., Jayanta, J., & Yulnelly, Y. (2017). Peran Data Primer pada Pembentukan Skema Konseptual yang Faktual. Simetris, 8(2), 679.

Rasya, H. S., & Triadi, I. (2024). Akses Keadilan dan Kesenjangan Sosial: Transformasi Melalui Peran Hukum Tata Negara. Indonesian Journal of Law and Justice, 1(4), 12.

Sakdiah. (t.t.). Argumen Kesetaraan Jender Perspektif Al-Qur’an Karya Prof. Dr. Nasaruddin Umar, M.A. Takammul: Jurnal Studi Gender dan Islam serta Perlindungan Anak, 10.

Setyowati, E. (2021). Konvensi Internasional CEDAW: Kiprah PBB dalam Menghapus Diskriminasi Wanita dan Dukungan Indonesia Melalui Ratifikasi. Jurnal Artefak, 8(2), 127.

Sholeh, M. I. S. (2023). Relevansi dan Tantangan Implementasi Hukum Islam dalam Konteks Sosial Masyarakat Modern. As-Salam: Jurnal Studi Hukum Islam & Pendidikan, 12(1), 21–57.

Suganda, A. (2020). Urgensi dan Tingkatan Maqashid Syari’ah dalam Kemaslahatan Masyarakat. Jurnal At-Tadbir: Media Hukum dan Pendidikan, 30(1), 1–16.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

SUGIYONO. (t.t.). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suprapto, E. (2022). Literature Review Kepuasan Kerja Karyawan: Analisis Motivasi, Kompensasi dan Lingkungan Kerja. Jurnal Ilmu Multidisiplin, 1(1), 41–52.

Yamani, A. Z. (2024). The Technical Preparation of Legislation in the Legal System of Indonesia. Jurnal Hukum Sehasen, 10(1).

Zainal Abidin. (t.t.). Urgensi Maqashid Syariah bagi Kemashlahatan Umat. Mau’izhah: Jurnal Kajian Keislaman, 13.

Zwagery, R. V., Safithri, E. A., & Latifah, N. (2020). Psikologi Perkembangan: Konsep Dasar Pengembangan Kreatifitas Anak. Yogyakarta: Parama Ilmu.

Downloads

Published

2026-05-31

How to Cite

Suryani, A., Normuslim, Nurlaelawati, E., & Hamdanah. (2026). Legitimasi Politik Perempuan dalam Perspektif Fikih Siyasah dan Maqashid Syariah. JIS: Journal Islamic Studies, 4(2), 262–272. https://doi.org/10.71456/jis.v4i2.1942