Analisis Desain Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam

Konsep, Implementasi, dan Tantangannya

Authors

  • Mariana* Program Studi Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Negeri Antasari Pascasarjana
  • Syaiful Bahri Djamarah Program Studi Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Negeri Antasari Pascasarjana

DOI:

https://doi.org/10.71456/jis.v4i2.2009

Keywords:

Desain Pembelajaran, Kurikulum Merdeka, Pendidikan Agama Islam, Implementasi Pembelajaran, Tantangan Pembelajaran

Abstract

Kurikulum Merdeka hadir sebagai upaya pembaruan pendidikan yang menekankan fleksibilitas pembelajaran, pengembangan kompetensi secara holistik, serta pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Dalam implementasinya, desain pembelajaran menjadi komponen penting yang menentukan keberhasilan pencapaian tujuan pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep desain pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka, mengkaji implementasinya pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, serta mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kepustakaan. Data diperoleh melalui dokumentasi dan telaah literatur yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka dibangun melalui komponen Capaian Pembelajaran, Alur Tujuan Pembelajaran, Modul Ajar, dan asesmen yang terintegrasi dalam mendukung pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan bermakna. Implementasi pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dilakukan melalui penerapan pembelajaran berdiferensiasi, pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran berbasis masalah, dan pembelajaran kontekstual yang mendukung pengembangan kompetensi religius, karakter, dan keterampilan peserta didik. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain kesiapan guru yang belum merata, keterbatasan pemahaman terhadap komponen kurikulum, keterbatasan sarana dan prasarana, serta risiko implementasi yang tidak konsisten. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan desain pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka memerlukan dukungan kompetensi guru, kolaborasi antarpemangku kepentingan, serta penguatan sistem pendampingan dan pengembangan profesional secara berkelanjutan.

References

Abdullah, M. F., Rusdin, & Alhabsyi, F. (2025). PROBLEMATIKA GURU MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM MERDEKA. Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Dan Keagamaan Islam, 22(2), 125–140. https://doi.org/10.19105/nuansa.v18i1.xxxx

Asykur, M., Zauman, W. O. R., Abdurahman, Aiman, M., & Khair, A. (2025). Transformasi Kurikulum Merdeka dalam Pendidikan Agama Islam: Analisis Peluang, Tantangan, dan Strategi Implementatif. Jurnal Al – Qiyam, 6(1), 264–272. http://ojs.staialfurqan.ac.id/alqiyam

Aulidiyah Paramasasti, & Ahmad Marzuki. (2025). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran PAI Pada MI Miftahul Khoir 1 Karangrejo. Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(1), 37–44. https://doi.org/10.71242/4vz2sn75

Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan. (2022). Panduan Pembelajaran dan Asesmen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Dick, W., Carey, L., & Carey, J. O. (2015). The Systematic Design of Instruction (8th ed.). Pearson.

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. (2023). Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka pada Madrasah. Kementerian Agama Republik Indonesia.

Harlen, W. (2007). Assessment of Learning. SAGE Publications.

Johnson, E. B. (2002). Contextual Teaching and Learning: What It Is and Why It’s Here to Stay. Corwin Press.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 56/M/2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum dalam Rangka Pemulihan Pembelajaran.

Mulyasa, E. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka. Remaja Rosdakarya.

Novianty, I., Ma’ruf, M. W., & Aliyas. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di Sekolah Menengah Atas. EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran, 4(4), 261–271. https://doi.org/10.51878/educational.v4i4.3479

Organisation for Economic Co-operation and Development. (2023). PISA 2022 Results (Volume I): The State of Learning and Equity in Education. OECD Publishing.

Reigeluth, C. M. (Editor). (1983). Instructional-Design Theories and Models: An Overview of Their Current Status. Lawrence Erlbaum Associates.

Tomlinson, C. A. (2001). How to Differentiate Instruction in Mixed-Ability Classrooms (2nd ed.). ASCD.

Wiggins, G., & McTighe, J. (2005). Understanding by Design (2nd ed.). ASCD.

Downloads

Published

2026-06-14

How to Cite

Mariana, & Djamarah, S. B. (2026). Analisis Desain Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam: Konsep, Implementasi, dan Tantangannya. JIS: Journal Islamic Studies, 4(2), 504–521. https://doi.org/10.71456/jis.v4i2.2009