Pengaruh Lama Penyimpanan Infused Water Kiwi (Actinidia Deliciosa) Dan Kayu Manis (Cinnamomum Burmanni) Terhadap Angka Kuman
DOI:
https://doi.org/10.71456/jik.v1i1.71Keywords:
Penyimpanan infused water kiwi, kayu manis, angka kumanAbstract
Berdasarkan hasil penelitian, infused water kiwi dan kayu manis yang disimpan pada suhu ruang dan suhu kulkas masih memenuhi batas maksimum cemaran mikroba pada sari buah (SNI). Pada penyimpanan suhu kulkas dan suhu ruang masih memenuhi batas maksimum cemaran mikroba pada sari buah (SNI) untuk semua lama penyimpanan. Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Surati (2017) tentang Tingkat Keamanan Minuman Infused Water dengan Diversifikasi Penyimpanan yang berbeda menunjukkan bahwa penyimpanan dengan suhu ruang dan suhu kulkas jumlah bakteri pada semua penyimpanan masih dalam batas normal. Berdasarkan hasil penelitian, pada 2 jam penyimpanan sudah terdapat bakteri pada minuman infused water kiwi dan kayu manis, hal ini disebabkan oleh buah yang baru dipanen sebenarnya telah ditumbuhi oleh berbagai mikroorganisme dari yang tidak menyebabkan pembusukan sampai yang menyebabkan pembusukan.
References
Akhmad SA, Dewi A. 2014. Miracle Infused Water. Yogyakarta (ID): Citra Media Pustaka.
Arifin A.S dan Setia Iwan, 2017. Ekstrak Kulit Buah Kiwi (Actinidia Deliciousa) Dapat Menghambat Pertumbuhan Bakteri Escherichia Coli Penyebab Diare, Pros. Seminar Pend. IPA Pascasarjana UM.
Ariwansa, D. 2015. Efektifitas Ekstrak Kulit Kayu Manis (Cinnamomum burmanni) Terhadap Penurunan Kadar Volatile Sulphur Compunds (VSCs) pada Penderita Halitosis
Chandra M.I., dan Amilah S, 2017. Pengaruh Lama Penyimpanan Infused Water Lemon (Citrus Limon) dan Mentimun (Cucumissativus L) Terhadap /Pertumbuhan Bakteri, Jurnal Of Science, Vol. 10 No. 2, Program Studi Biologi FMIPA Universitas PGRI Adi Buana Surabaya.
Daud F.S., Pande G., Joshi M., Pathak R. and Wankhede S., 2013, A study of antibacterial effect of some selected essential oils and medicinal herbs against acne causing bacteria, International
Febry A.B., 2014. Jus & Infused Water Buah-buahan: Ampuh Tumpas Penyakit, Awet Muda dan Langsing. Penerbit Loveable. Jakarta.
Ferguson, A.R. (ed.). 1990. Kiwifruit: Science and Management. Wellington, New Zealand: New Zealand Society for Horticultural Science, pp. 415-435.
H. Maria, dan Santoso Herry, 2014. Ekstraksi Antioksidan Dan Senyawa Aktif Dari Buah Kiwi (Actinidia deliciosa), Universitas Katolik Parahyangan.
Hindah Muaris. 2014. Infused Water Tren gaya Hidup Minum Air Putih. Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Khatima R.K, Chotimah C, Eva A.F.Z, 2017. Uji Daya Hambat Ekstrak Kayu Manis (Cinnamomum burmannii) Terhadap Pertumbuhan Candida albicans Pada Gigi Tiruan Akrilik, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muslim Indonesia, Makassar.
Pollack R, Findlay L, Mondschein W, dan Modesto R, 2014. Praktik Laboratorium Mikrobiologi, Edisi 4, Penerbit Buku Kedokteran EGC, Jakarta.
Sarinda, 2019. Penentuan Kadar Amoniak Dan pH Pada Air Minum Dan Air Badan Air Di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP), Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara, Medan.
Soraya N, 2014. Infused Water: Minuman Alami Bervitamin dan Super Sehat, Penebar Swadaya, Jakarta
Sumarno, 2000. Teknik Dasar Pemeliharaan Mikroba, Intan Prawira, Jakarta
Surati, Qomariah N, 2017, Tingkat Keamanan Minuman Infused Water dengan Diversifikasi Penyimpanan Yang Berbeda, Jurnal Riset Kesehatan, Vol. 6 No. 1, Program Studi Analis Kesehatan Poltekkes Kemenkes Semarang.
Suriawiria U, 2008. Mikrobiologi Air Secara Biologis, PT.Alumni, Bandung.
Utami, S. W., Lestari, N. C. A., & Latifah. (2022). Pelaksanaan Continuity Of Care Pada Neonatus Dan Bayi Di Era Pandemi Covid-19 Di Wilayah
Puskesmas Banjarmasin Indah Tahun 2022. AbdiCurio: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 30–36. Retrieved from http://yptb.org/index.php/abdicurio/article/view/32
Wahyuni I, 2019. Pengaruh Lama Penyimpanan Minuman Infused Water Lemon (Citrus limon (L.) Burm. F.)Terhadap Angka Kuman, Skripsi, Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Kemenkes Banjarmasin.
Windya N.R, 2016. Daya Hambat Kayu Manis (Cinnamomum burmanni) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Kultur Darah Widal Positif Anggota Familia Enterobacteriaceae, Skripsi, Fakultas Ilmu Keperawatan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Semarang.
Wisnuwardani A.R., 2016. Formulasi Sediaan Gel-Cream Minyak Atsiri Kayu Manis (Cinnamomum burmannii) Dengan Stearyl Alcohol Sebagai Emulsifier Dan CMC-Na Sebagai Co-Emulsifier Serta Uji Aktivitas Antibakteri Terhadap Staphylococcus epidermidis. Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Muhammad Akbar Ramadhan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






