Model-Model Kurikulum Klasik dan Kontemporer

Tinjauan Perspektif dan Integrasi dalam Pendidikan Agama Islam

Authors

  • Rukayah* UIN Antasari Banjarmasin
  • Syaifuddin Sabda UIN Antasari Banjarmasin
  • Salamah UIN Antasari Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.71456/jis.v4i2.2040

Keywords:

kurikulum klasik, kurikulum kontemporer, kurikulum eklektik

Abstract

Pendidikan berada di persimpangan jalan antara pelestarian nilai masa lalu melalui kurikulum klasik dan adaptasi masa depan digital melalui kurikulum kontemporer, dimana penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik, landasan filosofis, serta relevansi metodologis kurikulum klasik dan kontemporer, sekaligus meninjau bentuk integrasinya dalam perspektif Pendidikan Agama Islam (PAI). Kurikulum klasik berakar pada perenialisme dan esensialisme yang menekankan penguasaan disiplin ilmu secara mendalam. Sebaliknya, kurikulum kontemporer berakar pada pragmatisme dan konstruktivisme yang berpusat pada siswa (student-centered), pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS), serta fleksibilitas pembelajaran. Dalam perspektif PAI, kedua model ini dapat diintegrasikan melalui kurikulum eklektik tanpa adanya dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum. Integrasi kurikulum eklektik mampu menyelaraskan aspek ketauhidan (turats) dengan kebutuhan praktis modern (sains dan teknologi) guna mencetak profil peserta didik yang memiliki kematangan spiritual sekaligus adaptif terhadap disrupsi global.

References

Adler, M. J. (2017). The Paideia Proposal: An Educational Manifesto. Macmillan.

Apple, M. W. (2017). The Other Side of The Hidden Curriculum: Correspondence Theory and the Labor Process. In Education and Power. Routledge & Kegan Paul.

Cahyadi, A. (2022). Transformasi Kurikulum di Era Disrupsi. Jurnal Tarbiyah: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 11(1), 45–48.

Darling-Hammond, L. (2017) The Flat World and Education: How America’s Commitment to Equity Will Determine Our Future. Teachers College Press.

Dewey, J. (1938). Experience and Education. Kappa Delta Pi.

Hidayat. (2018). The Hidden Curriculum: A Literature Review on Power, Ideology and Social Reproduction in Education. INFLUENCE: International Journal of Science Review, 6(1), 44–58.

Miller, J. P. (2018). A Brief Introduction to Holistic Education. Infed.org.

Muhaimin. (2018). Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam. Raja Grafindo Persada,

Mujiburrahman. (2020). Integrasi Ilmu: Isu, Distingsi, dan Paradigma di UIN Antasari. Antasari Press,

Pinar, W. F., Reynolds, W. M. Slattery, P., & Taubman, P. M. (2021). Understanding Curriculum: An Introduction to the Study of Historical and Contemporary Curriculum Discourses. Peter Lang.

Sabda, S. (2017). Pengembangan Kurikulum (Tinjauan Teoritis). Aswaja.

Sabda, S. (2018). Model Kurikulum yang Memadukan Saintek dan Imtaq. Antasari Press.

Taba, H. (2016). Curriculum Development: Theory and Practice. Harcourt Brace.

Yaqin, H. (2017). Pendidikan dalam Kebudayaan. Ittihad: Jurnal Kopertais Wilayah XI Kalimantan 15 (27), 15.

Zaini, M. (2017). Pengembangan Kurikulum Model Kurikulum yang Memadukan Satuan dan Jenjang. Antasari Press.

Downloads

Published

2026-06-16

How to Cite

Rukayah, Sabda, S., & Salamah. (2026). Model-Model Kurikulum Klasik dan Kontemporer: Tinjauan Perspektif dan Integrasi dalam Pendidikan Agama Islam. JIS: Journal Islamic Studies, 4(2), 573–578. https://doi.org/10.71456/jis.v4i2.2040