Transformasi Desain Pembelajaran PAI dari Teacher-Centered Menuju Student-Centered Learning

Authors

  • Nursidah Arisca Putri* Pascasarjana Pendidikan Agama Islam UIN Antasari Banjarmasin
  • Hilmi Mizani Pascasarjana Pendidikan Agama Islam UIN Antasari Banjarmasin
  • Syaiful Bahri Djamarah Pascasarjana Pendidikan Agama Islam UIN Antasari Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.71456/jis.v4i2.2096

Keywords:

Desain Pembelajaran PAI, Teacher-Centered Learning, Student-Centered Learning, Transformasi Pembelajaran, Pendidikan Islam

Abstract

Transformasi pendidikan abad ke-21 menuntut perubahan paradigma pembelajaran dari pendekatan yang berpusat pada guru (teacher-centered learning) menuju pendekatan yang berpusat pada peserta didik (student-centered learning). Dalam konteks Pendidikan Agama Islam (PAI), perubahan tersebut menjadi penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada pengembangan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, serta penguatan karakter religius peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep, urgensi, serta implementasi transformasi desain pembelajaran PAI dari paradigma teacher-centered menuju student-centered learning. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh dari berbagai sumber berupa buku, artikel jurnal ilmiah, regulasi pendidikan, dan dokumen pendukung lainnya yang relevan dengan desain pembelajaran PAI dan pendekatan student-centered learning. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi desain pembelajaran PAI menuntut perubahan pada peran guru sebagai fasilitator, motivator, dan pembimbing belajar; pengembangan strategi pembelajaran aktif; pemanfaatan teknologi pendidikan; serta penerapan asesmen autentik yang berorientasi pada proses dan hasil belajar peserta didik. Implementasi pendekatan student-centered learning dalam pembelajaran PAI terbukti mampu meningkatkan partisipasi aktif, kemandirian belajar, kemampuan berpikir kritis, dan internalisasi nilai-nilai Islam secara lebih bermakna. Oleh karena itu, transformasi desain pembelajaran PAI menjadi kebutuhan strategis dalam mewujudkan pembelajaran yang relevan dengan tuntutan zaman dan karakteristik generasi peserta didik masa kini.

References

Aini, N. (2021). Student-centered learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di era digital. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 6(1), 45–58.

Alamri, M. M. (2021). Student-centered learning in higher education: Challenges and opportunities. International Journal of Learning, Teaching and Educational Research, 20(7), 1–15. https://doi.org/10.26803/ijlter.20.7.1

Ansyar, M. (2017). Kurikulum: Hakikat, fondasi, desain dan pengembangan. Kencana.

Arends, R. I. (2018). Learning to teach (11th ed.). McGraw-Hill Education.

Branch, R. M. (2019). Instructional design: The ADDIE approach. Springer.

Brookfield, S. D. (2017). Becoming a critically reflective teacher (2nd ed.). Jossey-Bass.

Daryanto, & Karim, S. (2017). Pembelajaran abad 21. Gava Media.

Fathurrohman, M. (2017). Model-model pembelajaran inovatif. Ar-Ruzz Media.

Freire, P. (2023). Pedagogy of the oppressed (50th anniversary ed.). Bloomsbury Academic.

Hidayat, R., & Abdillah. (2019). Ilmu pendidikan: Konsep, teori dan aplikasinya. Lembaga Peduli Pengembangan Pendidikan Indonesia.

Hosnan, M. (2018). Pendekatan saintifik dan kontekstual dalam pembelajaran abad 21. Ghalia Indonesia.

Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (2017). Cooperative learning and teaching citizenship in democracies. International Journal of Educational Research, 76, 162–177. https://doi.org/10.1016/j.ijer.2015.11.009

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2025). Naskah akademik kurikulum berbasis cinta dalam pendidikan Islam. Kementerian Agama RI.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2025a). Panduan kurikulum berbasis cinta. Kementerian Agama RI.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2025c). Keputusan Menteri Agama Nomor 1503 Tahun 2025 tentang implementasi kurikulum berbasis cinta di madrasah. Kementerian Agama RI.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Keputusan Kepala BSKAP Nomor 008/H/KR/2022 tentang capaian pembelajaran pada Kurikulum Merdeka. Kemendikbudristek.

Knowles, M. S., Holton, E. F., & Swanson, R. A. (2020). The adult learner (9th ed.). Routledge.

Majid, A. (2020). Strategi pembelajaran. Remaja Rosdakarya.

Merrill, M. D. (2020). First principles of instruction: Identifying and designing effective, efficient and engaging instruction. Pfeiffer.

Mulyasa, E. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka. Bumi Aksara.

Nurdyansyah, & Fahyuni, E. F. (2018). Inovasi model pembelajaran sesuai Kurikulum 2013. Nizamia Learning Center.

OECD. (2019). Future of education and skills 2030: OECD learning compass 2030. OECD Publishing.

Pribadi, B. A. (2019). Desain dan pengembangan program pelatihan berbasis kompetensi. Kencana.

Rahman, A. (2022). Transformasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis student-centered learning. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 19(2), 145–160.

Rusman. (2022). Model-model pembelajaran: Mengembangkan profesionalisme guru (Edisi revisi). Rajawali Pers.

Sanjaya, W. (2019). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Kencana.

Slavin, R. E. (2018). Educational psychology: Theory and practice (12th ed.). Pearson.

Suparlan. (2020). Teori konstruktivisme dalam pembelajaran. Bumi Aksara.

Suryadi, A. (2021). Implementasi student-centered learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Tadris: Jurnal Pendidikan Islam, 16(1), 55–70.

Uno, H. B. (2021). Model pembelajaran: Menciptakan proses belajar mengajar yang kreatif dan efektif. Bumi Aksara.

Zubaidah, S. (2018). Mengenal 4C: Learning and innovation skills untuk menghadapi era revolusi industri 4.0. Seminar Nasional Pendidikan, 2(1), 1–18.

Downloads

Published

2026-06-19

How to Cite

Putri, N. A., Mizani, H., & Djamarah, S. B. (2026). Transformasi Desain Pembelajaran PAI dari Teacher-Centered Menuju Student-Centered Learning. JIS: Journal Islamic Studies, 4(2), 650–657. https://doi.org/10.71456/jis.v4i2.2096